
"Bagus sekali disti sudah pulang duluan sekarang kau tinggal sendirian kakakmu tak bisa menjemput, dan temanmu itu tidak sanggup harus menunggumu baiklah ini awal yang baik gadis lemah " batin alan.
Tuan semuanya sudah rapi bukan kalo begitu saya izin pamit dulu, " silahkan jika kau ingin pulang ya pulanglah " alan tersenyum puas telah mengerjai lea.
Saat menuju lift aku melihat pesan dihpku ternyata disti telah balik duluan, aku yakin dia takut keruangan karena tuan alan baiklah sepertinya aku harus memesan ojek online saja tapi aku masih kesal dengan alan itu.
Kenapa dia sampai dendam dan membenciku apa masalahnya aku benar-benar tidak tau dan tidak paham dengan sikapnya. aku mencoba memesan ojek online tapi hpku malah lowbet, aduh aku haru pulang dengan siapa ini disti juga sih gak sabaran nungguin aku tapi gakpapa sih dia juga punya urusan.
" Pasti kamu tidak akan mendapatkan tumpangan baiklah aku bisa memanfaatkan kesempatan ini " gerutu alan yang memperhatikan lea dari kaca ruangannya.
Saat alan akan pergi dari depan kaca itu untuk menemui ternyata ada sebuah mobil yang datang tepat didepan lea.
" Tit tit klakson mobil yang cukup bagus ini kaca mobil diturunkan akhirnya lea bisa melihat siapa pengendara mobil itu karena bela rasa tidak kenal dan tidak pernah melihat mobil ini sebelumnya"author.
Kak bima (bima pun turun dari bangku kemudinya menghampiri lea) loh kenapa kak bima kesini atau kak bima mau ketemu sama tuan alan ya. silahkan tuan alan masih ada diruangannya, " Aku kesini bukan mau cari alan tapi aku mau ketemu senyuman manisku" goda bima.
Maksud kak aku lebih baik panggilan kak yang itu ditukar saja cukup lea saja, " kamu keberatan tapi bukannya itu sudah dari kita SMA bukan sudahlah tenang saja ohh lea mau aku anterin pulang gimana" tawar bima.
__ADS_1
Boleh sih kak tapi kalo ngerepotin gak usah juga, "gak kamu gak ngerepotin kok ohh ya tapi sebelum aku antarin kamu pulang kamu harus datang ke restoran aku dulu dan untuk kamu hari ini gratis tis tis oke" bima.
Akupun tersenyum dan tertawa melihat kak bima mengucapkan gratis tis tis, yaudah boleh kalo gitu silahkan masuk.
" Aku tau alan kamu memperhatikan aku dan lea tapi kita lihat saja siapa yang akan mendapatkannya, dan kau harus tau dan ingat jangan sampai kau menyesal karena menyiayiakan wanita seperti lea dan aku rasa kau denganya tidak benar-benar berpacaran bukan " batin bima yang sempat melihat kearah ruangan alan serta alan yang memperhatikan ku dan lea lewat kaca itu.
" Berani sekali bima datang kesini bahkan hanya untuk menjemput gadis miskin nan lemah itu, bukan menemuiku sahabatnya baiklah aku akan memberi ahh apa yang aku pikirkan lagian untuk apa aku memikirkan dia selagi dia digenggamanku aku tidak akan melepaskanmu " ucap alan.
" Ohh ya lea aku boleh tau bagaimana bisa kamu diterima diperusahaan milik papa alan dan bahkan ceonya adalah alan sendiri " tanya bima.
Sebenarnya waktu itu lea udah ditawarin kerja ditempat kakaknya lea tapi karena lea rasa lea mau mandiri dan coba usaha sendiri untuk cari kerjaan.
" Tapi kamu beruntung lo bisa diterima kerja disana ohh ya jabatan kamu sebagai apa marketing atau apa gitu " bima.
Bukan kak lea jadi sekertarisnya tuan alan " apa sekertaris alan apa karena kamu jadi sekertaris dia makanya alan juga jadiin kamu pacarnya gitukan " bima.
Aduh aku harus bilang apa tentu aku gak mungkin ngomong jujur aku sama kak alan cuma pacaran boong-boongan.
__ADS_1
" Udah gak usah cerita juga lea karena aku tau pasti kamu cuma dipaksa sama alankan aku tau itu lea, karena dari SMA itu alan gak pernah suka sama kamukan lebih baik kamu hati-hati sama alan deh " ucap bima.
Loh kok kak bima malah ngomong gitu bukannya kak alan maksud lea tuan alan itu sahabatnya kak bima, kenapa kakak malah jelekin sahabatnya sendiri sih.
" Iya iya maaf tapi aku yakin lea alan gak akan serius sama setiap ucapannya tapi mulai hari ini aku akan jagain kamu aku janji, dan gak bakalan biarin alan nyakitin kamu lea " batin bima.
Akhirnya kamipun sampai direstoran milik kak bima restoranya sangat besar dan mewah, pantasan kak bima sangat rapi dalam berpakain seorang pebisnis terkenal.
Aku dan kak bima masuk kedalam dan mencicipi semua menu hidangan disini dan rasanya sangat enak sekali singkat cerita setelah selesai makan aku langsung diantar pulang oleh kak bima.
Terima kasih atas makanannya dan kak bima juga sudah mengantarkan lea pulang, " sama-sama lea tapi aku lihat ini perumahan elit bukankah kamu maksudku sudahlah " bima.
Ohh ini rumah mama angkat lea kak ceritanya panjang sih, tapi setelah ibu meninggal lea tinggal disini dengan mama angkat lea.
" Inalilahi maaf ya lea kak gak tau kalo ibu kamu udah meninggal " bima. iya kak gakpapa kak mau mampir dulu gakkan kak udah banyak bantuin bela hari ini.
" Udah gak usah lea lagian aku harus balik ke restoran lagi dahhh sampai ketemu lagi " bima.
__ADS_1
Dahh kak hati-hati dahhh.
" kayaknya bima emang sengaja ni deketin lea tapi itu gak akan terjadi, sampai rasa puas dan dendamku terbalaskan maka tidak ada seorangpun boleh mengganggu dan merebutmu dariku ingat itu " gumam alan disebrang jalan ternyata dari tadi dia telah mengikuti bima dan lea pergi.