Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
20.Selalu Mengancam


__ADS_3

Maksud kak Alan apa selamanya disini kak jika masalah semasa SMA dulu, ganti rugi motor kak yang rusak itu sekarang aku bisa menggantinya aku sudah punya tabungannya.


Akan aku bayar tapi jika kak hanya mengancam atau membalas perbuatanku pada kak itu salah,aku tak pernah merasa menyakiti kak marah ataupun melukai kak Alan tapi kenapa kak malah menjebak ku begini.


"Hei gadis miskin yang bodoh kau tak tau suatu tindakan yang kau lakukan padaku,saat itu telah menghancurkan diriku dan hal yang paling aku sukai menjadi mimpi buruk untukku kini dan itu semua karena dirimu" tegas Alan.


Tidak aku tetap akan pergi dan membatalkan kontrak kerja itu aku akan pergi,


"pergi kau bilang kau sudah terlalu sering untuk pergi bahkan kau telah pergi dari hidupku 5 tahun yang lalu gadis miskin sekarang aku tidak akan melepaskan dirimu lagi".


Kak jangan gila aku ingin pergi lepaskan tanganku,awww sakit kenapa kau malah memperkuat cengkramanmu itu sakit apakah kau tidak bisa lembut pada perempuan.


"Jika kau atau seorang perempuan membantah perkataan ku maka aku tak segan-segan menyakiti dirinya termasuk dirimu" ucap Alan.


Maka dari itu aku tidak ingin bekerja disini apalagi denganmu, "Kau memang perempuan pemberani silahkan pergi lah dari sini tapi kau harus membayar denda kepada perusahaan sebesar seratus juta apakah kau sanggup".


Tiba-tiba langkah kakiku terhenti apa seratus juta,kau gila mana mungkin denda sebesar itu tidak itu hanya ancamanmu saja padaku aku tidak percaya.


Sopan lah sedikit kepada bossmu ini panggil aku tuan Alan,aku katakan kau memang gadis bodoh kau yang langsung menandatanganinya bahkan tak membaca isi kontrak kerja itu sama sekali ambillah dan lihat kembali apa yang aku katakan tadi ada didalam perjanjian kontrak kerja itu".

__ADS_1


Akupun kembali mengambil kontrak kerja yang telah aku tanda tangani,dengan poin jika mengundurkan diri secara sepihah bahkan belum sempat bekerja maka akan didenda sebesar seratus juta.gak ini gak mungkin gak masuk akal masa seratus juta,ini namanya ngambil keuntungan besar banget gak aku gak mau.


"Ya gak bisa nolak juga dong kamu lupa ini perusahaan winanta group jadi gak ada yang bisa ngelawan, termasuk gadis miskin kayak kamu sekarang kamu mau bayar seratus juta atau kerja sama aku" ucap Alan.


Aku bingung banget harus gimana tapi Lea juga gak mungkin minta uang sebanyak itu sama mama melati, oke santai Lea ikuti saja kemauan laki-laki ini buat dia yang menyesal nantinya bukan kamu.


"Gimana atau kamu emang mau bayar uang denda itu sudah bayar sekarang,dan harus cash bukan kredit paham" gertak Alan.


Oke oke aku terima pekerjaan ini tapi ingat kamu juga gak boleh, buat macam-macam saya aku " alah ngapain jadi kamu yang memerintah karena kekuasaan sekarang ada ditanganku,satu lagi jangan panggil saya dengan sebutan kak Alan atau kau dengan lancang panggil aku tuan alan paham" ucap Alan.


Dia memang menyebalkan sekarang apa masalahnya padaku,bukankah waktu itu dia sudah baikku padaku walaupun tidak terlalu baik juga sih batinku. baiklah tuan Alan sekarang aku permisi dulu mari tuan, menyebalkan sekali kenapa aku bisa terjebak dalam perangkapnya bahkan aku tak bisa melawannya.


Dia memang benar-benar jahat dan sombong sama seperti dulu ekspresiku dengan wajah kesal, "kenapa dengan perempuan itu dia begitu kesal setelah keluar dari ruangan alan sepertinya dia salah satu pelamar kerja melihat penampilannya" ucap laki-laki yang tak lain adalah winanta Kesuma.


astagfirullah Adis ngapain sih ngagetin terus untung aja aku gak jantungan kalo aku jantungan mungkin aku udah meninggal ditempat ni.


"Amit amit jangan sampai teman aku ini meninggal ya Allah dia masih muda dan belum nikah, panjangkanlah umurnya dan berikan datangkan padanya jodoh yang terbaik" doa disti.


Tiba-tiba saja keluarlah tuan Alan mereka memang masih mengobral didekat ruangan Alan, "le Lea doa aku dikabulkan tapi ini doa untuk kamu semoga kamu benar-benaran jodoh sama tuan Alan le Lea kamu harus minta maskasih sama aku tau le lea" disti yang terpesona.

__ADS_1


Gak aku gak akan mau berjodoh sama dia apalagi jadi istrinya gak dis aku gak mau,udah sekarang kita pulang besok udah kerja ayok akupun menarik tangan disti dan meninggalkan kantor ini.


Saat sampai dibawah aku menyadarkan dis udah dong jangan berlebihan gitu ahh, udah lupain aja doa yang tadi sekarang kita balik kerumah tapi tunggu dulu kamu gimana diterima kerja gak disini dis Adisti.


"Ahhh iya Lea aku juga diterima kamu jugakan selamat deh,tapi kenapa kamu gak seneng gitu aku keterima dibagian divisi keuangan kalo kamu diterima sebagai apa Lea"ucap adisti.


Aku gak boleh kasih tau Adis apa yang sebenarnya terjadi antara aku dan Tuan Alan yang dia kagumi batinku, gak aku senang kok cuma kitakan gak boleh berlebihan gitu sama orang.


"Yaudah sekarang kita pulang tapi sebelum itu kamu jawab dulu kamu diterima sebagai apa le Lea jawab"tanya Adisti. oke aku jawab tapi gak boleh nanya yang lainnya dan macam-macam gitu oke janji janji ya dis.


"Oke adis janji gak akan nanya yang macam-macam gitu" aku diterima sebagai sekertarisnya tuan Alan itu " what are you serious leanda asmaja beneran".


Udah tadikan udah janji gak nanya yang lainkan, " tapikan lea diinformasikan pada lowongan gak ada lowongan sebagai sekertaris kenapa malah kamu keterima jadi sekertaris lea,"


Aku kembali menarik tangan Adis menuju parkiran udah gak usah banyak tanya lagi, pokoknya sekarang kita pulang aku juga gak tau kenapa tuan Alan itu malah terima aku jadi sekertarisnya.


"Aku tau alasannya jangan-jangan Tuan Alan suka sama kamu Lea,pasti aku pasti itu jawabannya secarakan kamu itu cantik apalagi senyumanmu membius setiap orang yang kau berikan senyumanmu itu Lea".


Aku memukul pelan kepala sahabatku ini, tak tak tak (anggap aja suara gertak kepalanya) jangan jadi lebay lagi ya aku tu senyumnya biasa aja udah sekarang pulang aja kita bersyukur udah bisa diterima kerja disini.

__ADS_1


Jadi gak usah banyak tingkah atau mau kalo dipecat ya mau dipecat, "gak lah Lea masa baru masuk aja dah kena pecat sih" kalo gitu sekarang kita pulang ya.


"Tapi sebelum itu kita bolehlah Pelukan sebagai tanda kebahagiaan karena sama-sama diterima di perusahaan ini" ucap adis. yaudah boleh yeahh yeahh Alhamdulillah kita bisa barengan lagi".


__ADS_2