KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Apa putus? jangan dong


__ADS_3

Lusi melihat Nando sibuk dengan laptopnya sendiri didalam kamarnya, membuat Lusi penasaran apa yang lagi dikerjakan oleh Nando padahal masih pagi.


" Lagi apa sayang?" Tanya Lusi penasaran karena suaminya setiap hari main laptop nya sendirian didalam kamar.


" Lagi bantuin Ucok kerjain pekerjaan dia, tadinya mau bagian Marsya tapi anak itu kan baru kerja sayang jadi aku rasa Marsya harus mampu kerjain sendiri sayang." Ucap Nando yang sudah terbiasa kerja, akan bosan jika total tisak melakukan apapun dirumah, Nando beberapa jam sekali bantuin Ucok kerja lewat emailnya.


" Apa Ucok tahu? aku maklum ayah yang biasa kerja dan sekarang dirumah, pasti akan jenuh sekali sih? jika proyeknya berhasil bagaimana?" Tanya Lusi bingung, nanti diakui hasil kerjaan siapa


" Tahu sayang, dan jawabannya Ucok terserah aku katanya, soal akuin karya siapa proyeknya yah biarin lah diakui karyannya Ucok saja bunda. tapi jika proyeknya gol maka aku mau ikut melihat proyeknya yang dikerjakan oleh timnya Ucok." Lanjut Nando yang rela kerjain beberapa tugas Ucok, demi mengisi waktu luang.


" Pantasan bisa santai disini, yah baik lah bunda kedepan dulu yah, mau bantuin Anisa merapihkan tanaman kita." Lanjut Lusi langsung keluar dari kamarnya dan membiarkan Nando bekerja dari kamar


" Nanti aku susul bunda" Lanjut Nando yang tidak pakai baju kerja,tapi pakai baju santainya sambil kerja.

__ADS_1


Dilain sisi, Natalia melihat calon suaminya lagi duduk santai dengan perempuan, diluar kantor dan begitu romantis dan seksi membuat Natalia langsung menghampiri pacarnya.


" Mesra sekali? ini bukannya jam kerja?" Tanya Natalia, Natalia sengaja datang ke kantor tempat calon suaminya kerja, mau ajak makan siang bersama.


" Natalia ngapain disini?" Tanya Sakti kaget tiba tiba Natalia ada didepan kantor, Saksi setelah ada urusan kantor ajak temen kerjanya ngobrol sebentar sebelum masuk kedalam kantor.


" Perempuan itu siapa? kenapa bisa datang ke kantor?" Tanya pacarnya Sakti, melihat Penampilan Natalia begitu modis dan tidak kalah seksi


" Calon istrinya? saya pacarnya Sakti dan kita sudah pacaran lima tahun? jangan jangan kamu mempermainkan perasaan kita?" Tanya Pacarnya Sakti mulai emosi karena karena, ketahuan jika Sakti mau menikah dengan perempuan lain.


" Astaga apesnya, ketahuan selingkuh dan akan hilang kemewahan yang bakal diberikan oleh Natalia." Batin Sakti merasa apes tiba tiba Natalia datang ke kantor, tidak memberikan kabar sama sekali.


" Teganya kamu selingkuh Sakti, aku rela memberikan apapun untuk kamu, selama kita pacaran, dan aku rela keluar dari kantor ayah demi punya waktu bersama kamu, kemana pun kamu ajak aku selalu ada waktu untuk jalan." Lanjut Natalia menyesal sudah memberikan segalanya untuk Sakti, cowok yang tidak bisa setia.

__ADS_1


" Maafkan aku, aku mencintai kalian berdua dan ingin memiliki perasaan dan perhatian kalian berdua, maafkan jika sayang ini salah untuk aku bagi." Lanjut Sakti berusaha gombal demi mendapatkan simpati dari pacarnya.


" Cinta itu untuk satu perempuan saja, jika lebih cuman jadi mainan saja, maaf Sakti kita putus, dan keinginan kamu ingin aku kasih kartu ATM aku, maaf aku tolak, karena aku tidak rela jika aku dipermainkan seperti ini " Tegas Pacarnya Sakti, yang tidak ingin diduakan lagi sedangkan pacarnya Sakti berusaha menjadi pacar yang baik bisa bantuin sakti mendapatkan apapun yang Sakti ingin kan.


"Kartu ATM? Sakti pernah minta ke saya juga, dengan bodohnya saya berikan kartu ATM untuk Sakti sampai sekarang, gila kita dimanfaatin oleh cowok kere seperti ini, maaf Sakti kita putus, karena saya tidak sudi punya calon Suami seperti kamu cuman bisa merugikan saya saja." Tegas Natalia baru sadar jika selama ini Natalia dimanfaatin oleh Sakti


" Iyah, dia tadi minta ditambahin soalnya sudah habis katanya. bagus deh anda ke kantor jadi kita tahu cowok kere ini menduakan cinta kita karena uang." Lanjut Pacarnya Sakti merasa menyesal selama ini, merasa bodoh melakukan apapun demi Sakti.


" Apa putus? jangan dong, aku mencintai kalian dengan tulus kok, maafkan aku yang mencintai dua orang sepeti ini? aku bener bener tidak bisa hidup tanpa kalian." Lanjut Sakti berusaha bujuk supaya pacarnya tidak ada yang minta putus, jika putus, maka Sakti tidak bisa beli barang barang mewah dari perempuan berduit.


Natalia mendengar kata cinta dari sakti, langsung tampar Sakti dan langsung pergi begitu saja, sedangkan temen kerjanya Sakti injek kakinya Sakti dengan kencang, dan langsung pergi begitu saja.


Sakti yang ketahuan selingkuh dan langsung berakhir hubungan nya bersama dua perempuan tajir, membuat Sakti merasa menyesal mempermainkan perasaan perempuan seperti ini dan kehilangan kemewahan yang sudah diberikan pacarnya terutama Natalia yang rela mau menikah dan semuanya Natalia yang menanggung dari awal sampai resepsi pun Natalia yang nanggung biayannya.

__ADS_1


__ADS_2