
Kamipun menuju keluar kantor dan tidak lupa menghampiri pak satpam, " pak pak masih ingat sama kitakan maaf ya pak kita udah telat ni " ucap disti.
" Telat kok bilang sama pak ini jam makan siang neng, kenapa malah minta maaf ke pak " pak satpam.
Kamu sih dis ngomongnya yang jelas pak satpamnya mana paham, gini paka kami itu aku lea sama adisti pelamar kerja terlambat waktu itu dan pak udah bantuin kami.
Jadi kami sekarang mau nepatin janji sama pak buat traktir pak makan, waktu itu aku udah pernah ngasih pak bekel makanan sih tapi kali ini kita makan bareng aja yuk pak.
" Tapi pak gak bisa kayaknya pakkan harus jagain disini lain kali aja " pak satpam.
" Yah pak tadikan pak bilang ini jam istirahat kenapa pak malah masih kerja, udah makan sama kita aja pak lagian bentar kok pak dikantin kantor aja " disti.
" Yaudah boleh tapi yakin neng-neng berdua mau makan sama pak ni " pak satpam.
Udah panggil nama aja pak aku lea ini disti, udah gakpapa pak emangnya gak boleh makan sama pak udah cepetan aja nanti malah terlambat.
Akhirnya kamipun menuju kantin dan makan bersama, memesan apa yang ingin dipesan dan hari ini pak terserah mau makan apa gratis kami berdua yang bayarin.
Diruangan alan masih fokus pada handphonenya entah apa yang sedang dia lihat, ting ting ting " handphone siapa yang berbunyi bukankah handpone ku tidak menerima pesan masuk, (melihat ke meja kerja lea) ternyata handpone gadis itu sudahlah biarakan saja.
Tapi tunggu dulu bisa jadi pesan penting masuk, (alanpun berjalan menuju meja lea dan memeriksa handpone lea dan kebetulan lea tidak pernah mengunci hpnya dan bahkan dia tidak mau mengganti hpnya dengan yang lebih bagus).
" Haiii lea senyuman manis, ini nomor kak bima disave ya lea " kak bima.
Kurang ajar sekali bima berani-beraninya dia menghubungi lea, apa maksudnya liat saja aku akan menghapus nomormu ini kau masih saja gila kepada gadis itu.
Ingat walaupun aku tidak menyukainya tapi sekarang dia milikku dan aku yang berkuasa atas dirinya, tidak boleh seorangpun mengganggunya bahkan dengan dia marah alan.
__ADS_1
Dan kenapa juga handphone jadul seperti ini masih dia pakai bukankah sekarang dia anak seorang pebutik terkenal, memang dasar bodoh gadis itu " ucap alan.
Akhirnya kamipun selesai makan siang dan kembali bekerja " makasih ya lea disti udah traktir pak hari ini " ucap pak satpam.
Iya pak kami juga terima kasih sama pak karena udah mau bantuin kami ucapku dan juga disti.
kami berduapunmenuju ruangan masing-masing," nanti mau balik bareng gak lea " ajak disti. Liat nanti deh dis mungkin aku balik sama kak azza aja, soalnya nanti malam aku mau keluar kota sama tuan alan urusan kantor.
" Whattt serius lea sama tuan alan berdua dan berangkat nanti malam kamu harus hati-hati lea kenapa aku jadi takut dan kawatir sama kamu (memeluk lea)" disti.
Dis udah jangan berlebihan gitu kamu hampir sama kayak mama dan kak azza tau, tenang aja lea bisa jaga diri kok udah kita kembali bekerja nanti kena omelin kalo terlambat dahhh.
" Dahhh hati-hati lea jaga diri kamu baik-baik ya " disti.
disti disti, akupun membuka pintu dan terlihat tuan alan masih diposisi yang sama akupun langsung duduk dikursiku dan sedikit menyapa tuan alan.
" Apa peduli mu dan ingat aku tidak lemah sepertimu yang tidak makan beberapa jam saja langsung pingsan " sombong alan.
Ya tuhan apa aku salah bicara lagi disapa salah diam juga salah, baiklah tuan terserah tuan akupun melanjutkan pekerjaan sampai jam pulang.
Akupun mencoba mengirim pesan pada kak azza, kak kakak bisa jemput leakan kita pulang bareng ya.
" Maaf lea kayaknya kak harus lembur lagi ini jadi kamu balik sendiri aja ya maaf ya adik kakak yang cantik "pesan dari kak azza.
Yaudah lea balik sama disti aja semangat kak, akupun berkemas dan merapikan semuanya dan keluar tapi lagi-lagi entah kenapa alan selalu saja diam dikursinya tidak seperti biasa.
Tuan apakah tuan tidak pulang bukankah ini sudah jam pulang, " sebentar lagi jangan keluar sebelum saya keluar mengerti " perintah alan.
__ADS_1
Tapi tuan saya harus pulang sekarang bersama disti, karena kak azza lembur jadi dia tidak bisa pulang dengannya dan satu lagi saya pulang lebih cepat juga agar bisa meminta izin kepada mama dan berkemas beberapa keperluan diluar kota tuan.
" Kamu pikir saya tidak punya kendaraan masih bodoh saja biar saya antar pulang dan langsung pergi kerumah saya, ini permintaan mama jadi jangan kecewakan dia " alan.
Tapi tidak bisa begitu juga tuan mama melati belum tentu mengizinkan saya pergi, bahkan balik kerumah hanya mengambil pakaian saja dan langsung kerumah tuan.
Lebih baik saya pulang dahulu saja dengan disti tuan, " ingat perkataan saya jika saya tidak suka dibantah apalagi penolakkan dari kamu ingat itu " gertak alan.
Aku hanya terdiam dan kembali duduk dikursiku sambil menunggu tuan alan ini, tapi untunglah aku tidak sempat mengiyakan jawaban disti jika itu terjadi dia pasti telah menungguku kasian dia nanti.
Rasanya aku sudah mulai bosan untuk menunggu alan ini sudah hampir setengah jam menunggu, saat itu tiba-tiba saja mama memanggil dengan vidio aku harus menjawabnya tapi izin dulu.
Tuan izin menganngkat telpon, " ehmmm ehmmm " alan.
Halo ma ada apa, " kamu masih dikantor lea " mama melati, iya ma sambil membalikkan kamera sehingga nampaklah tuan alan. " kenapa belum pulang apakah itu ulah alan, yasudah kamu hati-hati ya mama dapat pesan dari mamanya alan kalo kalian akan berangkat nanti malam" ucap mama mel.
Aku hanya mengangguk, " yasudah mama izinkan tapi ingat pesan mama kemaren dan selalu jaga diri lea mama percaya sama kamu sayang dahhh dahhh hati-hati dijalan nanti.
Maaf mama hari ini juga pulang terlambat jadi nanti langsung berangkat aja pokonya selalu ingat pesan mama oke sayang " mama melati.
Siap ma dahh mama jangan kecapean juga kerja dibutiknya ya dahh dahhh mama.
Akupun menutup telpon dan lagi-lagi alan masih saja mengotak atik laptop didepannya,tuan apakah masih lama saya sudah jenuh jenuh rasanya.
" Kamu bilang apa tadi coba ulangi " alan.
Gak saya cuma bila nanti hujan hujan gak ya gitu tuan,
__ADS_1
" dasar gadis bodoh sore begitu cerah malah dia pikir akan turun hujan " alan.