KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Ini punya Marsya


__ADS_3

Marsya menatap warung yang selama ini dilihatnua, selama ini Marsya diam diam ke pasar tradisional ke tempat odong odong mangkal, Marsya melihat Ucok, Nando, dan Lusi. Bersamaan karena tidak menyangka sama sekali karena dikasih warung seperti ini.


" ini punya Marsya? Bahagia sekali mendapatkan surprize tempat makan seperti ini, terimakasih ayah  dan bunda?"Tanya Marsya tidak percaya jika Nando dan Lusi memberikan Marsya warung makan seperti ini


" Iyah sayang, bagaimana apa Marsya suka, jadi setiap hari kita bisa makan dari warung kita sendiri" Ucap Lusi sebenarnya tujuannya membuat warung makan ini, untuk mempermudah ibu kandungnya Marsya bisa tahu jika warung ini adalah milik Marsya


" Kebetulan sekali kita sudah lapar, mari kita makan semuanya" Ucap Ucok, langsung minta karyawannya untuk mengeluarkan, masakannya sekalian mencicipin sebelum dibuka warungnya


Karyawannya Ucok langsung mengeluarkan semua menu yang dijualnya, berharap masakannya sesuai selerea atasan suaminya, Marsya,dan Satria langsung mencoba masakaan yang akan dijual nanti, Satria sengaja minta Marsya satu meja.


" Sayang, aku berharap sekali bisa ketemu dengan,ibu aku dengan adanya warung ini" Ucap Marsya berbisik ke Satria. Marsya masih punya harapan untuk ketemu dengan Anisa

__ADS_1


" Amin sayang, tapi jangan terlalu difikirkan yah, nanti kamu sakit, jalani dan banyak berdoa saja supaya ada keajaiban allah mempertemukan kalian lagi" Uap Satria yang ikut berharap jika Marsya bisa ketemu lagi dengan ibu kandungnya


" Iyah sayang aku tahu itu kok, aku sempet melihat tempat ini dibangun, kata om Ucok ini punya temennya, ternyata bohong buat nutupin surprize untuk aku ternyata" Lanjtu Marsya yang melihat fotonya dipasang dibeberapa sudut ruangan


" Iyah juga yah, kamu pernah cerita ke aku kan sayang, alhamdulillah yah ayah dan bunda memberikan surprize yang enak seperti ini, jika ada acara apapun kan, kita bisa pesan makanan dari warung ini" Lanjut Satria, sejujurnya Satria penasaran tujuan sebenrnya dibangun warung seperti ini


" Ide yang bagus sayang, selain itu, kita bisa jum'at berbagi makanan disekita pasar ini yah, berbagi sebagai bentuk rasa syukur kita, karena kelancaran rezeki yang kita terima setiap harinya." Lanjut Marsya yang setuju dengan idenya Satria barusan. dan Marsya masih berharap jika ibu nya datang ke warungnya untuk beli makanan dan melihat foto Marsya kecil, yang sengaja Nando pasang.


Dilain sisi, Ucok mendapatkan kabar jika karyawannya tidak ketemu dengan Anisa sama sekali, tapi Ucok minta karyawannya terus mencari selama sebulan lebih.


" Baik pak Ucok, akan saya cari lebih cepat lagi" Ucap bodyguard nya Ucok diseberang telefon

__ADS_1


" Yah sudah, kabarin apapun yang kalian temukan yah" Lanjut Ucok mematikan telefonnya, Ucok masukin hanphone nya kedalam sakunya, dan lega karena tidak ada yang mendengar Ucok telefonan tadi.


Dilain sisi, Anisa bawa cuciannya ke tempat laundy, disaat Anisa nyebarang tanpa sengaja ketabrak motor, yang tidak fokus bawa motornya, membuat Anisa jatuh.


" Ya ampun, maafin saya yah, karena saya tidak fokus membawa motornya" Ucap pengendara motor


" Iyah tidak masalah kok, kalo begitu saya permisi dulu" Ucap Anisa langsung merapihkan barang bawannya dan pelan pelan jalan.


Diam diam yang  tidak sengaja menabrak Anisa, telefon seseorang yang tadi kasih tahu fotonya Anisa.


" Tadi saya tidak sengaja tabrak orang, dan siapa sangka orang yang saya tabrak orang yang anda cari" Ucap orang yang tidak sengaja tabrak Anisa

__ADS_1


" Bagus, ikutin dia, dan tunggu intruksi dari bos bagaimana caranya ajak perempuan itu untuk kembali ke Jakarta." Ucap bodyguard nya Ucok disebrang telefon


" Siap laksanakan" Lanjut orang yang tidak sengaja tabrak Anisa, Melihat Anisa jalan pelan sambil bawa plastik berisi baju kotor, langsung menghampiri Anisa untuk pura pura tanggung jawab anter Anisa pulang karena dia kakinya jadi luka seperti ini


__ADS_2