KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Dia dehitrasi dan kedinginan


__ADS_3

Citra mendengar penjelasan dokter, tidak menyangka jika tamu terakhir yang Anisa temani makan ternyata sejahat ini, sampai Anisa tidak sadar kan diri, Citra menyesal saat Anisa ngeluh sakit seluruh badannya.


" Dia dehitrasi dan kedinginin, semoga kondisinya kembli stabil dan bisa sadarkan diri yah" Ucap dokter setelh selesai periksa kondisinya Anisa


" Kira kira sadarnya kapan dokter?" Tanya Citra sejujurnya takut, kondisi Anisa semakin memburuk


" Entah lah, kita akan coba bantu sebisa kita yah bu, banyak berdoa saja semoga anaknya kembali sadar dan kembali sehat." Lanut dokter, dokter langsung keluar dari kamar peraawatannya Anisa


" Astaga Anisa, andaikan saya tahu orang yang semalam setega ini ke kamu, saya tidak akan membiarkan kamu temani dia makan, apa lagi kamu harus dirawat disini beberapa hari, bikin saya rugi dan repot saja." Protes Citra kesel, dan menyesal karena tidak tahu  jika kondisi Anisa akan seperti ini.

__ADS_1


Citra duduk disebelahnya Anisa dan sambil memamin kan hanphonenya, walaupun bosan tapi Citra terpaksa temani Anisa, karena selama ini  Anisa tidak punya siapapun di kota Makassar, dan tidak mungkin bilang pekerjaan Anisa yang sebenrnya ke keluarganya Anisa.


Dilain sisi, Boby datangin dokter yang merawat Anisa, dan minta dokter jelasin kondisi Anisa setelah diperiksa tadi.


" Sebelum saya menjawab pertanyaan anda, memangnya anda siapanya pasien itu?" Tanya dokter merasa aneh karena ada yang bertanya tentang kondinya Anisa


" Baik lah jika anda tidak mau kasih tahu saya, nanti saja dikasih tahu langsung ke bos saya, karena sebentar lagi akan sampai sini." Ucap Boby pasrah walaupun penasaran, tapi Boby tidak bisa terlalu paksa dokter untuk terus terang dengan kondisinya Anisa saat ini


" Nanti anda akan tahu sendiri, tapi saya harap anda jaga rahasia, jika ada orang yang tanya kondisi pasien tadi yang anda periksa yah, dan bos saya yang akan kasih tahu semuanya, kalo begitu saya permisi dulu" Lanjut Boby langsung pergi, karena sebentar lagi Nando dan Lusi akan tiba di rumah sakit.

__ADS_1


Dokter sebenrnya merasa aneh, mendengar ucapan Nando tadi, tapi berusaha tidak peduli karena belum jelas maksud ucapannya tadi, dokter langsung masuk kedalam ruangannya.


Dilain sisi, Marsya merasa sedih sekali, karena orang tuanya pergi ke luar kota tapi tidak bilang mau kemana dan tidak ajak Marsya sama sekali, membuat Marsya tidak semangat kerja hari ini.


" Sebenarnya bunda dan ayah kemana? kenapa tidak bilang sama sekali dan tidak ngajak juga sih?" Tanya Marsya bingung dan kesel, karena baru kali ini Nando dan Lusi pergi tidak bilang apapun.


" Sabar sayang, setiap orang kan ada urusan masing masing, dan privesi masing masing, mungkin mereka lagi ngurus sesuatu berharap saja kamu dikasih tahu yah, jika itu memang harus kamu ketahui sayang" Ucap Satria berusaha membuat Marsya tenang, dan tidak berfikir negatif apapun, walaupun Satria juga jadi ikut penasaran sebenarnya Nando dan Lusi pergai kemana.


" Iyah sayang, aku juga penasaran, kesel, dan sedih saja. tidak biasanya mereka seperti ini ke aku, baru pertama kalinya aku tinggal sendirian di rumah sampai besok mereka pulang sayang" Lanjut Marsya, yang selama ini tidak pernah ditinggal oleh Nando dan Lusi tentu lah merasa sedih apa lagii tidak dikasih tahu pergi kemana

__ADS_1


" Sudah jangan sedih lagi, sekarang senyum yah sayang supaya bisa semangat kerjanya, jangan kesedihan membuat kamu tidak fokus bekerja yah" Lanjut Satria berusaha menghibur Marsya supaya tidak sedih lagi


Marsya langsung senyum membuat Satria yang melihatnya merasa senang, dan berharap hari ini Marsya kembali ceria dan semangat kerjanya.


__ADS_2