KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Seperti pernah makan gado gado


__ADS_3

Marsya yang lagi fokus dengan pekerjaannya tiba tiba, langsung berhenti bekerja karena ingat sesuatu yang pernah Marsya alami.


" Seperti pernah makan gado gado, tapi dimana yah dan sama siapa yah? rasanya enaknya sama?" Batin Marsya tiba tiba keinget pernah makan gado gado, Marsya berusaha tidak mengingat pernah makan gado gado lagi, berusaha kembali fokus dengan pekerjaannya.


Dilain sisi, Boby senyum senyum sendiri setelah ketemu dengan Anisa tadi, membuat temennya Boby merasa heran melihat tidak seperti biasanya.


" Hayo habis ngapain bersama Anisa? kamu tidak nekat ngajak Anisa kan?" Tanya temennya Boby mulai curiga


" Habisnya ngobrol berdua tuh, tidak lah mudah bro, mana tahan bro apa lagi bajunya Anisa bener bener nguji sekali mana bisa cuek terus." Ucap Boby merasa frustasi karena terlalu lama menahan nafsongnya didepan Anisa.


" Gila bro, jika pak Ucok dan pak Nando tahu mereka akan marah besar loh. apa lagi mereka mempercayakan kita untuk menjaga Anisa walaupun dia seperti itu pekerjaannya, harus bertahan lah bro, saya menolak ketemu Anisa yah salah satunya itu." Protes Temennya Boby merasa tidak tega melihat Boby, yang cuman makan dan ngobrol biasa demi tugas saja, sedangkan dirinya bisa bersenang senang bersama sampai puas.


" Yah sudah deh, seterusnya saya akan berusaha nahan deh, apa lagi Marsya minta dimasakin lagi gado gado buatannya Anisa, membuat saya harus ketemu Anisa lagi dan menahan diri terus." Lanjut Boby bener bener frustasi dengan pekerjaan yang sekarang, sebenarnya pekerjaannya mudah tapi terasa berat karena harus menahan nafsongnya selama didepan Anisa.


Temennya Boby minta Boby untuk bisa menahan diri, supaya tidak melakukan kesalahan fatal dan mengecewakan bos besarnya. dan Boby janji akan menahan diri untuk tidak melakukan olahraga panas lagi.


Dilain sisi, Satria datang ke kantornya Marsya, karena sebentar lagi jam pulang kerja. setiap Satria lewati karyawannya Marsya membuat mereka tegur sapa dengan satria.

__ADS_1


Didalam ada orang tuanya Bu Marsya, mereka dari siang ada di dalam ruangannya. jika Anda ingin masuk kedalam ruangan yah silahkan saja pak." Ucap Sekatarisnya Marsya, mempersilahkan Satria untuk masuk kedalam ruangannya Marsya.


" Oh seperti itu yah, baik lah saya tetep masuk kedalam ruangannya Marsya, dan terimakasih atas informasinya yah." Ucap Satria, Marsya memang cerita jika kedua orang tuanya lagi di kantor ngajak makan siang bersama, tapi Marsya tidak cerita jika kedua orang tuanya masih ada di kantornya Marsya.


Satria langsung ketuk pintu ruangannya Marsya, dan langsung masuk setelah mendengar ucapan Marsya dari dalam ruangannya.


" Sore Tante dan om, saya kira kalian sudah pulang, oleh karena itu Satria kesini untuk pulang bersama Marsya." Ucap Satria merasa tidak enak, masa Satria jalan jalan bersama Marsya, tapi membiarkan orang tuanya Marsya pulang sendirian.


' Sore juga Satria, santai saja satria bersama kami sih, mau ajak Marsya jalan jalan yah." Goda Nando melihat Marsya yang lagi merapihkan meja kerjanya.


" Maaf yah sayang, aku tidak kasih tahu jika orang tua aku sampai sore disini." Ucap Marsya merasa tidak enak, karena harus memilih pulang bersama Satria atau pulang bersama kedua orang tuanya.


" Yah sudah sana, kalian jalan jalan nikmati waktu kangen kangenan kalian, kalo soal kita sih tidak usah difikirkan yah. kita bisa pergi berdua saja, jadi tidak jadi masalah kok." Ucap Lusi yang mengerti jika Satria, ingin sekali ajak Marsya jalan jalan berdua saja.


" Asik, terimakasih calon mertua kesayangan satria." Lanjut Satria bahagia sekali, karena jadi jalan jalan bersama Marsya. Satria langsung mencium tangannya Nando dan Lusi bergantian.


" Dasar yah, yah sudah kalian hati hati dijalan, have fun menghabiskan waktu berdua, dan pulangnya jangan malam malam yah. ingat besok kalian harus kembali kerja lagi, supaya tidak kurang tidur." Lanjut Lusi yang tidak ingin melarang anaknya jalan jalan berdua, tapi tidak ingin Marsya pulang malam karena masih betah bersama Satria.

__ADS_1


" Baik calon mertua, saya janji pulang sebelum jam sepuluh yah, supaya Marsya bisa tidur cantiknya lebih lama lagi." Lanjut Satria melihat Marsya jalan menghampirinya.


" Haduh kamu ini, gombal terus. yah sudah ayah dan bunda kita pamit jalan jalan yah, sampai jumpa di rumah yah." Lanjut Marsya mencium tangannya Nando dan Lusi bergantian.


Lusi dan Nando ngajak Marsya dan Satria untuk keluar dari ruangannya Marsya, dan jalan bersama menuju parkiran mobil.


" Yah sudah kalian hati hati dijalan anak anak" Ucap Nando langsung masuk kedalam mobil duluan


" Bunda mau kita belikan apa? mumpung ada diluar rumah?" Tanya Marsya melihat Lusi masuk kedalam mobil


" Tidak usah sayang, kalian pulang dengan selamat saja sudah Alhamdulillah bagi bunda." Ucap Lusi, yang tidak pernah mau dibawakan apapun oleh Marsya, setiap Marsya ada diluar rumah dan setiap pulang Marsya selalu beli makanan dan minuman untuk Lusi dan Nando.


" Yah sudah deh, kalian juga hati hati dijalan yah." Lanjut Marsya, langsung tutup pintu mobilnya Lusi.


Nando langsung pamit untuk jalan duluan, Nando menyalakan mesin mobil dan perlahan meninggal kan kantornya menuju rumahnya.


Marsya yang melihat kedua orang tuanya pergi duluan, membuat Marsya juga masuk kedalam mobil dan minta Satria juga menjalan kan mobilnya, untuk pergi dari kantornya dan menikmati jalan jalan berdua.

__ADS_1


__ADS_2