KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Tidak akan bisa


__ADS_3

Rudi melanjutkan tujuannya Rangga datang ke rumahnya Nando, selain kasih tahu siapa Rangga yang sebenernya juga, Ajak Anisa rujuk dan minta Marsya bersama Anisa mau ikut tinggal dirumahnya Rangga.


" Papah sudah menikah dan keluarga baru papah menolak kehadiran kita?, tapi papah mau hidup bersama kita? tidak akan bisa bahagia untuk bisa bersama pah, maaf Marsya menolak ajakan papah Untuk rujuk kembali dengan mamah." Tegas Marsya, Marsya memang kangen dan mau tahu siapa ayah kandungnya yang sebenernya, tapi jika tahu kebenaran tentunya Marsya menolak keras, karena Marsya tidak mau coba coba untuk ikut ke rumahnya Rangga.


" Tapi apa Marsya tidak mau lihat orang tua Marsya rujuk? hidup bersama? papah rela kehilangan istri yang sekarang dari pada kehilangan kamu dan mamah lagi? ijinkan papah untuk bisa nembus kesalahan papah selama dua puluh tahun ke kalian?" Tanya Rangga penuh harap, Marsya ingin menerima ajakannya.


" Oke kita lakukan uji coba kalo begitu, enak saja suruh istri sekarang Cerai itu bukan solusi yang terbaik tapi mrmbuat masalah baru. tapi dengan uji coba baru bisa memberikan jawaban." Tegas Marsya, jika dengan uji coba ini Marsya dan Anisa bisa bahagia setiap ketemu keluarga kecilnya Rangga, uji coba ini akan berlanjut menjadi setuju kembali.


" Maksud uji coba?" Tanya Lusi yang tidak mengerti maksudnya Marsya, kenapa harus ada uji coba segala.

__ADS_1


" Maksud Marsya, Marsya dan mamah sering datang ke rumah papah untuk bertamu sekedar makan biasa, sambil ngobrol biasa atau bahas pekerjaan, jika respon anak dan istri papah baik dibelakang papah lebih lama beberapa bulan. Marsya ikhlas dan setuju kalian rujuk kembali, tapi sebaliknya jika didepan dan dibelakang sama saja jahatin kita, beberapa bulan sering ketemu, maaf Marsya tidak mau menerima untuk papah rujuk bersama mamah. karena kita alhamdulilah sudah bahagia tanpa papah dan tidak ingin orang lain menjadi alasan kita berdua sedih dan sakit hati." Tegas Marsya yang tidak ingin merasakan kesedihan demi bisa tinggal bersama dengan Rangga


" Mamah setuju sayang, saya harap kamu jangan curang paksa istri dan anak kamu terima kehadiran kita kembali, biarin sikap dan ucapannya apa adanya mereka saja, jangan dipaksa karena tidak akan ada rasa bahagia menerima dengan ikhlas dan mau menjalankan kehidupan poligami. lagian anak anak sudah pada mau menikah, jadi tujuan rujuk untuk saling melengkapi masa tua saja." Tegas Anisa setuju dengan ajakan uji coba ini, jika tidak merasakan kebahagiaan sama sekali, terpaksa seperti sekarang sekedar datang dan bertamu saja. tidak bisa lebih.


" Saya rasa keinginan Marsya dengan uji coba ini sangat wajar, karena akan menentukan juga anda bisa hadir diacara ijab kabulnya Marsya saat nikah atau tidak, dan ada masalah atau tidak, uji coba ini berakhir sampai H-2 Marsya nikah, biar acara pernikahannya Marsya berjalan dengan lancar. karena saya tidak ingin ada masalah karena keluarga anda dan saya tidak ingin merasa tidak enak dengan keluarga calon suaminya Marsya." Tegas Nando, Nando akan rela Marsya tinggal bersama Rangga jika Marsy terjamin kebahagiaan.


" Bagaiman pak Rangga mau? jika mau, mulai besok saya ijinkan Marsya main ke rumah anda, bahkan sampai nginep beberapa kali juga boleh, karena saya tahu anda pasti menginginkan punya waktu banyak bersama Marsya bareng Anisa maupun tidak karena kalian belum sah rujuk jadi Anisa tidak boleh ikut nginep?" Tanya Lusi, Lusi ikhlas jika Marsya beberapa kali nginep dirumah nya Rangga karena Rangga adalah ayah kandungnya Marsya.


" Baik saya terima uji coba ini, demi saya bisa merasakan kembali bersama Anisa dan Marsya jalan jalan bersama, ajak Anisa dan Marsya main ke rumah untuk ketemu dengan istri dan anak saya, dan saya dengan senang hati menerima Marsya nginep dirumah sesuka hatinya Marsya, dan saya juga ingin datang langsung di pernikahannya Marsya tida akan membuat pernikahannya Marsya berantakan dan saya tidak akan paksa anak dan istri saya untuk menerima Marsya dan Anisa. karena tujuan rujuk untuk bahagia bersama." Lanjut Rangga setuju menerima keinginannya Marsya yang penting bisa ketemu anak kandung lebih leluasa, dan memberikan apapun yang Marsya ingin kan.

__ADS_1


Marsya pertama kalinya peluk Rangga, Marsya nangis dalam pelukannya Rangga rasa kangen dan sedih karrna masa lalu yang suram, tapi Marsya juga berharap kedua orang tuanya bisa rujuk kembali, walaupun terlambat tapi Marsya masih mau memiliki orang tua utuh.


" Papah sayang Marsya, papah rindu, dan akan melakukan apapun demi Marsya bahagia dengan kehadiran papah. papah tidak akan pergi sayang, mulai besok Marsya bisa ikut papah ketemu saudara tiri Marsya dan kenalan langsung." Lanjut Rangga, Rangga meneteskan air mata haru, akhirnya bisa peluk anak kandungnya lagi setelah sekian lama berpisah.


" Akhirnya perjuangan anda tidak sia sia pak Rangga, tinggal selangkah lagi ajak Anisa rujuk, lawan terberat macam tutul dan anaknya pak, berjuang lah menaklukan macan tutul dan anaknya" Batin Rudi ikut haru melihatnya, melihat respon positive dari Marsya, sangat sangat salut karena Marsya bisa menanggapi keinginan Rudi tidak dengan emosi tapi berusaha santai demi kebahagiaanya Marsya dan kebahagiaan Anisa juga


Nando minta Rangga dan Rudi pulang sekarang Karena sudah malam, dan Marsya juga membutuhkan istirahat karena setelah pulang kerja Marsya tidak istirahat sama sekali.


" Papah besok ke sini yah sayang, untuk jemput Marsya dan mamah untuk makan malam dirumah yah" Lanjut Rangga siap siap pulang, dan tidak sabar menunggu hari esok untuk pertemuan pertama Anisa, dan Marsya ketemu langsung dengan Iis dan Natalia.

__ADS_1


" Iyah pah, sampai ketemu besok yah" Ucap Marsya bahagia, akhirnya papah dan mamah yang dirindukana Marsya selama ini akhirnya ketemu juga walaupun kenyataan mereka sudah bercerai.


__ADS_2