KEMARIN BUNDA ADA DISINI

KEMARIN BUNDA ADA DISINI
Extra part 5


__ADS_3

Rangga setelah acara resepsi pernikahannya langsung ajak Anisa ke rumahnya, membuat Iis semakin menahan amarahnya karena kini Iis resmi diduakan pernikahannya oleh Rangga. apa lagi Iis mendapat giliran kotak fisik selalu yang kedua setelah Anisa dan dilarang protes.


" Sayang, ini kamar kita, aku sengaja membeli kasur dan lemari baru supaya barang barang mamah muat di kamar ini." Ucap Rangga, Rangga mulai naik naik ke puncak gunung.


" Ahhh, papah sayang, terimakasih yah sudah memberikan kenyamanan untuk aku dikamar ini." Desa han Anisa, Anisa rindu kegiatan berdua bersama Rangga seperti ini.


" Sama sama sayang, akan aku lakukan untuk mamah apapun membuat mamah bahagia dan nyaman sayang." Lanjut Rangga, Rangga ajak Anisa rebahan.


" Terimakasih sayang, kita kapan bulan madunya. aaaaahhhhh" Desa han Anisa menikkkkmmmmmaaastiiii pergerakan yang diberikan oleh Rangga


" Setelah ini kita bahas bersama Satria dan Marsya yah, Alhamdulillah Nando mau kasih bulan madu untuk keluarga kita, dia bener bener baik sekali." Lanjut Rangga perlahan menggerakkan pinggangnya dan naik naik kepuncak gunung


" Aaaaahhhhh, Iyah sayang, aku bener bener bersyukur dipertemukan orang orang baik seperti Nando dan Lusi, mereka tidak pernah minta apapun dari aku maupun Marsya." Desa han Anisa, Anisa semakin mengeluarkan suara suara merdunya, Anisa bahagia sekali akhirnya mendapat kan nafkah batin lagi dari Rangga.


Dilain sisi, Iis kesel sekali harus menunggu didalam kamarnya Natalia, membuat Natalia yang berusaha fokus bekerja keganggu dengan ucapan Iis.


" Sudah lah bunda, terima saja nasip bunda, lagian akan begini terus setiap kalian kontak fisik gantian sampai akhirnya tidur bertiga kan." Protes Natalia tidak mau ambil pusing, karena protes pun tidak bisa


" Iyah sih, tapi tetep saja kesel, disuruh nunggu begini kan, berarti Anisa juga akan sama menunggu seperti ini?" Tanya Iis yang baru kepikiran giliran Anisa


" Yah sama lah, masa mau didalam kamar sih, sudah bunda jangan berisik terus yah, Natalia lagi kerjain berkas ini soalnya besok om Rudi ambil pagi." Lanjut Natalia tidak mau memikirkan urusan orang tuanya.


" Dasar yah, sudah sana kerja yang bener, supaya perusahan dikuasai oleh kamu." Protes Iis kesel, Iis bahagia karena Natalia sudah menunjukan perubahan yang membanggakan untuk Iis.

__ADS_1


" Itu pasti bunda, Natalia tidak akan membiarkan Marsya yang berkuasa, sekarang bunda diam saja dan biarkan Natalia kerja." Lanjut Natalia, Natalia langsung fokus mengerjakan berkas yang dikasih Rudi tadi


Dilain sisi, Satria ikut masuk kedalam rumahnya Nando dan Lusi, Satria mengalah untuk tinggal di rumahnya Nando demi mewujudkan keinginan nya Marsya.


" Sekarang kalian istirahat yah, kamar Marsya sudah bunda rapih kan dan semoga pengantin baru suka yah dengan kamarnya." Ucap Lusi, Lusi sengaja menghias sendiri kamarnya Marsya dan Satria.


" Selamat malam pertama anak anak, suaranya volume satu yah Marsya dan Satria supaya tidak membuat ayah ajak bunda malam ini." Goda Nando melihat Lusi sambil senyum


" Apa sih ayah, sudah tua juga." Protes Lusi malu karena Nando godain dirinya didepan Marsya dan Satria.


" Tua dan muda soal itu tidak masalah bunda, yah sudah Marsya sayang ke kamar yuk, inget kata ayah volume satu supaya ayah tidak ajak bunda malam ini mengenang malam pertama mereka." Ucap Satria senyum manis melihat Marsya, yang terlihat cantik hari ini.


" Iyah Iyah, bunda dan ayah selamat istirahat yah, dan sampai jumpa besok." Ucap Marsya, Marsya sejujurnya gugup karena harus malam pertama.


Dilain sisi, Rangga merasa heran karena Natalia mau ikut bulan madu ketiga orang tuanya.


" Ikut saja lah sayang, perusahan kan bisa dipegang oleh Rudi, kasihan kan Natalia kerja sendirian dan di rumah sendirian sayang apa lagi selama dua Minggu lagi" Bujuk Iis tidak tega membiarkan anaknya sendirian dirumah.


" Jangan manja deh Natalia, mana ada sih bulan madu anak ikut orang tua, lagian cuman dua Minggu saja kok, kamu kan lagi belajar jadi CEO di kantor. kamu selama di kantor ditemani oleh om Rudi dia yang akan temani kamu kerja dari pagi sampai sore" Tegas Rangga yang tidak mau Natalia seenaknya


" Maaf yah sayang, mamah yakin Natalia pasti bisa kok mandiri dan bekerja dengan baik. Natalia harus bisa belajar mandiri sayang " Ucap Anisa berusaha meyakini anak angkatnya, Natalia bisa mengurus semuanya sendirian.


" Kalo tidak menikah, ayah dan bunda tidak akan meninggalkan Natalia sendiri seperti ini" Batin Natalia kesel, andaikan Rangga tidak ketemu dengan Anisa tidak akan menikah lagi dan tidak akan meninggalkan Natalia dirumah sendirian selama dua Minggu.

__ADS_1


" Yah deh, Natalia akan belajar mandiri mengurus semuanya sendirian dan akan kerja dengan bener." Protes Natalia kesel, Natalia malas sekali melihat Anisa, bagi Natalia Anisa adalah perempuan pengganggu dirumahnya.


" Nah begitu dong, kan enak didengernya. sudah sekarang kita mau istirahat soalnya besok mau bulan madu. ke kamar yuk mamah dan bunda" Lanjut Rangga, Rangga pegang tangannya Iis dan Anisa bersamaan.


Rangga berusaha untuk bersikap adil, dan tidak membuat Iis merasa iri karena protesnya Iis akan membuat Anisa sedih.


Dilain sisi, Satria melihat Marsya merapihkan baju baju yang akan dibawa selama liburan dua Minggu, Satria melihat mainan yang ada didalam kamarnya Marsya dan buku buku yang tersusun rapih.


" Ayah dan bunda belikan ini semua banyak sekali sayang, ada tulisannya juga?" Tanya Satria heran karena Marsya membuat tulisan satu mainan satu tanggal dibelinya


" Iyah sayang, itu yang aku simpan sampai sekarang, sisanya sudah disumbangkan sayang, setiap hari kan bunda dan ayah membelikan aku mainan, boneka, dan buku cerita. nah aku kasih tanggal pembeliannya supaya tahu kapan belinya, aku tahu mereka beli setiap hari supaya aku tidak merasa bosan di rumah sayang." Ucap Marsya yang merasa bahagia, karena dari kecil sampai dewasa, Nando dan Lusi jarang menghabiskan waktu di rumah, selalu pergi setiap hari.


"Pantas banyak dan tanggalnya berurut sayang, ini boneka dari mamah?" Tanya Satria melihat boneka Doraemon, dan ada tulisannya * boneka dari mamah sekian lamanya*.


" Iyah, sama seperti barang barang yang lain, aku kasih tanggal dan namanya juga." Lanjut Marsya, Marsya merapihkan baju bajunya kedalam koper.


" Boneka kesayangan dari orang yang disayang." Batin Satria, Satria bahagia melihat boneka pemberiannya Anisa ada disamping boneka pemberian Lusi.


" Sayang, lanjut lagi yuk, istirahatnya sudah selesai kan?" Tanya Satria melihat Marsya yang sudah selesai merapihkan barang bawaan untuk besok.


" Lanjut apa sih Satria sayang, memangnya mau apa sih sayang?" Tanya Marsya, Marsya sengaja mempererat pelukannya.


" Sudah bisa iseng yah sekarang" Protes Satria kesel, Satria berhasil membuat Marsya poolos dan melanjutkan malam pertamanya sampai pagi.

__ADS_1


Marsya yang tahu keinginan Satria, membuat Satria melakukan apapun yang diinginkan nya sekarang.


__ADS_2