Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
104. Restoran


__ADS_3

" Tuan kita akan pergi kemana tuan " ucapku ketakutan.


" Heii kenapa kau malah ketakutan seperti itu kau hanya perlu ikut denganku dan jangan kawatir aku juga tidak akan membunuhmu " ujar alan.


" Terima kasih tuan tapi kita akan kemana tuan ? " ucapku masih penasaran.


" Aku sudah bilang ikuti aku saja " ujar alan.


Tapi tumben sekali tuan alan ini berbicara dengan mengatakan aku ikut denganku ahhh kenapa sikapnya seperti bunglon saja berubah-ubah batinku.


..........................


Mobil alan berhenti di sebuah restoran mewah.


" Silahkan turun " ujar alan pada lea.


" Baik tuan " ucapku.


Tapi kenapa aku merasa ada sesuatu yang aneh dengan restoran ini ya tidak ada bengunjung satupun kecuali aku dan tuan alan padahal ini restoran mewah dan besar.


Tentu tidak mungkin juga restoran ini kosong tanpa


seorangpun aku masih heran dan penasaran.


" Mari masuk kau mau mematung disini atau sekalian menjadi satpam atau tukang parkir di restoran ini " ketus alan.


" Maaf tuan maaf " ucapku padanya.


" Aku yakin pasti dia heran kenapa restoran ini kosong tanpa seorang pengunjung lainpun ( batin alan ) " alan.


Masuk ke restoran dan menuju meja yang sudah disiapkan serta hidangan yang siap untuk dihidangkan.


" Kenapa celingak-celinguk seperti itu ada apa ada yang salah dengan restoran ini atau makanannya atau memang kamu baru kali pertama ke restoran sebesar ini " sombong alan.


" Ya tuhan kenapa ada manusia seperti dia sangat menyebalkan batinku. Tidak tuan tidak ada yang salah rindu hanya astaga ( menutup mulut ) kenapa sampai keceplosan sih ngomong rindu sudah tuan lebih baik kita makan saja " ucapku.

__ADS_1


" Tunggu dulu rindu rindu siapa yang kau maksud ahhh jawab " ujar alan.


" Tidak tuan saya tidak mengatakan rindu sudahlah tuan mungkin salah dengar lebih baik kita makan saja tuan " elakku mengalihkan pembicaraan.


" Baiklah setelah makan nanti kamu harus menjelaskan semuanya tentang dirimu itu " ujar alan.


" Baik tuan tapi sebelum itu saya izin ke toilet sebentar tuan " ucapku.


" Silahkan tapi ingat jangan mencoba kabur " ujar alan.


" Saya tidak akan kabur tuan alan karena jika saya kaburpun tuan akan menemukakan saya permisi tuan " ucapku padanya.


" Bagus ternyata kau sangat pintar sekarang " ujar alan.


Sebenarnya aku tidak ingin ke toilet aku hanya ingin menghubungi kak brian semoga saja dia bisa membantuku tapi aku akan menghubunginya di toilet saja.


Kak angkat telpon lea kak ahhh aku kembali menyebut nama lea sungguh sulit mengubah namaku ini kak brian tetap tidak mengangkat teleponku lebih baik aku kirim pesan saja padanya.


Kak brian tolong rindu sekarang rindu sedang bersama tuan alan di restoran X dia sepertinya curiga dengan perubahan rindu kak dan dia mengatakan rindu harus menjelaskan semuanya dan jujur kepada dia kak.


Baiklah aku sudah mengirim pesan semoga saja kak brian membacanya dan menolongku saat keluar aku memanggil seorang pelayan.


" Maaf apakah boleh saya bertanya padamu kenapa restoran ini sepi ya bukankah ini restoran ternama tapi kenapa sekarang ini sangat sepi bahkan hanya ada saya dan tuan aslan disini " ucapku padanya.


Saat aku bertanya padanya dia malah tersenyum padaku.


" Maaf kenapa kamu malah tersenyum apakah ada yang salah dengan saya akupun memperhatikan diriku tetapi aku tidak ada yang salah pada diriku apa yang sebenarnya pelayan ini senyumi " batinku.


" Maaf nyonya apakah nyonya tidak diberitahu oleh tuan aslan nyonya ? " ujar pelayan itu.


" Sudah kamu tidak perlu memanggil saya dengan sebutan nyonya panggil saja lea saya juga bukan nyonya seperti yang kamu kira " ucapku padanya.


" Justru ini juga perintah dari tuan aslan dia yang memyuruh kami semua pelayan disini untuk memanggil nyonya pada anda.


Bukankah anda adalah calon istrinya tuan aslan dan tentunya akan menjadi nyonya tuan aslan king winanta baiklah saya akan beritahu nyonya kenapa restoran ini sepi dan tidak ada pengunjung lain.

__ADS_1


Tapi dari apa yang saya katakan tadi sepertinya nyonya sudah tahu jawabannya ya jawaban dari pertanyaan nyonya tadi bukan " ujar pelayan itu.


" Iya sepertinya saya sudah tahu jawaban dari pertanyaan saya tadi pasti tuan alan yang sudah memesan tempat ini sampai-sampai orang lain tidak diperbolehkan kesini kenapa sikapnya jadi aneh seperti ini dan diluar logika ( ucapku pelan ) ".


" Tidak nyonya ini semua tidak aneh hal ini biasa bagi orang-orang kaya bagi orang yang memiliki kekuasaan yang besar nyonya.


Bahkan bisa dikatakan tuan alan memesan tempat ini hanya untuk makan siang berdua dengan nyonya saja tanpa ada pengunjung lainnya.


Dan tuan alan mengeluarkan biaya yang besar tentunya nyonya jika biaya sewa ini diberikan pada saya mungkin uangnya bisa saya gunakan untuk menghidupi saya selama 5 tahun nyonya " ujar pelayan itu dengan merendah dan tersenyum tipis.


" Apa ( terkejut ) sebanyak itu biaya yang harus dibayarkan " ucapku.


" Benar nyonya saya tidak berbohong itulah faktanya nyonya " ujar pelayan itu.


Kenapa dia malah menghamburkan uang sikapnya sudah diluar batas bahkan bisa dikatakan gila hanya makan siang saja biaya yang harus dikeluarkan sebesar itu batinku.


" Itulah cinta nyonya nyonya pasti pasti pernah mendengar cinta itu buta dan terkadang memang membuat suatu hal yang gila tapi itulah cinta.


Yasudah nyonya saya permisi dulu karena masih ada pekerjaan harus saya kerjakan untuk nyonya dan tuan aslan tapi saya katakan nyonya adalah wanita yang sangat beruntung bisa mendapatkan tuan alan baiklah saya permisi nyonya " ujar pelayan itu.


Dia memang sudah di luar batas untuk apa dia memesan tempat ini dengan uang sebanyak itu tidak seperti biasanya. Rasanya aku ingin pergi saja dari sini dari kehidupan dia tapi itu mustahil aku sudah terjebak terikat dengan dirinya bahkan dengan orang tua kami.


Ibu ibu asma lea ingin kembali dengan ibu saja lea ingin hidup sederhana dengan ibu saja lea tidak ingin hidup seperti ini ibu apakah Ibu masih sayang kepada lea.


..........................


" Lama sekali kau di toilet itu apa yang kau lakukan bisa-bisanya kau menghabiskan waktu hampir setengah jam.


Tadi kau katakan hanya sebentar tapi lihatlah sebentar yang kau katakan itu nyatanya sangatlah lama kamu tau tidak saya harus kelaparan untuk menunggumu dulu sekarang duduklah dan makan makananmu itu " uajr alan.


" Tuan saya tidak lapar bukankah saat tuan mengajak saya pergi tadi saya baru selesai makan siang jadi saya tidak sanggup jika tuan menyuruh saya makan lagi saya minum saja tuan " ucapku.


" Yasudah berarti kau mempercepat penjelasanmu silakan bicara dan jelaskan semuanya dengan cepat sembari aku menikmati makanan ini " ujar alan.


Bagaimana ini dari hal mana dulu yang harus aku jelaskan aku takut jika aku jujur tuan alan tidak mempercayainya bagaimana ini batinku.

__ADS_1


" Haii alan " ucap seseorang.


__ADS_2