Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
44. Ulah Alan


__ADS_3

Saat Menuju lift aku melihat jika alan berada dalam lift membuatku untuk mengehentikanlah, serta berdiam diri alias bersembunyi walaupun nanti akan tetap bertemu dengannya.


" Maaf lea kenapa berhenti disini kenapa tidak masuk kelift saja?" tanya seorang ob, tidak pak saya tidak apa-apa hanya saya mungkin lupa sesuatu dimobil tadi padahal aku tidak lupa apapun.


Aku hanya tidak ingin jika harus selift dengan tuan alan sialan itu, " baiklah pak duluan semangat kerjanya lea" ucap ob itu. aku memilih berdiam diri disamping lift itu dan membiarkan tuan alan itu menuju ruanganya sendiri saja. setelah beberapa menit menunggu akhrinya aku yang masuk ke lift, tapi apa yang aku lihat sangat mengejutkan kenapa alan malah ada dilift bukannya tadi dia sudah duluan.


" Kau kira aku bodoh sepertimu kau menghindar dariku tadi apa maksudmu" batin alan. selamat pagi tuan bukankah tuan tadi sudah masuk dan naik keatas kenapa tuan turun lagi atau ada sesuatu yang lupa.


" Ya aku lupa lupa untuk menghukummu dan hari ini kau malah menghindariku "batin alan.


Kemudia kami hanya diam aku juga tak banyak ingin bertanya lagi, selift dengnnya pun aku risih sekali aku yakin pasti dia memang sengaja.


Tapi tiba-tiba saja alan ini malah mendekatiku terus hingga aku terdesak dibuatnya, maaf tuan apa yang ingin tuan lakukan aku mencoba mendorongnya namun dia sangat cepat menggenggam tanganku dengan keras.


Akupun tidak bisa melawan dan dia terus mendekatkan wajahnya kewajahku aku hanya bisa memejamkan mata ini, " Jangan pernah coba menghindari aku kau pikir aku bodoh sepertimu aku tau kau sengaja menghindar dariku tadi (berbisik ditelinga lea)" alan.


Untunglah dia tidak macam-macam kepadaku, setelah dia kembali berdiri dengan posisi sombongnya. tapikan tuan bukan berarti aku harus terkukung dengan diri tuan, seperti hal ini menurutku ini hal sepele lagian tadi lift juga telah terisi dan tuan ada didalamnya.


Jadi aku mempersilahkan tuan untuk duluan menuju ruangan, dan saya akan menyusul dan lagian ini belum terlambatkan tuan.


" Sudah jangan buat bantahan dan pembenaran apapun mengerti " alan pergi meninggalkan lea dan menuju ruangan lea hanya bisa mengikuti ceo bosnya yang sombong itu.


Ohhh ya tuan (setelah sampai diruangan) bukankah minggu besok saya sudah bisa menerima gaji pertama saya bukan.

__ADS_1


" Tidak gajimu akan saya sita sebagai pembayaran pertama untuk ganti rugi motor saya waktu itu, dan kamu masih harus membayar bunga dari hutang mu itu paham " ucap angga.


Tapi tuan bukankah kemaren tuan tidak membahas mengenai hal ini lagian, waktu itu tuan katakan jika saya harus menerima pekerjaan ini dan tuan juga sudah janji tidak akan mengambil atau menyita gaji saya.


Saya mohon jangan sita ambil dulu tuan inikan gaji pertama saya bekerja hasil jerih payah saya tuan saya mohon.


" Kau tau bukan saya ini siapa dan jabatan saya diperusahaan ini jadi diamlah dan jangan banyak membantah" alan.


Baiklah tuan senyumanku berubah menjadi kekecewaan dan cemberut, bahkan sampai seharian dikantor aku hanya menjawab iya atau tidak jika seseorang mengajakku berbicara termasuk alan sialan itu.


" Kau telihat lebih cantik saat cemberut dan kecewa seperti, apa yang aku pikirkan tidak dia biasa saja dan akan sama seperti dulu. sepertinya aku kan buat sebuah jebakan untuknya agar dia mau menemaniku untuk pergi minggu depan keluar kota, karena kemaren dia sempat menolak bukan" senyum sinis alan.


Apa yang dia senyumkan apa dia sudah kehilangan akal, ahh itu tidak penting sekarang aku harus bagaimana.


Apakah yang dia maksud aku, maksud tuan saya.


" Kau pikir saja sendiri siapa diruangan ini selain saya, penawarannya adalah gajinya akan saya berikan" alan.


Aku tersenyum dan senang sekali alhamdulillah aku bisa memberikan pada mama, sebagai balas jasaku padanya karena sejak kepergian ibu aku tinggal dengannya.


" Jangan tersenyum dulu tapi dengan satu syarat yaitu ikut denganku saat acara pertemuan diluar kota selama 3 hari apakah kau menyanggupinya" alan.


3 hari apakah harus selama itu tuan, " Sebenarnya tidak hanya 2 hari tapi untuk satu harinya aku ingin memberikan hadiah untukmu sedikit saja namun bisa saja itu menyakitkan untukmu batin alan.

__ADS_1


Kalo kau tidak bisa yasudah tidak apa-apa tapi kau tak akan pernah mendapatkan gajimu untuk dua bulan kedepan, karena dua bulan kedepan gajimu untuk pembayaran bunga dari hutangmu.


Tapi jika kau mau ikut yasudah aku akan berikan gajimu itu bagaimana kau sanggup atau tidak" ucap alan.


Ehmmm baiklah aku mungkin bisa, tapi aku harus izin sama mama dulu kalo tidak diizinkan maka yasudah tuan ambil saja gaji saya untuk 3 bulan ini.


"Kau seperti anak kecil saja harus meminta izin dulu pada mamamu baiklah itu terserah kamu saja pilihan dan keputusan ada ditanganmu tapi aku rasa papa jugakan memerintahkan kamu untuk ikut bersamaku" alan.


Saya ini bukan anak kecil tapi meminta izin pada orangtua itu wajib dan bukan anak kecil saja, yasudah sepertinya jam pulang sudah datang sekarang saatnya pulang kalo begitu saya duluan ya tuan.


" Heii tunggu kenapa kau yang harus keluar duluan seharusnya aku yang keluar dulu" ucap alan.


Tapi tuan saya hari ini pulang dengan disti karena kakak tidak bisa menjemput jadi saya harus segera, " saya bilang saya duluan yang keluar ohh ya bantu saya merapikan file ini dulu" ucap alan.


Aku yakin pasti dia kembali memgerjaiku, saat terus merapikan file aku melihat hpku dan keluar kaca gedung meilhat disti.


" Kalo sedang bekerja itu fokus jangan sambil liat hp dan celingak celinguk" alan.


Dia benar-benar ingin mengerjaiku sampai setengah jam aku merapikan file yang jelas sudah rapi, tapi aku tidak bisa membantahnya tuan ini semua sudah rapi apakah saya boleh pulang sekarang.


" Belum 10 menit lagi coba lebih teliti dan benar rapikan semuanya ( sampai temanmu itu meninggalkanmu ) " gerutu alan.


" Aduh lea kenapa lama sekali sih kalo datangin dia keruangan dia males ah nanti ketemu tuan alan itu lagi, yaudah aku chat aja lea maaf ya aku balik duluan soalnya kamu lama banget keluarnya kalo keruangan kamu aku males ya tau lah alasanku dahhh lea" adisti.

__ADS_1


__ADS_2