KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Jalan jalan malam sekeluarga


__ADS_3

Marsya ngajak Nando, Lusi, dan Anisa. untuk makan malam di luar kebetulan Lusi dan Anisa belum masak dari pagi.


" Makan malam sekalian jalan jalan malam sekeluarga yuk, ayah, bunda, dan mamah. mau makan diluar tidak?" Tanya Marsya melihat orang tuanya


" Boleh juga sayang, yah sudah kita mandi dan siap siap makan diluar yah." Ucap Lusi yang senang diajak makan sekeluarga seperti ini, dari pagi Lusi bersama Anisa dan Marsya fokus bikin kue tidak ada masakan sama sekali.


" Boleh deh, yuk Marsya kita ke kamar buat siap siap juga untuk jalan jalan sekeluarga." Ucap Anisa yang langsung merapihkan toples setelah makan.


Marsya langsung ajak Anisa untuk meninggalkan ruang tamu, Lusi juga langsung ajak Nando untuk siap siap makan malam sekeluarga di luar.


Dilain sisi, Rangga melihat fotonya Marsya dan Anisa, Rangga tidak menyangka jika Iis tidak memberikan restu sama sekali untuk rujuk bersama Anisa.


" Maafkan aku Anisa, karena keegoisan aku membuat kamu seperti ini hidup tanpa suami disamping kamu, karena keegoisan aku membuat Marsya hidup tanpa tahu ayah kandungnya sampai sekarang" Batin Rangga sedih menyesali keegoisannya dimasa lalunya.


Rangga mendengar pintu kamar terbuka, langsung membernarkan posisi duduknya dan simpan handphone nya didalam tasnya


" Ayah makan diluar yuk, bunda ingin makan diluar bersama Natalia, soalnya kita diajak makan bersama calonnya Natalia" Ucap Iis jalan menuju Rangga yang duduk sendirian di sofa didalam kamar.


" Boleh bunda, yuk siap siap sayang." Ucap Rangga berusaha santai, berusaha tidak membahas Anisa lagi karena takut membuat Iis nangis kembali.


Iis langsung siapin baju ganti untuk Rangga, karena malam ini Rangga dan sekeluarga diajak makan oleh calon suaminya Natalia.


Dilain sisi, Anisa membelikan Marsya boneka Doraemon, membuat Marsya merasa senang sekali, karena dibelikan boneka sekian lama oleh Anisa.


" Terimakasih mah bonekanya, Marsya suka sekali dengan boneka ini." Ucap Marsya langsung peluk boneka pilihannya Anisa


" Sama sama sayang, kita gabung yuk bersama ayah dan bunda, takut kelamaan menunggu kita direstoran." Ucap Anisa senyum bahagia, melihat Marsya senang dibelikan boneka oleh Anisa, dan Anisa merasa bersyukur karena tabungannya masih ada membuat Anisa bisa beli apapun yang Marsya ingin kan.

__ADS_1


Marsya langsung jalan ke restoran, diikutin oleh Anisa, Marsya merasa bahagia sekali akhirnya bisa merasakan kembali dibelikan boneka oleh Anisa.


Dilain sisi, Rangga, Iis, Natalia, dan calon suaminya Natalia. jalan bersama masuk kedalam mall, Natalia yang ingin sekali makan masakan Korea membuat calon suaminya Natalia setuju dengan pilihan Natalia.


" Bunda dan ayah mau juga kan masakan Korea?" Tanya Calonnya Natalia melihat kedua calon mertuanya.


" Kita ikut saja, yang penting enak dan kenyang" Ucap Rangga santai dan cuek saja, Rangga langsung ajak Iis jalan duluan menuju restoran Korea.


" Iyah ayah" Lanjut Calon suaminya Natalia, yang berusaha tidak tersinggung dengan ucapan Rangga yang selalu begitu


" Setelah makan kita ke salon yuk Bunda, setelah itu kita belanja." Ucap Natalia manja, Natalia gandeng tangan calon suaminya, dan ingin memanfaatkan calon suaminya untuk belanja banyak bersama ibu nya.


" Boleh sayang, semakin cantik calon istri aku setelah dari salon nanti." Lanjut Calon suaminya Natalia, paling seneng melihat Natalia setelah dari salon terlihat lebih bersih dan wangi setelah melakukan perawatan kulit dan wajahnya.


Rangga langsung gandeng istrinya langsung melanjutkan jalannya menuju restoran untuk makan malam bersama calon menantunya.


" Melihat mereka seperti itu, merasa iri jadinya, apa sebaiknya ke rumahnya Rangga yah, kasih tahu soal Marsya dan berharap bisa rujuk dengan Rangga lagi." Batin Anisa yang ingin sekali bisa rujuk dengan Rangga, walaupun dulu Anisa diabaikan oleh Rangga tapi sekarang Anisa mulai rindu kebersamaannya dengan Rangga.


" Mah, mamah kenapa melamun? apa yang mamah fikirkan mah?" Tanya Marsya yang melihat Anisa melamun selama makan, tidak ngobrol sama sekali.


" Tidak sayang, mamah cuman menikmati makanan mamah saja sayang, setelah dari sini mau kemana lagi." Ucap Anisa bohong, Anisa tidak mungkin jujur ke Marsya jika Anisa mulai rindu dengan Rangga suami yang sudah tega usir Anisa saat Anisa lagi hamil besar.


" Makanan disini enak sekali, kapan kapan kita makan lagi disini yah." Ucap Lusi, Lusi melihat Anisa yang terlihat sedih selama makan, tapi berusaha menutupinya dari Marsya


" Boleh sayang, oh iyah kalian tidak mau beli baju setelah makan?" Tanya Nando melihat Marsya dan Lusi, yang jarang sekali belanja baju, lebih sering makan setiap diajak keluar rumah.


" Boleh deh ayah, Soalnya Marsya mau punya baju couple bersama mamah dan bunda. apa kalian mau punya baju samaan?" Tanya Marsya melihat Anisa dan Lusi

__ADS_1


" Mau sayang, kenapa tidak mau. hayo belanja" Ucap Anisa melihat Marsya, yang ingin memiliki baju samaan bersama Anisa dan Lusi.


Nando melihat Marsya punya inisiatif beli baju samaan dengan orang tuanya, membuat Nando merasa senang, melihatnya karena Marsya berusaha bersikap adil dengan Anisa dan Lusi, berusaha tidak membuat salah satunya merasa cemburu.


Dilain sisi, Rangga membiarkan Natalia dan Iis masuk kedalam salon, ditemani calon suaminya Natalia yang tidak tertarik ikut perawatan didalam salon.


" Setelah kalian menikah, kalian mau tinggal dimana?" Tanya Rangga melihat calon menantunya yang sibuk main handphone


" Belum tahu ayah, mungkin ngontrak dulu, soalnya saya belum ada uang untuk beli rumah." Ucap Calon suaminya Natalia, yang belum punya tabungan untuk beli rumah sendiri.


" Tidak masalah ngontrak dulu, ayah justru bangga melihat kalian mau menjalankan rumah tangga dari nol. jika dibantu oleh orang tua, tidak akan membuat kalian jadi mandiri nantinya." Lanjut Rangga, sengaja tidak akan mau membantu calon suaminya Natalia, mau melihat calon menantunya berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri


" Iyah ayah, saya ingin hidup mandiri, semuanya dari nol supaya bisa merasakan perjuangannya menjalan kan rumah tangga berdua bersama Natalia." Lanjut Calon menantunya Rangga, yang tidak ingin merepotkan mertuanya, karena belum memiliki rumah sendiri untuk nanti ditinggalkannya.


Dilain sisi, Lusi dan Anisa setuju dengan baju pilihannya Marsya, membuat keduanya berasa awet muda.


" Cantiknya kalian dan cocok untuk mamah dan bunda" Ucap Marsya yang merasa puas, karena tidak salah pilih baju untuk orang tuanya


" Iyah sayang, terimakasih yah mau beliin baju coupel seperti ini." Ucap Anisa merasa bahagia dan bangga, melihat Marsya bisa beliin baju untuk Anisa.


" Sayang, apa mau beli baju juga? kita bisa ke tempat baju cowok sekarang?" Tanya Lusi yang ingin sekalian belanja baju untuk Nando, kebetulan lagi belanja bersama seperti ini


" Boleh juga sayang, tapi apa kalian sudah selesai belanjanya?" Tanya Nando melihat Lusi, Marsya, dan Anisa.


" Sudah selesai ayah, dan sudah Marsya bayarkan ke kasir tadi. yuk kita lanjut ke baju cowok untuk ayah" Lanjut Marsya,Marsya lagi ingin teraktir kedua orang tuanya dengan membelikan baju yang sama.


" Hayo" Lanjut Lusi dan Anisa bersamaan

__ADS_1


Lusi, Nando, Marsya, dan Anisa. langsung melanjutkan belanja untuk Nando juga beli baju baru sebelum pulang, setelah beberapa jam didalam mall.


__ADS_2