Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
55. Minta Maaf


__ADS_3

Yaudah kalo gitu lea pergi dulu ris aku udah ditungguin sama bos aku, nanti kita ketemu lagi tapi sebelum itu aku minta nomer telpon kamu aja ya.


Setelah mendapatkan no telpon risa akupun cipika-cipiki dan memeluk risa, yaudah aku pamit ris satu lagi aku lupa sehat-sehat buat kamu sama calon anak kamu nanti aku kabarin lagi ya dahhh.


" Lea lea kebiasaan kalo janji sama orang pasti lupa, untung aja bos kamu itu bukan seperti kak alan kalo bos kamu itu kayak kak alan aku gak tau lagi sama kamu lea.


Lohh kok aku malah kepikiran kak alan ya tapi wajarlah kan lea pernah telat, sampai bergegas pergi kalo lupa janji sama kak alan yaudah deh lebih aku kerumah sakit aja buat cek kondisi calon anakku " risa.


Saat menuju restoran itu mobil tuan alan sudah tidak ada, ahhh lea lea kamu sih keasikan ngomong sama risa jadi lupain alan. aduh gimana ni aku harus naik ojek atau nelpon dia aja ehh tapi aku gak punya nomernya tuan alan, yaudah deh aku naik ojek aja akupun menunggu ojek atau angkot tapi mana mungkin ditempat ini ada ojek apalagi angkot.


Karena restoran ini cukup jauh dari kota ataupun desa yang ada pangkalan ojeknya, restoran ini berada ditengah suasana pebukitan yang indah dan sejuk yaudah jalan kaki aja dulu sampai ketemu ojek.


Akupun mulai berjalan menyusuri jalan tapi tidak ada satupun motor ojek yang lewat, hanya ada beberapa mobil mobil mewah yang lalu lalang tentu aku tidak mungkin meminta tumpangan pada mobil yang tidak aku kenal itu.


Sudahlah lebih baik aku istirahat disini dulu lagian pemandangannya sangat bagus sejuk sekali, lebih baik melepaskan penat disini aku melihat pemandangan yang sangat nyaman sekali ada sawah, perbukitan dan gunung serta suasana yang sejuk.


Tapi aku tersadar kembali jika tidak mungkin aku bisa disini menunggu, atau aku telpon risa saja tapi tidak dia pasti sekarang sedang memeriksa kehamilannya.


" Kemana dia apakah mungkin dia kabur tapi tidak mungkin, menyusahkan sekali dia aku harus mencarinya untuk mempastikan dia tidak kabur dariku " alan.


Aduh lama-lama disini malah tambah dingin juga ya, padahal mau siang tapi bukannya panas malah dingin ahh bagaimana ini aku sudah gak kuat disini akupun terus berjalan menyusuri jalan berharap bisa ada tumpangan atau ojek.

__ADS_1


Tapi setelah beberapa menit berjalan aku sangat capek dan lagi-lagi kepalaku ini sangat sakit, tiba-tiba saja penglihatanku berkunang-kunang dan tidak tau apalagi yang terjadi.


Lea jatuh pingsan saat itu ada seorang pengendara motor laki-laki seusia lea menghampirinya, laki-laki itu mendekati lea dan membantunya laki-laki itupun merapikan rambut yang menutupi wajah lea.


" Lea apakah ini benar lea ya lea asmaja aku ingat jika kamu lea sahabat masa kecilku, lea lea bangun ini dito lea menepuk pipi lea " dito.


Saat itu sebuah mobil mewah berhenti tepat didepan motor yang menghalangi jalanan, " motor siapa itu apakah tidak ada parkiran disini sehingga motor itu harus berada dijalanan. (alanpun turun untuk mencari pemilik motor itu) saat dia keluar dari mobil alan melihat lea yang pingsan ada dipangkuan seorang laki-laki lain.


Alan langsung berlari menuju lea dan sangat marah melihat laki-laki itu memegang pipi lea, " heii apa yang kau lakukan padanya jangan kurang ajar ya sama perempuan minggir dan pergilah dia kekasihku pergi " bentak alan.


Namun dito tidak percaya dengan perkataan alan,


" Tidak aku tidak percaya mana mungkin kau kekasihnya karena dia pingsan dijalanan dan aku tak melihatmu ada disini. dan aku juga harus tau aku sahabat perempuan ini seharusnya kau yang harus pergi biar aku yang akan mengurus dia " dito.


" Dia adalah lea asmaja anaknya bibi asma diperkampungan teh rumahnya, dan kami sudah menjadi sahabat dari dulu sudahlah jika kau memang ingin menolongnya cepat bawa dia kemobilmu " dito.


" Silahkan tapi biar aku saja yang menggendongnya dan kau boleh pergi (mengambil alih pangkuan lea dari dito) " alan.


" Berani sekali pria itu aku yakin dia juga memang sudah mengenal lea tidak aku tidak akan membiarkan lea berdua dengan pria itu aku harus mengikutinya " dito.


" Wahhh wahhh pria itu memang nekat sekali kemaren bima yang mencoba mendekati lea, sekarang pria itu liat saja kalian tidak akan mendapatkan dia karena dia hanya miliku dan untukku.

__ADS_1


Alan memegang dahi lea dan ternyata dia kedingan alanpun membuka jasnya, dan menyelimuti lea lagi-lagi alan memandangi wajah lea tapi dia kembali fokus menyetir untuk menghindari dito.


Beberapa menit kemudian lea tersadar, akupun memegang kepalaku aww kepala sakit tuan alan ternyata saya sudah ada dimobil ini.


Aku mengingat jika kepalaku sempat pusing dan mungkin aku pingsan, terima kasih telah menolongku tuan saya minta maaf tuan karena tadi pergi tidak izin kepada tuan.


Ohh ya tadi saya bertemu dengan risa tuan, dan ini jas tuan aku tidak butuh ini lagi silahkan tuan pakai kembali.


" sudah kau pegang saja dulu aku sedang fokus menyetir mobil ini " alan.


Tuan kenapa sepertinya sedang kawatir sekali dan kelihatan seperti orang dikejar-kejar saja, akupun menoleh kebelakang tidak ada apa-apa.


" Untung saja aku bisa menghindarinya jika tidak dia akan terus mengikutiku dan mendekati lea kembali baiklah lebih baik sekarang kita pulang saja " alan.


Baik tuan jawabku tapi entah kenapa aku seperti merasakan ada seseorang yang menolongku tadi, tapi bukan tuan alan entah aku bermimpi atau tidak tapi aku yakin aku mengenal orang itu.


Tuan boleh aku bertanya " ehhmm silahkan" alan.


Apakah tuan yang menolongku tadi saat pingsan,


" kenapa kau bertanya tentang itu aku tak percaya atau kau mau aku " alan.

__ADS_1


Tidak tidak maksudku aku rasa jika ada orang lain yang menolongku tadi dan dia menyebutkan namanya, tapi tidak apa-apa tuan. sekali lagi saya minta maaf pada tuan atas kesalahan tadi dan saya juga berterima kasih pada tuan karena telah menolong saya.


" Ehmmm " alan.


__ADS_2