KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Anisa kamu kenapa?


__ADS_3

Boby yang tidak sabar ketemu dengan Anisa, siap siap untuk ke cafe, Boby ingin menjalankan tugasnya dengan rasa bahagia.


" Tidak sabar melihat Anisa dan mendengar suara merdunya lagi, sering sering deh Marsya minta makanan seperti ini ke Anisa sebelum Anisa dibawa pulang ke Jakarta." Batin Boby yang merasa bahagia bisa olahraga bersama Anisa, kali ini Boby tidak akan cerita ke siapapun jika Boby olahraga bersama Anisa.


Dilain sisi, Lusi siapin sarapan untuk Marsya, Lusi melihat Marsya sudah rapih dengan setelan formalnya, mengajak Marsya untuk sarapan bareng


" Marsya, makanan yang kemarin Marsya minta, sudah dibeliin oleh om Ucok yah sayang, mungkin nanti siang om Ucok kasih ke kantor." Ucap Lusi, sambil siapin sarapan untuk Marsya


" Memangnya beli dimana sih bunda? sampai nunggu siang dan om Ucok yang anterin? bikin penasaran jadinya?" Tanya Marsya semakin bingung, karena cuman gado gado kemarin saja seperti ribet sekali


" Kan sudah dibilang, jangan difikirin sayang, yang penting makanannya enak dan bikin kenyang kan. sudah yuk makan soalnya Satria sudah dijalan kan, mau jemput kamu." Lanjut Lusi langsung menikmati masakannya sendiri


" Setelah anterin gado gado, om Ucok anterin kita ke bandara sayang, ayah yakin Marsya bisa mandiri menjalan perusahaan tanpa bantuan ayah dan om Ucok. kalo om Ucok besok sudah bisa mulai kembali kerja di kantor." Ucap Nando tiba tiba masuk kedalam dapur, dan duduk disebelah Lusi


" Ah kalian ini yah, selalu saja bikin penasaran terus." Protes Marsya kesel, karena sama sekali tidak dikasih tahu soal gado gado beli dimana.


Lusi dan Nando kompak tidak kasih tahu Marsya, sebenarnya Gado gado dari mana dan Marsya tidak akan bisa beli secara langsung.

__ADS_1


Marsya berusaha menikmati masakannya Lusi walaupun dibuat penasaran oleh Lusi dan Nando.


Dilain sisi, Citra melihat jam ditangannya sudah menunjukan pukul tujuh pagi, tidak seperti biasanya Anisa seperti ini, Citra langsung masuk kedalam kamarnya Anisa dan ternyata Anisa masih tidur.


" Bangun Anisa, mau tidur sampai jam berapa kamu?" Tanya Citra dengan kesal, Citra berusaha membangun kan Anisa.


" Anisa kamu kenapa? badan kamu panas sekali?" Tanya Citra saat pegang tangannya Anisa sangat panas dan wajahnya juga panas.


Citra mulai panik karena Anisa, dibangunin tidak ada respon sama sekali. Citra langsung keluar dari kamarnya Anisa dan minta bantuan bodyguard nya untuk bawa Anisa ke rumah sakit.


" Kemarin memang Anisa bilang habis dipukulin oleh tamunya, tapi saya kira dia cuman ngeluh sakit biasa saja. ternyata sampai seperti ini keadaannya." Ucap Citra menyesal, tidak terlalu peka dengan kondisinya Anisa


Citra ikut masuk kedalam mobil, dan ikut ke rumah sakit mau tahu kondisi Anisa yang sebenarnya.


Boby yang melihat Anisa di gendong dan dimasukin kedalam mobil, langsung laporkan ke Ucok dan berusaha ikutin Anisa dibawa kemana sepagi ini.


" Astaga, Anisa kamu kenapa? bertahan lah Anisa, sebentar lagi kamu ketemu dengan Marsya. kamu harus sehat Anisa." Batin Boby penasaran, dan berharap Anisa tidak sakit parah.

__ADS_1


Boby berusaha ikutin mobilnya Citra, kemana pun Citra bawa Anisa harus bisa diikutin, tahu Anisa dibawa kemana dan sakit apa sebenarnya.


Dilain sisi, Nando yang rencananya ke tempatnya Anisa siang, justru dipercepat karena mendapat kan kabar jika Anisa dibawa ke rumah sakit.


" Astaga, perempuan itu kenapa? sampai di bawa ke rumah sakit?" Batin Nando yang penasaran, perasaan kemarin baik baik saja kondisinya Anisa.


" Ayah dan bunda, Marsya berangkat kerja duluan yah dan kalian hati hati dijalan perginya yah." Ucap Marsya langsung mencium tangannya Nando dan Lusi bergantian


" Iyah sayang, Marsya juga semangat kerjanya yah sayang." Ucap Lusi langsung mencium keningnya Marsya


Marsya langsung jalan ke mobilnya, dan masuk kedalam mobil, perlahan Marsya menjalan kan mobilnya dengan kecepatan sedang.


" Sayang, kita kesannya sekarang, soalnya Anisa pingsan." Ucap Nando panik, setelah membaca laporan dari Boby tadi.


" Pingsan? kok bisa sayang? hayo sekarang kita kesana?" Tanya Lusi kaget dan panik, karena Anisa pingsan.


" Entah lah sayang, hayo siap siap sayang kesana." Lanjut Nando panik, Nando ngajak Lusi siap siap untuk langsung ke sana untuk melihat langsung kondisinya Anisa.

__ADS_1


__ADS_2