
Mama papa lea mohon izinkan lea tinggal disini saja dulu ya ma pa kak brian, jujur lea belum siap dengan semua ini tapi lea sangat bahagia bisa tau siapa orang tua kandung lea.
" Tapi sayang mama sudah lama terpisah dengan lea dan mama tidak ingin berpisah lagi tenang saja jika ia tinggal bersama mama papa dan brian, mama melati dan azza tetap boleh datang ke rumah kita mama akan menerima mereka dengan baik. Bukankah mereka yang sudah menjaga lea sejak kepergian asma " mama arum.
Tapi jika lea tinggal di rumah mama lea rasa keluarga kak alan akan curiga jika tau lea tinggal bersama mama.
" Lea menurut kakak untuk apa juga kamu merahasiakan hal ini bukankah kalian akan bertunangan di hari ulang tahun kalian, disitu kalian juga akan bertunangan.
Iya besok kalian akan bertunangan besok di hari ulang tahun kalian, mama sudah menjodohkan kalia saat umur kalian kecil " jelas brian.
" Benar apa kata kakakmu mungkin umur kalian berbeda beberapa tahun tapi tidak menjadi masalah, bahkan kalian terpaut usia 3 tahun tetap saja kalian berulang tahun di hari yang sama.
Memang mama dan papa sudah menjodohkan kalian berdua sejak kecil " jelas arum.
" Dan selama itupun kakak juga tidak pernah mendengar alan memiliki kekasih atau calon tunangan yang lain, bahkan saat dia melanjutkan pendidikan di luar negri saat itu tidak ada gadis bule yang memikat hatinya jadi kalian memang sudah ditakdirkan berjodoh " brian.
" Lea dengarkan mama kamu harus ikut dengan mama arum karena sekarang dia adalah keluargamu, tenanglah masalah alan nanti kita bicarakan lagi bagaimana baiknya tetapi terlebih dahulu hari ini lea ikut tinggal dengan mereka ya.
Tenang mama dan azza akan sering berkunjung lea juga bisa berkunjung ke rumah mama ini karena rumah mama selalu terbuka dan menunggu kedatangan lea " malati.
" Kakak dan mama akan menunggu kedatangan lea sudah sekarang siapkan pakaiannya biar kakak bantu beres-beres ya kita ke kamar " ucap azza.
Iya kak.
" Tidak perlu azza biar nanti tante yang akan menyuruh orang untuk menyiapkan semua keperluan lea, jadi lea tidak perlu membawa apa-apapun cukup lea yang saja bagi tante " ucap arum.
#Author
__ADS_1
Namanya juga orang kaya buat apa bawa baju lama, kalo bisa beli yang baru dan yang lebih bagus lagi ngapain baju lama. Selamat ya buat lea sekarang udah hidup senang nan bahagia ternyata anak orang kaya dari keluarga prayuanda, oke lanjut thor gak usah banyak komen.
Ohh iya author lupa kalo author mau minta maaf sama readers setia novel ini karena jarang banget update bab baru, soalnya author lagi sibuk buat UAS semoga hasil yang di dapatkan juga memuaskan mohon doanya ya readers setia aku🙏😘.
Oke lanjut gasssskeun.
" Yaudah kalo gitu sekarang lea langsung berangkat aja ya " ucap melati dengan nada sedih.
Tapi ma mama kak azza lea lea masih mau sama kalian akupun kembali memeluk mereka.
" Ehhh kok malah nangis udah-udah mama juga ikut ngantar lea dan akan tetap sayang sama lea karena lea juga putri mama mel dan adiknya azza yakan za " melati.
" iya ma jadi udah jangan nangis lagi apa yang dikatakan mama itu benar, lea tenang saja kakak akan selalu menjagamu dengan baik, dan tentunya saling menjaga dan tetap jadi keluarga bolehkan om tante, pak brian " ucap azza.
" Tentu azza lea akan tetap jadi adikmu sampai kapanpun bukan begitu pa " arum.
" Tentu za tapi jika sekarang keadaanya begini panggil saja saya brian lagian kita tidak sedang di kantor bukan " brian.
" Baik pak maksud saya brian " azza.
Akhirnya leapun pergi bersama keluarga prayuanda orang tua kandung lea sebenarnya, nereka menuju rumah mereka.
Begitu juga dengan melati san azza mereka juga ikut mengantar lea ke rumah baru dan orang tua kandung lea, sesampai di sana mereka mengobrol sejenak kembali membahas tentang lea dan sampai pada akhirnya melati dan azza pamit pulang disitulah lea menangis dan tidak ingin berpisah dengan mereka.
Mama mama jangan pulang kak azza juga jangan pulang dulu di sini saja dulu lea takut di sini sendirian maksudnya bukan takut, lea belum terbiasa di sini mama kakak.
" Justru karena kamu belum terbiasa jadi harus terbiasa di disini sayang lea harus terbiasa karena sekarang mereka adalah orang tua kandung lea, dan mereka yang akan menjaga lea seterusnya karena tugas ibu asma dan mama serta ke azza sudah selesai tapi mama sama kak azza akan selalu ada untuk lea sampai kapanpun " melati.
__ADS_1
Merekapun kembali berpelukan tanpa dipungkiri air mata berhasil lolos jatuh dipipi lea.
" Lea sayang jangan nangis masa udah besar nangis ingat kita masih bisa ketemu bahkan sering-sering juga boleh, leakan cuma pindah rumah dan kita masih satu kota jadi kita gak akan terpisah jauh udah hapus air matanya " ucap melati.
" Yaudah gini aja gimana kalau besok pagi pas mau pergi kerja kakak tetap jemput lea kesini gimana mau gak " tawar azza.
Mau kak lea mau banget malah senang kalo kakak tetap mau jemput lea disini.
" Jangan lea nanti kasihan kak azzanya lagiankan sekarang udah ada papa mama atau kak brian, mulai besok yang antar sama jemput kamu kak brian aja ya ngantar lea ya sayang.
Kalo harus azza yang jemput sama antarkan kasihan kak azzanya harus kesini bolak-balik jaraknya cukup jauh dari jalan menuju kantor papa sayang " jelas arum.
Tapi ma yaudah lea berangkat sama kak brian aja tapi lea boleh ketemu dan main-main sama kak azzakan ma.
" Tentu sayang boleh tapi mama rasa putri mama ini seperti anak kecil saja tapi semuanya akan mama lakukan demi putri mama " senyum arum.
Melati dan azzapun pergi dari rumah dan kembali ke rumah mereka, saat itulah lea merasa semakin sedih dan sedikit bingung apa yang harus ia lakukan di sini.
Rumah yang begitu mewah nan megah dengan peralatan, furniture yang sangat mahal berbanding terbalik dengan kehidupannya saat diasuh dan dibesarkan oleh asma di kampung.
Tetapi bagaimanapun kehidupan di kampung les tetap sayang dan mencintai Ibu asma Walaupun les sudah tahu jika ibu asma seorang penculik dan lea orang yang ia culik. Tetap saja ibu asma adalah ibu terbaik bagi lea karena ibu sudah menjaga lea dari kecil sampai lea seperti ini.
Lea sangat menyayangi dan mencintai ibu asma Karena bagaimanapun bu asma sudah membesarkan lea, dan mendidik lea menjadi gadis yang baik dan lea yakin ada alasan dibalik kejadian itu bagi ibu asma membatin.
" Ya sudah sekarang mama antar ke kamar ya nanti barang-barang dan keperluan lea nanti disiapin sama bibi yaudah kita ke kamar, udah jangan nangis lagi sekarangkan udah ada mama sayang " ucap arum.
Iya ma akupun memeluk mama arum walaupun rasanya belum begitu dekat, tapi aku dapat merasakan kehangatan dari seorang ibu pada anaknya.
__ADS_1