Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
88. Posesif II


__ADS_3

Di kantor


Alan dan leapun sampai di kantor dan menuju ruang mereka berdua, di ruangan mereka hanya saling diam dan melakukan aktivitas masing-masing.


Tiba-tiba saja terbesit di pikiranku untuk minta bantuan mama ya pasti mama mau membantuku, akupun menchat mama dengan pesan.


Ma mama lea boleh minta tolong ma ?


" Iya boleh sayang pasti masalah alankan bicaralah apa yang alan lakukan pada kamu, atau dia menyakiti kamu lagi ?. "


Tidak ma kak alan tidak menyakiti lea tapi sepertinya kak alan sekarang malah jadi posesif pada lea ma.


" Alan posesif ke kamu ( tersenyum ) berarti alan sudah mulai berubah dan suka sama kamu sayang mama senang dengernya " mama.


Iya ma lea seneng juga kalo kak alan berubah tapi kalo terlalu posesif jadinya lea risih gitu ma, lea mau minta tolong ke mama biar bolehin lea pulang sama teman lea dikantor solanya lea ada urusan sama teman lea ma.


Mama bisakan nolongin lea tapi lain kali lea bakalan dengerin apa yang kak alan mau, atau lea mau juga sering-sering makan malam atau jalan-jalan sama mama tapi untuk kali ini tolongin lea ya ma pleasesssss.


" Yaudah mama tolongin nanti biar mama yang bicara sama papa kamu tenang aja oke yaudah lanjut kerja ya nanti putra tampan mama malah marahin kamu sayang " riska.


Siap ma tapi tolong bilangin sama putra mama ya jangan galak-galak nanti tampannya hilang ( tersenyum ).


" Kenapa dia malah senyum-senyum sendiri dengan siapa di chatan jangan-jangan dengan dito, bima atau laki-laki lain tidak mungkin jika dengan disti dia senyum-senyum begitu " batin alan.


Karena alan sangat kepo alias berubah jadi posesif pada lea.


" ( Merebut handphone lea ) ini masih jam kerja kenapa kamu berani sekali memainkan handphonemu ini bahkan sambil senyum-senyum sendiri siapa yang kamu chat ( memeriksa handphone lea ) " alan.


Kalo sampai dia tau aku sedang chatan dengan mamanya apalagi meminta bantuan mama, agar tuan alan tidak terlalu mengekakangku lagi bisa habis riwayat hidupku olehnya.

__ADS_1


Tidak tuan bukan siapa-siapa aku hanya tidak sengaja melihat vidio lucu kembalikan handphoneku tuan.


" Ohh vidio lucu baiklah tunjukan padaku vido lucu yang mana maksudmu ahh tunjukan bisa tidak " alan.


Aduh malah ditanya vidionya lagi bagaimana ini.


" Tidak bisa menunjukkan vidio itu bukan jadi kamu berani membohongi saya baiklah kamu akan saya beri hukuman, tapi kalo kamu mau jujur saya akan maafkan tapi masih dengan syarat lagi ayo pilih katakan atau hukuman ?. " alan


Bagaimana cara mengatakannya bisa-bisa aku jadi malu mana ada chat bilangin putra mama jangan galak-galak lagi membatin. yaudah siniin dulu handphonenya tuan saya kasih tau siniin handphonenya kalo gak gimana ngasih tau ke tuan.


" Ini ambil handphone kamu ingat jangan coba membohongi saya lagi, kalo tidak maka kamu bisa pikir sendiri " ancam alan.


Tidak tuan alan saya tidak akan berbohong pada tuan, membuka pesan ini tuan bisa lihat dan baca sendiri tapi jangan marah apa yang saya katakan benar bukan.


Alanpun membaca pesan lea dan mamanya yang membuat alan merasa ingin tertawa, tetapi karena sikap yang terlalu cool dan sombong membuat dia hanya mempu tersenyum itupun dia tahan-tahan.


Maksud tuan kejutana apa tuan tolong katakan kejutan apa tuan ?


Alan kembali duduk ke kursi kebesarannya dan hanya diam tapi terakhir mengucapkan.


" Jika saya memberitahu kamu maka itu bukan lagi kejutan tunggu saja, satu lagi nanti setelah jam pulang kantor kamu harus tetap pulang dengan saya jika memang ingin pergi mentraktir teman dan satpam itu akan saya temani " alan.


Tuan yakin ingin menemani saya, tapi sudah baiklah terima kasih jika tuan ingin menemani saya.


Jam pulang kantorpun datang lea bersiap-siap untuk pulang begitu juga dengan alan, mereka berjalan keluar secara bersamaan.


Tuan aku ingin menemui disti dulu tuan tunggu di sini saja ya.


" Sudah pergilah dengan cepat dan kembali dengan cepat " alan.

__ADS_1


Baik tuan akupun bergegas menuju ruangan disti dan untungnya dia belum pulang, dis aku mau traktir kamu tapi kamu perginya sendiri ya gakpapakan. aku maunya pergi sama kamu dan pulang sama kamu juga tapi tuan Alan tiba-tiba jadi posesif sama aku bikin gak mood dis.


" Cie cie yang udah mulai suka nih aku dukung kamu tapi kalau soal pak ali jadikan traktirnya dan pak ali pergi sama siapa sama aku naik motor sama kamu aja ya masa aku ngeboncengin pak ali " disti.


Ooohhhh iya yang yaudah nanti aku coba tanyain sama tuan alan dulu,kalau dibolehin sama dia juga yaudah kita berangkat sekarang aja.


" Tunggu dulu aku bolehkan turun sama kamu gak ganggu kalian berdua, habisan tu si tuan alan kayaknya pengen berdua sama kamu terus yakin nanti mau nikah sama tuan alan nanti di...... hap hap hap " goda disti.


Ngomong apaan sih disti kalo ngomong jangan ngaur yaudah kita berangkat sekarang aja, nanti malah kena semprot nanti karena terlambat.


Merekapun menghampir tuan alan.


" Sore tuan " disti


" Ehhmmmm lea sudah bicarakan sama kamu jadi kalian mau kemana rencananya ? " alan.


" ( Berbisik pada lea ) lea gimana kalo ke tempat makan waktu itu aja gak usah ke kafe atau restoran gitu, yang pentingkan momennya bukan tempatnya yaudah kesana aja lagian deket dari kantor jalan kaki aja bisakan " disti.


Yaudah kesana aja ya dis, kita mau ke tempat makan deket kantor saja tuan lebih deket biar pak ali bisa ikut dan cepet pulangnya. soalnya waktu itu pak ali bilang dia harus pulang cepet ketemu istri sama anaknya yakan dis.


" Iya betul tu tuan " disti.


" Ya sudah kalau begitu berangkat sekarang dan tidak perlu jalan kaki, untuk apa membeli mobil jika harus berjalan kaki nanti pak ali biar ikut mobil saya saja ".


Serius tuan pak ali boleh ikut mobil tuan ?


" Serius apa mau saya berubah pikiran lagi yasudah cepat berangkat sekarang " alan.


Baik tuan silahkan ( mempersilahkan untuk berjalan lebih dulu ) udah yuk kita ikutin dari belakang dis.

__ADS_1


__ADS_2