Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
kepergian Lee & Qil keluar negeri


__ADS_3

Seminggu kemudian ....


Chan sudah diperbolehkan pulang ke rumah tetapi tidak boleh telat meminum obatnya , harus banyak istirahat , dan kontrol seminggu sekali ke rumah sakit .


Cinta bersyukur karena kini Chan sudah bisa tinggal bersamanya kembali .


Azam membantu memapah Chan yang masih sedikit lemah dimasa pemulihannya .


Bi jum dan Vira juga membantu membereskan semua kebutuhan Chan saat berada di rumah sakit .


Sedangkan Cinta pergi menyelesaikan administrasi dengan pihak Rumah Sakit .


Chan pun lega , dan tersenyum pada Azam karena Chan sudah bisa pulang dan tinggal lagi dirumahnya bersama Cinta .


Setelah semuanya selesai mereka segera pergi meninggalkan rumah sakit .


******


Dirumah Lee & Qil telah menunggu dan menyambut kedatangan daddynya dengan sangat senang .


Pa meno pun ikut senang melihat majikannya sudah kembali ke rumah .


Lee & Qil langsung menuntun daddynya menggantikan Azam yang tadi memapahnya .


Chan bersikeras tidak mau menggunakan kursi roda , karena Chan tetap tidak mau memperlihatkan sisi lemahnya dihadapan Lee & Qil .


Azam membantu Chan untuk berbaring kembali di tempat tidurnya agar istirahat , selama masa pemulihan Chan harus banyak istirahat .


Chan meminta Azam menemaninya dan menyuruh yang lain untuk memberi kesempatan pada mereka .


Chan menyuruh Azam menghampirinya dan sedikit mendekat pada dirinya .


******


Chan : " Azam , maukah kamu membantu aku ? "


Azam : " Maaf pak , maksudnya ?"


Chan : " Bisakah kamu membantu dan mengabulkan semua permintaan aku , saat aku memohon padamu Azam ? "


Azam : " Tentu saja Pak , selama itu bisa saya lakukan dan tidak keluar dari aturan agama ."


Chan : " terima kasih , Azam ."


Azam : " sama2 pak , namun Azam masih bingung , apa yang bisa Azam lakukan untuk membantu bapak ."


Chan : " Bisakah jangan panggil bapak , panggil saya kakak saja ."


Azam : " Maaf pak , saya tidak berani , rasanya tidak pantas ."


Chan : " Apanya yang tidak pantas , kamu sudah saya anggap seperti adik saya sendiri ."


Azam :" Baiklah kak , terima kasih ."


Chan memeluk Azam begitu pun dengan Azam yang memeluk Chan dengan meneteskan air matanya .

__ADS_1


*******


Penjelasan Chan terhadap Azam .


Azam , kakak ingin berbagi rahasia denganmu , karena kakak yakin kalau kamu bisa mengemban amanah , jujur , bertanggung jawab , dan kakak yakin kamu bisa sukses lebih dari yang kakak bayangkan .


Mengingat penyakit kakak yang entah berapa lama lagi kakak bisa bertahan , kakak ingin Azam meneruskan perusahaan kakak yang ada di kota B ini .


Sudah lama sekali perusahaan ditinggalkan bahkan mungkin hampir terbengkalai .


Chan menarik nafas sesaat , dokter memvonis kakak paling bisa bertahan kurang lebih satu tahun .


Walaupun bisa dioprasi diluar negeri tetapi kemungkinannya kecil untuk sembuh total , karena benjolannya sudah menyebar kesetiap syaraf otak .


Tolong jangan beritahu Cinta , kakak tidak mau Cinta khawatir dan bersedih .


Kakak tahu kini kakak yang tidak tahu diri ini telah meminta permohonan yang sangat berat untuk Azam .


Tetapi hanya Azam yang kakak harapkan dan percaya .


Kak Vira kasihan sudah terlalu lelah mengurus perusahaan peninggalan ayah dan ibu , Roy juga harus berusaha memegang perusahaan di kota A milik kakak juga .


Bukan hanya Roy tetapi Boy juga yang harus meneruskan perusahaan yang kakak miliki di kota C , sedangkan dewi dan Tono mereka diberi kepecayaan oleh Cinta mengelola butik milik Cinta juga di kota C .


Sedangkan Adam dan Via mereka diberi amanah menjalankan tempat kursus yang makin bertambah siswanya di kota C .


Masing - masing memiliki amanah yang kami mandatkan pada mereka sesuai kemampuannya , semua aset kakak sudah ganti dengan nama Lee dan Qil .


Tetapi untuk yayasan dan ponpes ( pondok pesantren) juga perusahaan property yang ada di kota B kakak serahkan untuk Azam .


Kakak minta tolong lindungi keluarga kakak disaat kakak tidak bisa melindungi mereka .


******


Azam terus menangis tanpa bisa berkata - kata disela - sela mendengarkan penjelasan panjang lebar dari Chan yang sekarang sudah menjadi kakaknya .


Azam ingin sekali menolak namun mulutnya seperti terkunci , dan terasa berat untuk berucap .


Azam hanya bisa diam sambil terisak dan sepatah kata yang bisa dipaksakan untuk berucap walaupun terasa sangat berat.


" Kakak akan sembuh , jangan khawatir , kakak harus semangat , untuk melawan penyakit kakak ." kata Azam .


" Semuanya akan baik - baik saja , tidak akan terjadi apa - apa terhadap kakak " lanjut Azam .


******


Chan pun berusaha bangkit dan menggenggam tangan Azam , memohon Azam berjanji dan memenuhi permintaan terakhirnya dengan tulus .


Azam pun tidak kuasa untuk menolak dan berjanji akan berusaha semampunya untuk tidak mengecewakan Chan yang kini adalah kakaknya .


Mereka pun mengakhiri semua obrolannya , takut Cinta curiga dengan obrolan yang sedang mereka bicarakan .


Azam pun keluar dari kamar Chan , memanggil Lee & Qil untuk segera menemui daddynya .


Azam berusaha menutupi semua kesedihan dan rasa sakitnya yang menusuk saat harus mendengar kata2 terakhir dari Chan .

__ADS_1


" Bagaimana kalau Cinta yang mendengarnya? apakah akan sanggup ? Tentunya tidak akan sanggup , secara wanita perasaannya lebih sensitif dan cenderung lemah ."gumamnya .


******


Chan menyuruh Lee & Qil duduk disampingnya , sekarang posisi Chan berada ditengah antara lee & Qil .


Chan : " Lee , daddy bangga pada Lee dengan sikap Lee yang lebih tenang dan tidak mencolok , daddy hanya ingin Lee menyayangi Qil dan mommy. "


Lee : " Tentu saja Lee sayang Qil , sayang mommy , dan sayang daddy ." sahut Lee sambil terisak .


Chan :" Qil , daddy juga ingin Qil bisa menjaga mommy , dan menyayangi Lee .Sikap Qil yang hangat membuat orang cenderung merasa nyaman dekat dengan Qil .


Qil : " Ok daddy , Qil memeluk daddynya sambil menangis ."


Chan menjelaskan secara detail dan bahasa yang mudah dipahami Lee & Qil tujuan mereka sekolah di luar negeri tiada lain karena mereka harus dididik dan berusaha lebih keras lagi belajar semua yang tidak ada disekolahnya sekarang .


Mereka sudah memiliki tanggung jawab yang harus dipupuk semenjak dini mengenai segala sesuatu menjadi seorang CEO yang sukses kelak .


Chan juga mengingatkan pada kedua anaknya agar bisa menggantikannya suatu saat, menjaga , melindungi , dan menyayangi mommynya .


Lee & Qil juga harus lebih akrab dengan uncle Azam agar suatu saat nanti tidak canggung karena sekarang uncle Azam telah sah menjadi Adik daddy .


Lee & Qil pun mengerti mengenai penjelasan daddynya yang begitu singkat .


Mereka akhirnya berpelukan , Cinta yang memperhatikan mereka dari pintu meneteskan air matanya tak kuasa menahan kesedihan dan kekhawatirannya .


Vira pun menepuk pundak Cinta sampai Cinta tersadar dan segera masuk menghampiri mereka , dan mereka semua saling berpelukan .


Vira juga yang melihat pemandangan tersebut merasa terharu , berat sebetulnya memisahkan Lee & Qil dengan Cinta juga Chan yang sedang sakit .


Tetapi harus bagaimana lagi semua itu demi kebaikan mereka dan masa depan yang lebih baik.


Vira menghampiri mereka yang sedang asyik berpelukan ," Lee & Qil sayang ayo , bersiap untuk pergi nanti terlambat sayang ." bujuk Vira.


Lee & Qil enggan berpisah dengan mommy dan daddynya , namun Chan dan Cinta harus tega demi masa depannya .


Chan bersiap begitupun dengan Cinta ingin mengantar Lee & Qil.


Vira juga Azam ikut mengantar kepergian Lee & Qil ke Bandara .


Vira ikut dengan Qil dan Lee serta memilih tinggal beberapa lama disana , sekalian ingin mengunjungi Gava anaknya .


Isak tangis Cinta yang tak henti terus mengiringi kepergian Lee & Qil ke luar negeri , Chan berusaha tegar didepan mereka walau didalamnya rapuh .


Hanya Azam yang tahu dan mengerti semua perasaan Chan .


Mereka pun segera pergi meninggalkan bandara karena Azam dan Cinta khawatir dengan kondisi Chan yang masih terlihat pucat dan lemah .


*********************


Hello sahabat reader yang budiman ...


makin penasaran kan ?


ikuti terus episode selanjutnya...

__ADS_1


jangan lupa like , komen , vote , juga favorit..


terima kasih ....


__ADS_2