KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Kita coba telefon Marsya


__ADS_3

Boby menjalan kan tugas yang diperintah kan oleh Nando tadi, Boby melihat Citra ada diluar ruangannya Anisa merasa beruntung sekali karena dengan mudah ketemu dengan Citra.


" Madam ada disini? Siapa yang sakit?" Tanya Boby sengaja sapa Citra saat Citra akan pergi


" Kamu kan yang beberapa kali, datang ke cafe dan di minta temani Anisa makan kan?Saya disini temani Anisa karena dia koma dan kamu sendiri ngapai disini?" Tanya Citra melihat Boby yang akhir akhir ini datang ke cafe untuk ketemu dengan Anisa.


" Saya habis ketemu orang, Anisa memangnya sakit apa madam? apa bisa saya lihat kondisinya Anisa? padahal kemarin siang saya ketemu Anisa baik baik saja madam?" Tanya Boby berusaha peduli dengan kondisinya Anisa


" Boleh saja silahkan ikut saya" Lanjut Citra sama sekali tidak curiga dengan kedatangan Boby tiba tiba muncul didekat Citra


Citra ngajak Boby untuk masuk keruang rawat inapnya Anisa, dan melihat langsung kondisinya Anisa, Boby merasa prihatin dengan kondisinya Anisa yang masih koma dan beberapa bagian badannya dipasang alat medis.


" Anisa dehitrasi dan kedinginan, yang membuat kondisinya seperti ini, kemarin ada tamu yang minta ditemani makan oleh Anisa, sebelum Anisa tidur dan sebelum Anisa tidur memang sudah ngeluh sakit badannya saya fikir cuman sakit biasa, ternyata sampai seperti ini kondisinya Anisa" Ucap Citra menyesal karena tidak memberikan respon disaat Anisa bilang sakit


" Ya ampun, kasihan sekali, terus tadi madam keluar mau kemana? kalo madam tidak keberatan saya tungguin Anisa disini juga tidak jadi masalah kok, soalnya saya tidak ada kegiatan apapun kok" Ucap Boby yang berusaha meyakini Citra, jika Boby tidak merasa keberatan untuk tungguin Anisa


" Ya sdah, terimakasih atas bantuannya yah, saya mau pulang untuk ambil baju ganti buat Anisa, saya usahakan tidak lama perginya" Lanjut Citra merasa bersyukur, karena ada orang yang mau tungguin Anisa selama Citra pergi.


" Beres" Lanjut Boby yang langsung duduk disampingnya Anisa


Citra langsung keluar dari ruang rawat inapnya Anisa,membuat Boby senyum lega, karena akhirnya bisa lihat langsung kondisinya Anisa sekarang.

__ADS_1


Dilain sisi, Satria makan bersama Marsya di kantornya Marsya, Marsya yang melihat Satria bawa makanan merasa lega karena, Marsya belum beli makanan dan tidak jadi makan gado gado yang dijanjikan oleh Ucok kemarin.


" Jadi merepotkan seperti ini sayang, kenapa tidak makan diluar saja sayang?" Tanya Marsya merasa tidak enak membuat Satria harus bawa makanan dan di makan didalam ruangannya


" Enakan disini sayang, jika diluar kantor, rasanya tidak privete saja sayang, apa ada kabar dari ayah dan bunda kamu?" Tanya Satria langsung keluarin makanan yang dibawanya keatas meja.


" Sudah sayang, katanya ketemu om Lucky dan keluarganya, dan sudah lama mereka tidak ketemu jadinya mereka ke sana, dan mungkin bisa lebih dua hari disana." Ucap Marsya yang berusaha santai dan tidak sedih karena ditinggal sendirian di rumah.


" Ceritanya temu kangen yah, apa lagi ayah kan sudah tidak kerja lagi, membuat ayah dan bunda kamu bisa lama disana. sabar yah sendirian di rumah ingat jangan sedih dan merasa sendiri yah, kan masih ada bik Sumini yang temani kamu di rumah" Lanjut Satria sambil menikmati makanan yang dibawanya.


" Iyah sayang, aku juga tidak bilang sedih ke mereka, supaya ayah dan bunda tidak sedih karena meninggalkan aku sendirian di rumah" Lanjut Marsya melihat Satria, yang selalu bisa membuat Marsya tenang dan tidak sedih lagi


Satria selalu senang melihat Marsya yang cepet kembali cerah lagi, walaupun Satria tahu jika sekarang Marsya masih sedih ditinggal sendiri, tapi tidak ingin menunjukannya lagi ke Satria


Dilain sisi, Pertama kalinya Lusi dan Nando melihat Anisa secara langsung, tapi dengan kondisi Anisa seperti ini, Lucky minta satpam di rumah sakit untuk berjaga jaga di depan kamar rawat inapnya Anisa, supaya tidak ketahuan Citra jika tahu ada yang melihat kondisinya Anisa selain Boby.


" Kita coba telefon Marsya, mungkin dengan suaranya Marsya bisa membuat Anisa kembali sadar?" Tanya Nando yang punya ide, untuk telefon Marsya berharap Anisa sadar satat mendengar suaranya Marsya


" Bisa saja sih, yah sudah coba saja Lusi yang telefon Marsya sekarang, semoga ada keajaiban Anisa sadar karena denger suaranya Marsya" Ucap Lucky melihat Lusi berdiri disampingnya Anisa


Lusi langsung keluarin hanphone nya, dan coba telefon Marsya, semoga ada keajaiban dengan kondisinya Anisa sekarang, Lusi pakai hetset supaya dipasang di telinganya Anisa supaya suaranya Marsya lebih kedengar oleh Anisa.

__ADS_1


" Hallo sayang, lagi ngapain nih?" Tanya Lusi saat saluran telefon terhubung


" Hallo bunda sayang, Marsya lagi makan siang bersama Satria bunda, Satria bawain makanan untuk Marsya ke kantor" Ucap Marsya diseberang telefon,


" Semangat kerjanya yah sayang, bagaimana pekerjaan hari ini sayang, Marsya hebat loh bisa hendel pekerjaan om Ucok juga" Lanjut Lusi sengaja, Lusi melihat kondisinya Anisa


" Iyah bunda, alhamdulillah melelahkan sekali bunda, tapi Marsya bisa hendel semuanya sendirian bunda, oh yah bunda dan ayah apa sudah makan?" Tanya Marsya diseberang telefon


" Sudah makan sayang, Marsya telefonnya bunda matikan yah sayang, semangat bekerja sayang." Lanjut Lusi, mendapatkan kode dari Ucok untuk mematikan telefonnya


" Saya ada dimana?" Tanya Anisa dengan lirih, Anisa melihat sekelilingnya ternyata banyak orang asing, yang tungguin Anisa


" Alhamdulillah sudah sadar, kita bahagia sekali melihatnya" Lanjut Lusi senyum ramah melihat Anisa, yang membuka matanya setelah mendengar suara Marsya tadi


" Kalian siapa? tadi saya sepertiny mendengar suara anak saya?" Tanya Anisa semakin bingung, karena melihat orang asing, dan merasa mendengar suaranya Marsya


" Nanti akan saya ceritakan semuanya, tapi mereka harus pergi dari sini sebelum Citra kembali ke sini," Ucap Boby yang melihat  majikannya, yang terlihat bahagia melihat Anisa sadar dan rencananya Nando berhasil untuk membuat Anisa sadar


" Kamu benar Boby, baik lah kita akan pergi dari sini, jika butuh apapun jangan lupa kabarin kita semua yah" Ucap Ucok yang setuju untuk pulang ke rumahnya Lucky, sebelum Citra datang


" Yah sudah silahkan saja, terimakasih kalian sudah ada disini selama saya tidak sadar kan diri" Lanjut Anisa yang mempersilah kan tamunya untuk pulang, dan membiarkan Boby ada di kamar inapnya temani Anisa

__ADS_1


Nando, Lusi, Lucky, dan Ucok. keluar dari kamar inapnya Anisa dan merasa lega akhirnya Anisa sadar juga, walaupun waktu ngobrol dengan Anisa terbatas tapi mereka merasa lega melihat Anisa sudah sadar seperti ini.


__ADS_2