KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Makan siang spesial


__ADS_3

Anisa melihat masakannya sudah jadi, langsung memasukannya kedalam tempat makan yang diminta oleh Boby tadi di pasar.


" Beres deh, waktunya mandi dan siap siap ketemu dengan boby" Ucap Anisa langsung membersih kan dapur setelah masak, dan bawa hasil masakannya kedalam kamarnya.


Anisa sejujurnya merasa aneh minta dimasakin tapi dibawa pulang tapi tidak dimakan bersama Anisa, Tapi Anisa berusaha tidak banyak tanya ke Boby merasa tidak enak jika terlalu penasaran.


Dilain sisi, Lusi ngajak Nando untuk ke bandara, dan ke kantor untuk menikmati bersama masakannya Anisa.


" Bunda sudah kirim chat ke Marsya kalo kita akan ke kantor, tapi jamnya belum tau, karena kan kita jemput makanan nya dulu kan, semoga tidak ada kendala yah." Ucap Lusi berharap semuanya berjalan dengan lancar


" Amin sayang, kita berdoa saja yah, Ucok sudah disana sayang, untuk ambil makanan dari Boby." Ucap Nando berharap semuanya berjalan dengan lancar


" Amin amin" Lanjut Lusi berharap semuanya berjalan sesuai rencana, Lusi melanjut kan siap siap untuk ke bandara bersama Nando.


Dilain sisi, Ucok sudah sampai di tempat tinggal nya Anisa, dan langsung ke kontrakan Boby untuk istirahat sebentar.

__ADS_1


" Pak Ucok sebentar lagi saya ke sana pak, apa anda mau ikut? sekalian anda kembali ke Jakarta?" Tanya Boby melihat Ucok yang masih tiduran di sofa.


" Baik lah, saya ikut kamu, saya nanti bersama dia ke bandara nya. dan kamu pulangnya naik ojek online saja yah." Ucap Ucok yang ingin tahu tempat tinggal Anisa ada dimana


" Baik pak Ucok" Lanjut Boby nurut saja dengan perintah atasannya


Boby langsung jalan ke kamar mandi untuk siap siap ke cafe dan ketemu dengan Anisa, dan ngobrol selama dua jam.


Dilain sisi, Marsya melihat hanphone nya ternyata ada panggilan vidio call dari Satria, membuat Marsya langsung angkat telefon dari Satria


" Hallo sayang, bagaimana pekerjaan kamu dihari pertama kerja?'Tanya Marsya saat saluran telefon terhubung


" Semangat dong sayang, namanya juga kerja kantoran, yah pasti banyak pekerjaan nya sayang. sama aku juga banyak sayang yang dikerjakan, calon orang sukses kok ngeluh sih." Protes Marsya heran, walaupun Marsya juga banyak pekerjaan tapi berusaha menikmatinya


" Iyah sayang, ya sudah telefonnya jangan di matikan yah, supaya aku bisa melihat wajah serius kamu." Lanjut Satria yang ingin melihat Marsya kerja

__ADS_1


" Boleh sayang, yah sudah aku lanjut kerja yah." Lanjut Marsya, simpan hanphone nya supaya lebih enak di lihatnya, Satria semakin jelas melihat Marsya kerja begitu sebaliknya.


Marsya langsung melanjutkan pekerjaannya dan membiarkan telefonnya masih nyala, sesekali Satria melihat Marsya yang sudah mulai bekerja, membuat Satria senyum bangga melihat nya.


Dilain sisi, Ucok membiarkan Boby masuk kedalam cafe dan menerima masakan dari Anisa, setelah itu diberikan ke Ucok,membuat Ucok langsung pergi begitu saja. Boby langsung masuk kembali ke dalam cafe dan ngajak Anisa kedalam kamarnya Anisa.


" kok masakananya untuk temen kamu?" Tanya Anisa penasaran, karena bukan Boby yang makan.


" Sudah jangan difikirin, ini saya bayar sesuai janji saya." Ucap Boby memberikan amplop berisi uang ke Anisa


" Terimakasih banyak yah, oh yah kenapa tidak ingin bermain? dua jam cuman seperti ini saja? apa tidak merasa rugi, maaf kalo kepo?" Tanya Anisa penasaran karena Boby bisa nahan diri


" Enakan ngobrol dan temani saya nonton saja, saya kan sudah bilang, santai saja tidak usah difikirin saya maunya seperti ini yah." Tegas Boby pura pura kesel, karena Anisa banyak tanya.


" Maafkan saya" Lanjut Anisa nunduk, takut Boby tersinggung

__ADS_1


' Sudah sekarang kita nonton saia yah, saya banyak film romantic, yuk kita nonton saja." Lanjut Boby langsung buka laptop dan ajak Anisa untuk mulai nonton


Anisa sudah tidak banyak tanya lagi ke Boby, selama bayarnya sesuai, membuat Anisa berusaha tidak peduli, walaupun penasaran dan sudah tidak berani banyak tanya ke Boby.


__ADS_2