KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Aku bingung bawa orang tuanya Marsya ke sini sayang?


__ADS_3

Nando pulang ke rumah dengan perasaan bahagia, karena perjuangannya untuk menemukan orang tuanya Marsya, akhirnya berjalan dengan lancar, walaupun ada insiden nabrak, tapi yang penting tahu kondisi orang tuanya Marsya baik baik saja.


" Sayang, Marsya kemana?"Tanya Nando karena pulang ke rumah tidak ada Marsya sama sekali


" Marsya jalan jalan bersama Satria sayang, setelah antar bunda pulang, mereka langsung jalan jalan. Ayah sendiri dari mana bareng Ucok tadi?" Tanya Lusi penasaran karena Nando tadi langsung pergi begitu saja dengan Ucok.


" Ada yang mau aku ceritakan sayang, lebih baik sekarang kita ke kamar, supaya ngobrolnya lebih santai dan lebih aman." Lanjut Nando, yang tidak sabar mau menceritakan rahasia besar yang baru saja Nando terima


" Baik lah sayang, aku jadi penasaran apa yang mau ayah sampaikan." Lanjut Lusi yang mau ikut Nando ke kamar, demi mendengar kan apa yang mau Nando sampai kan.


Nando gandeng tangannya Lusi untuk jalan ke kamar, dan Nando tidak sabar mau kasih tahu kabar gembira yang selama ini di nantikan oleh Nando dan Lusi, pastinya kabar gembira yang di nantikan oleh Marsya. Sesampai nya didalam kamar Nando langsung menceritakan pertemuan bodyguard dengan orang tuanya Marsya, membuat Lusi merasa bahagia mendengarnya, merasa kasihan, dan tidak sabar ingin menceritakan ke Marsya langsung.

__ADS_1


" Aku bingung bawa orang tuanya Marsya ke sini sayang, tanpa ada masalah kedepannya sayang, menurut bunda bagaimana enaknya, apa bunda punya kenalan orang sana, bikin tempat itu dibubarin dan dengan mudahnya kita ajak kesininya?" Tanya Nando yang tidak ingin niat baiknya justru jadi masalah besar.


" Ada sayang, temen kuliah aku sayang, dia pihak wewenang disana dan kebetulan sering melakukan razia, kita bisa minta bantuan dia. Supaya aman bawa perempuan itu kesini. Soal ketemu dengan Marsya harus dalam kondisi baik baik, karena Marsya pasti akan malu alasan kenapa dia ditinggalkan lima belas tahun yang lalu." Ucap Lusi yang ingin menjaga perasaannya Marsya dan tidak dibully orang orang, karena pekerjaan orang tuanya.


" oke kita akan kesana, atur strategis seolah ada razia yah, dan soal tempat tinggalnya kita pikirkan nanti saja setelah ketemu dengan temen bunda. Alhamdulillah yah sebentar lagi kita akan mempertemukan Marsya dengan ibu kandungnya juga. Pasti bangga melihat Marsya sekarang" Lanjut Nando yang tidak sabar ingin mempertemukan Marsya dengan Anisa


" Pasti dong sayang, setiap sekolah Marsya selalu rengking 1 dari sekolah dasar sampai lulus kuliah pun nilai tertinggi di kampusnya, Marsya bener bener giat belajar dan memanfaat kan waktu untuk belajar dan kurang main mainnya." Lanjut Lusi yang bangga, karena Marsya lebih suka belajar dari pada main.


Lusi yang mendengar Nando total menjaga ibu kandungnya Marsya merasa lega, karena tidak ingin terjadi apapun dengan ibu nya, dan penasaran kegiatan sehari harinya selama tinggal jauh dari Marsya.


Dilain sisi, Satria menemani Marsya untuk berbagi ke anak jalanan, kegiatan rutin yang selalu Marsya lakukan setiap harinya setelah pulang kuliah pasti selalu mampir ke perumahan kumuh.

__ADS_1


" Terimakasih nak Marsya dan nak Satria, yang selalu memberikan santunan kepada warga saya, semoga rezeki kalian selalu lancar, dan apapun yang kalian harapkan bisa tercapai dengan baik." Ucap Pak RT bahagia, karena masih ada saja remaja yang peduli dengan sesama.


" Sama sama pak, kita juga bahagia bisa berbagi dengan anak anak disini, Alhamdulillah mereka semakin banyak punya mainan dan alat tulis, saya ikut bahagia melihat mereka bahagia seperti itu." Ucap Marsya yang ingat, sebelum ditinggalin oleh Anisa, Marsya begitu sulit dibelikan mainan maupun alat tulis. Masa kecilnya Marsya bener bener suram, tidak punya mainan sama sekali.


" Insya Allah kita akan sering kesini, apa lagi kita sudah bekerja pak, jadi insya Allah setiap bulan akan memberikan makanan dan minuman yang tidak pernah kalian beli." Lanjut Marsya yang selalu ingin membahagiakan orang lain, selama Marsya mampu akan berikan apapun yang menjadi kebutuhan mereka.


" Alhamdulillah, saya ikut seneng kalian lulus kuliah dan sudah mendapat kan jabatan dari orang tua kalian, harus bekerja keras,.supaya bisa sesukses orang tua kalian" Lanjut pak RT ikut bahagia, karena orang yang sering memberikan santunan sekarang sudah mendapat kan jabatan bagus, dan bersedia memberikan makanan enak untuk anak anak di jalan.


" Alhamdulillah sekali pak." Lanjut Marsya yang selalu senang berbagi untuk orang orang yang tidak mampu, apa lagi Marsya sadar diri masa kecilnya bukan lah orang punya, membuat Marsya sekarang dengan kelebihan yang dimiliki Nando membuat Marsya dengan mudah berbagi rezeki dengan sesama


" Marsya ngajak Satria langsung membagikan alat tulis dan makanan untuk anak anak yang ada di perumahan kumuh.dibantu dengan pak RT, dan bebrapa orang dewasa lainnya

__ADS_1


__ADS_2