KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
EXTRA PART 1


__ADS_3

Setelah makan siang keluarga selesai, Satria langsung antar Marsya ke kantor, Nando dan Lusi kembali ke rumah, sedangkan Rangga ngajak Anisa dan Iis ke kantornya Rangga bersama Natalia.


" Seriusan Natalia lagi belajar kerjain proyek ayah? semangat yah nak, pasti bisa menjadi pengganti ayah dikantornya nak, hebat juga anak anak ayah menjadi pemimpin perusahaan besar" Ucap Anisa bangga karena perusahaannya Rangga ada penerusnya


" Mamah tidak marah jika pemimpin perusahaan bukan ka Marsya?" Tanya Natalia melihat belakang, karena Rangga yang minta Natalia duduk dikursi depan supaya Anisa dan Iis tidak ada yang merasa diistimewakan


" Kenapa harus marah? jika Marsya sudah mendapatkan jatah jabatan dari ayah Nando yah, kamu dapat jatah jabatan dari ayah Rangga, mamah tahu kok tujuan ayah baik menewarkan kamu,supaya perusahaan ayah tetep berjalan dan memiliki penerusnya sayang, mungkin kamu memang pilihan yang terbaik untuk mendapatkan posisi ini dari Ayah" Lanjut Anisa berusaha berfikir positif dan tidak merasa iri, lagian juga Marsya sekarang sudah menjadi CEO muda, pengganti Nando.


" Serius kamu tidak marah, Marsya tidak mendapatkan apapun dari hartanya ayah? masa anak kandung tidak memiliki apapun sih dari ayah nya sendiri?" Tanya Iis sengaja, Iis tidak percaya jika Anisa seiklas itu membiarkan Natalia yang menjalankan perusahaannya Rangga.


" Yah serius dong, karena Marsya sudah menunjukan prestasinya dari perusahaannya Nando, sudah membanggakan jadi untuk apa iri, saya tidak masalah kan sama sekali, jika Natalia yang menjadi pengganti Rangga dikantornya" Lanjut Anisa


" Alhamdulillah jika Marsya tidak mempermasalahkan jika Natalia yang menggantikan posisi saya, saya sudah melihat apa saja yang dikerjakan oleh Marsya dan hasilnya. jadi tidak ada alasan untuk iri soal jabatan ceo ini" Batin Rangga bahagaia karena anaknya tidak akan rebutan soal jabatan pengganti dirinya.


" Sekarang Natalia harus semangat, kerjain proyeknya supaya secepatnya Natalia yang menggantikan posisi ayah di kantor, supaya secepatnya diresmikan pengangkatan Natalia sebagai CEO muda di perusahaan ayah" Lanjut Rangga, yang berusaha tidak membahas, jika hari ini Natalia belum bisa kerjain satu dokumen pun, supaya Natalia tidak merasa malu didepan Anisa


" Siap ayah" Lanjut Natalia bahagia, karena tidak akan ada penghalang dirinya menjadi pengganti Rangga dan tidak akan takut kehilangan apa yang sudah dimiliki oleh Natalia selama ini, karena Marsya tidak akan ikut campur urusan kantor sama sekali.

__ADS_1


Anisa tidak mempermasalahkan jika Natalia yang menjadi penggantinya Rangga, karena selama Marsya mampu mandiri menjalankan apa yang sudah dijalankan tidak akan minta hak Marsya secara berlebihan, selama Rangga bisa menjadi ayah yang baik bagi Marsya.


Dilain sisi, Nando dan Lusi merasa bahagia sekali, karena diperbolehkan ada diatas pelaminan saat Marsya menikah nanti.


" Alhamdulillah sekali yah, Marsya tidak melupakan kita dihari bahagianya, dan mengijinkan kita ada dipelaminan dan aku ikhlas jika Rangga yang melakukan ijab kabul nanti karena haknya Rangga sebagai ayah kandungnya Marsya" Ucap Nando yang tidak sedih sama sekali, karena tidak bisa menikahkan Marsya secara langsung.


" Alhamdulillah ayah bisa bijaksana seperti ini sayang, walaupun Rangga salah tapi dia tetep punya haknya lagian juga Rangga ngajak rujuk Anisa jadi tidak ada salahnya kan, membiarkan Rangga menjalankan tanggung jawabnya" Ucap Lusi merasa bahagia karena Nando tidak egois sama sekali, karena membesarkan Marsya, tapi membiarkan Rangga yang menikahkan Marsya.


" Iyah sayang, aku tidak ingin egois yang akhirnya Marsya sedih melihat orang tuanya ribut kan, aku ingin selalu membuat anak kita senyum bahagia setiap dideket kita" Lanjut Nando yang selalu berusaha membuat Marsya senang dan tidak marah dalam segala hal


Walaupun Lusi sedih sampai detik ini tidak bisa memberikan anak untuk Nando, tapi dengan kehadiran Marsya membuat Lusi bisa merasakan sebagai orang tua memiliki tanggung jawab,yang bisa diberikan untuk Marsya sepenuh hati, dan selalu berusaha membuat Marsya nyaman dan bahagia selalu didekat Nando dan Lusi.


" Boleh sayang, aku setuju pakai baju ala ala kerajaan sayang, nanti kita beli bajunya yah sayang, bearti dekorasi tempatnya juga/" Tanya Satria setuju dengan keinginannya Marsya


" Boleh sayang, selama ini aku selalu menghayal itu bersama bunda setiap main berbie, bahkan berbie lengkap untuk acara pernikahan juga aku masih punya sayang" Ucap Marsya yang selalu menjaga mainan yang diberikan oleh Lusi, yang terlihat masih layak dipakai


" Pantas saja  Marsya begitu sayang dengan bunda, karena bunda selalu berusaha memberikan apapun mainan yang dia mau" Batin Satria semakin mengerti kenapa Marsya begitu sayang dengan Lusi padahal orang tua angkat.

__ADS_1


" Oke sayang, boleh sekali sayang kita wujudkan resepsi pernikahan ala ala istana dongeng yah" Lanjut Satria yang ikut senang melihat Marsya senyum bahagia seperti ini


" Terimakasih sayang, aku bahagia mendengarnya sayang" Lanjut Marsya bahagia karena Satria mau mewujudkan impiannya, resepsi pernikahannya seperti negeri dongeng yang lagi mengadakan pesta pernikaahan.


Dilain sisi, Rudi langsung memberikan pekerjaan yang tadi sempet tertunda ke Natalia,membuat Anisa heran saat mendengar ucapan Rudi tapi berusaha untuk tidak komentar apapun.


" Hayo Natalia harus bisa mengerjakan dokumen ini sampai selesai, karena jam tiga sudah diminta oleh clien" Ucap Rudi bohong, Rudi sudah mengerjakn proyek yang lagi dikerjain oleh Natalia, dokumen yang sudah tidak dipakai sebagai bahan Natalia belajar.


" Baik om Rudi, yah sudah ayah, bunda, dan mamah. Natalia ke ruangan om Rudi dulu yah" Ucap Natalia kesel, karena setelah makan justru lanjut kerja bukannya tidur siang


" Iyah sayang, jangan bikin malu bunda yah, karena ada tante Anisa disini dan jangan sampai gagal lagi kamu" Bisik Iis yang tidak ingin malu lagi, karena Natalia tidak mampu selesaikan satu dokumen saja


" Iyah bunda" Lanjut Natalia kesel, karena Iis tidak mau Natalia gagal lagi


" Yah sudah, bunda dan mamah sekarang kiitaa ke ruangan aku yah, aku kerja sebentar yah baru aku gabung bersama kalian untuk ngobrol bersama" Ucap Rangga yang ingin secepatnya keruangannya, karena masih ada yang harus dikerjakannya


" Iyah sayang" Ucap Anisa yang mau digandeng oleh Rangga

__ADS_1


Rudi melihat Rangga jalan ke ruangannya, didampingi oleh istri istrinya merasa  bahagia sekali, karena Iis dan Anisa bisa bener bener akrab seperti itu, tidak terlihat kecemburuan sama sekali. Rudi melihat Natalia langsung pusing karena waktunya kebuang sia sia demi ajarin Natalia belajar, tapi selalu gagal terus membuat Rudi menahan emosi.


Natalia ikutin Rudi yang masuk kedalam ruangannya dan  langsung mengerjakan pekerjaan yang tadi diberikan dan harus selesai sekarang juga.


__ADS_2