KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Sabar yah Anisa, sebentar lagi kamu akan ketemu dengan Marsya, untuk permulaan besok kamu akan masak


__ADS_3

Anisa ajak Boby untuk ke kamar 005 kamar sesuai pesanan Boby, saat tiba didalam kamar, Boby ngajak Anisa makan sambil ngobrol saja tanpa ada kontak fisik sama sekali, sejujurnya Anisa bingung karena baru pertama kali adan konsumen yang datang bener bener cuman ngobrol biasa tanpa ada modus sama sekali.


" Kamu kenapa sedih? cerita saja tidak masalah kok, saya janji tidak akan cerita sama sekali ke siapapun apa yang kamu ceritakan?" Tanya Boby sejujurnya tidak tega melihat Anisa sedih, karena cerita karangan Boby


" Saya juga sebenarnya punya anak juga, tapi saya dengan teganya menelantarkan anak saya lima belas tahun yang lalu, dan dengan teganya meninggalkannya begitu saja disaat saya di pasar" Ucap Anisa berusaha tidak mengeluarkan air mata


" Apa lima belas tahun yang lalu? bearti anak kamu pasti sekarang sudah usia dua puluh tahun yah?saya faham kok alasan kamu meninggalkannya begitu saja, apa lagi pekerjaan seperti ini, tentu lah tidak mungkin untuk memiliki anak, dan masa depannya akan seperti kamu, tapi penasaran sih siapa yang asuh anak kamu yah sekarang?" Tanya Boby pura pura kaget, Boby berusaha mengingat apa saja yang harus diobrolkan bersama Anisa


"Entah lah, tapi seya berharap sih yang merawat anak saya orang baik, memberikan pendidikan yang layak dan kehidupan yang legi baik dari saya." Lanjut Anisa yang tidak pernah berhenti mendoakan yang terbaik untuk Marsya


" Amin, oh yah tidak masalah kan setiap saya ajak kamu makan cuman makan biasa seperti ini? saya janji tidak akan kasih tahu ke madam Citra" Lanjut Boby sejujurnya terpesona dengan kecantikannya Anisa, andaikan Boby ketemu dengan Anisa bukan karena pekerjaan, sudah dipastikan sekarang Boby lagi olahraga menyenangkan bersama Anisa


" Tidak masalah sih, kamu kan tahu tempat ini, kenapa cuman mau ditemani makan saja, maaf jika saya kepo?" Tanya Anisa heran, karena setiap laki laki yang datang ke cafe, pasti ajak lebih dari makan biasa


" Saya seneng saja makan ditemani wanita cantik seperti kamu, oh yah minta nomor kamu dong, jika saya mau kesini kamu bisa siapin makanan untuk saya."  Lanjut Boby sengaja, Boby disuruh Ucok untuk minta dimasakin oleh Anisa


" Dengan senang hati, akan saya masakin setiap kamu kesini, tinggal kirim chat saja yah. ini no saya 081234. nama saya Anisa" Lanjut Anisa senyum bahagia karena ada orang yang cuman diajak ngobrol biasa selama dua jam dan pembayarannya sama seperti melakukan olahraga bersama

__ADS_1


" Oke sudah saya save nomor kamu, yah sudah saya pulang dulu yah, nanti saya chat kamu jika saya ingin ke sini yah, saya sudah chat kamu jangan lupa di save juga yah nomor saya" Lanjut Boby semakin berusaha santai, setiap ngobrol bersama Anisa, Boby merasa bersyukur karena bisa menahan nafsongnya, demi pekerjaan.


Boby langsung keluar dari kamarnya Anisa dan jalan keluar dari cafe tempat kerjanya Anisa, diam diam Boby mengirim kan hasil obrolannya bersama Anisa.


Dilain sisi, Marsya mendengar penjelasan dari Nando untuk besok mulai bekerja, Nando menjelaskan proyek yang sedang berjalan, dan rapat yang harus Marsya hadiri nanti semuanya langsung diserahkan ke Marsya, karena Nando berusaha memberikan kepercayaan lebih ke Marsya.


" Insya allah Marsya bisa mengerjakan semuanya dengan baik ayah, Marsya ingin melihat senyum bangga ayah dan bunda setiap kali Marsya bisa menjalan kan pekerjaan dengan baik, dan mendapatkan proyek baru untuk perusahaan" Ucap Marsya penuh harap


" Amin sayang, ingat yah jika mengalami kendala apapun, jangan malu minta pendapat ke ayah yah, jika sudah buntu oke sayang, ayah percaya jika Marsya mampu sayang" Ucap Nando senyum ramah melihat Marsya yang semangat untuk besok mulai kerja


" Pasti ayah, sudah yuk ke depan ayah, gabung bersama bunda" Lanjut Marsya merapihkan berkas berkas yang baru selesai dibahas bersama Nando


" Marsya duluan saja ke tempat bunda yah, nanti ayah nyusul Marsya"Sambung Nando, yang ingin mendengar pesan suara yang dikirim oleh Boby


" Yah sudah deh, Marsya duluan kalo begitu" Lanjut Marsya langsung keluar dari ruang kerjanya Nando,Nando yang melihat Marsya sudah keluar dari ruang kerjanya, membuat Nando langsung ambil hetset yang sudah Nando siap kan, dan langsung dengerin pesan suaranya.


" Sabar yah Anisa, sebentar lagi kamu akan ketemu dengan Marsya, untuk permulaan besok kamu akan masakin makanan untuk Marsya, dan Marsya akan menikmati masakan kamu pertama kalinya, alhamdulillah punya pesawat sendiri, jadi bisa langsung dikirim kesini, setelah Boby menerimanya dari Anisa." Batin Nando, Nando melihat fotonya Anisa yang dikirim oleh Boby, Nando kirim uang untuk Boby supaya besok ketemu lagi dengan Anisa dan membawa masakan Anisa ke bandara, karena hari itu juga akan diberikan langsung ke Marsya.

__ADS_1


Nando langsung keluar dari ruang kerjanya, tidak sabar ingin cerita kabar baik dan kabar terbaru tentang ibu kandungnya Marsya ke Lusi, Nando berusaha terus terang ke Lusi apapun yang Nando lakukan demi membantu Marsya ketemu langsung dengan ibu kandungnya, supaya tidak ada salah faham dikemudia harinya.


Dilain sisi, Marsya dan Lusi menikmati cemilan yang dibuat oleh Lusi, makan cemilan sambil nonton kartun kesukaannya Marsya, walaupun sudah dewasa tapi Marsya masih betah nonton kartun ditemani dengan Lusi, disaat lagi nonton Nando masuk kedalam ruang keluarga.


" Sudah malam Marsya, buruan tidur supaya besok hari pertama kerja tidak ngantuk" Ucap Nando sengaja, karena tidak sabar kasih tahu Lusi tentang orang tua kandunganya Marsya


"  Iyah ayah, yah sudah bunda, Marsya ke kamar dulu yah siap siap tidur, dan sampai ketemu besok" Ucap Marsya langsung membersihkan bekas makan


" Iyah sayang, selamat istirahat yah" Ucap Lusi, sejujurnya Lusi kesal karena lagi serunya nonton, eh Marsya disuruh tidur


Marsya langsung jalan menuju kamarnya, Nando juga langsung ajak Lusi ke kamar karena ada yang mau dibahas Nando ke Lusi, membuat Lusi penasaran dan nurut saja dengan ajakan suaminya.


" Ada apa sih sayang? memangnya apa yang mau ayah bahas?" Tanya Lusi penasaran


" Dengerin ini sayang." Ucap Nando langsung kasih hetset ke Lusi, dan membuat Lusi langsung dengerin pesan suara, yang dikirim oleh Boby


" Subhanallah sayang, akhirnya yah kita bisa lihat langsung foto ibu nya Marsya, iyah sayang aku setuju besok makanan buatan Anisa dikirim ke sini dan di makan langsung oleh Marsya, sampai proses kita jemput Anisa selesai, tidak ada salahnya Marsya membiasakan diri untuk makan masakan ibu nya, walaupun sehari sekali" Ucap Lusi bahagia, karena niat baiknya mempertemukan Marsya dan ibu nya akan berakhir

__ADS_1


" Oke sayang, akan aku bilang ke Boby sayang, aku juga bahagia sekali karena Boby bisa menjalan kan pekerjaannya dengan baik, dan aku salut dengan Boby karena bisa menahan diri untuk tidak modus dan kontak fisik ke Anisa. aku tidak salah pilih orang sayang" Lanjut Nando merasa lega, karena Boby sepenuhnya bisa menjalan kan pekerjaannya dengan maksimal


Lusi ikut bahagia karena Boby tidak modus berlebihan, walaupun Lusi tahu pasti tidak lah mudah untuk menahan nafsong sama sekali, apa lagi jiwa laki laki pasti sudah meronta ronta


__ADS_2