Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Kembar


__ADS_3

Cinta mempersiapkan bingkisan untuk para tamu yang hadir mengikuti tahlil , 7 harinya wafat ayah juga ibunya Cinta .


Zura pun membantu Cinta membereskan bingkisannya supaya terlihat rapih .



Sementara Chan , Candra dan Azam mempersiapkan kedatangan tamu undangan yang hadir untuk pengajian .



Yang hadir lumayan sudah banyak , Chan dan Candra juga Azam merasa senang dengan banyaknya yang datang pengajian berarti berkah dan banyak yang mendoakan almarhum dan almarhumah .


Azam menjadi pembuka acara dengan mengaji kemudian dilanjutkan oleh pa kiai yang memberikan ceramah dan penyampaian tentang menghadapi kematian dan kesabaran keluarga yang ditinggalkan .


Bi Jum , Tono , dan Dewi , yang sengaja datang membantu Cinta , sedang mengemas makanan yang akan diberikan kepada para tamu yang hadir untuk pengajian .



Setelah menyusun kotak nasi untuk di bagikan kepada orang yang menghadiri pengajian , maka Chan dan Cinta pun membagikan bingkisan dan kotak nasi juga amplop kepada seluruh orang yang hadir dalam pengajian tersebut .


Karena pengajiannya sudah mau berakhir dengan ditutup doa oleh pak Kiai , barulah Cinta memberikan bingkisan makanan secara teratur , Azam dan Candra memberikan souvenir sejadah , Qur 'an dan tasbih , Chan giliran memberikan amplop .


Akhirnya acara pengajian tahlil tujuh harinya kedua orang tua Cinta telah selesai , Cinta segera membereskan dan membersihkan rumah Candra dibantu oleh yang lainnya .


****************


Setelah semuanya selesai , Cinta dilarang Chan untuk tidak mengangkat barang , Cinta disarankan untuk istirahat .


Namun saat Cinta hendak duduk , Cinta merasa sakit dibawah perutnya dan mengeluarkan plek sampai tembus ke baju gambisnya .


Chan pun panik dan langsung segera menggendong Cinta , ke dalam mobil untuk segera pergi menuju Rumah sakit .


Candra membantu Chan untuk mengemudikan mobil ditemani Zura , khawatir terjadi apa - apa dijalan .


Zura menenangkan Chan dan Cinta yang terlihat sangat panik , Zura juga mengatakan sepertinya Cinta kelelahan , makanya terjadi plek.


Candra juga mengira seperti yang Zura katakan .


Mereka berdoa semoga tidak terjadi hal serius pada kehamilan Cinta .


***************


Sesampainya di Rumah Sakit , Cinta langsung menuju dokter kandungan dan segera ditangani .


Chan dan Candra , menunggu di luar dengan rasa penuh khawatir , hanya Zura yang masuk mendampingi Cinta .


Karena Zura diminta mendampinginya oleh Cinta , Chan disuruh menunggu dengan Candra diluar agar tidak merasa canggung .

__ADS_1


Dokter memeriksa kandungan Cinta dengan teliti dan mengatakan kepada Zura agar Cinta istirahat total dan tidak boleh melakukan aktivitas gerak berlebih .


Zura mengerti , namun sebelum Zura sempat menanyakan pada dokter kondisi bayi dalam kandungan Cinta , dokter menjelaskannya terlebih dahulu .


Cinta mengandung bayi kembar , dan Cinta harus sering kontrol dan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas berlebih .


Zura mengangguk paham , pantes Cinta selalu merasa lelah yang berlebih karena bayinya kembar .


Cinta juga suka ngeyel kalau disuruh periksa , tidak pernah mau dan suka marah bila Chan mau membawanya periksa .


Untung saja hari ini cepat terkontrol bahwa bayinya kembar dan Cinta harus istirahat total .


Dokter pun memberikan resep kepada Zura untuk segera di tebus di Apotek .


Sementara Cinta sudah boleh pulang , dan hati - hati dalam beraktivitas .


Saat keluar Cinta memeluk Chan dan memberi kabar bahagia kepada Chan bahwa bayinya kembar .


Chan menitikkan air mata dan bersyukur bahwa istrinya baik - baik saja dan mengandung bayi kembar , benih dari cinta mereka .


Zura menjelaskan kepada Chan agar Chan benar - benar menjaga Cinta tidak melakukan aktivitas berlebih .


Dan Cinta juga disarankan agar istirahat sebanyak - banyaknya di rumah .


Zura juga menyarankan Cinta untuk mengajar secara online , dan Zoom metting saja .


Zura yang diantar Candra , pun segera ke apotek menebus obat dan menyelesaikan administrasi ke pihak Rumah sakit .


Sementara Cinta dan Chan berjalan pelan dan hati - hati menuju parkiran mobil .


sambil menunggu Zura dan Candra , Chan menyuruh Cinta duduk dikursi tunggu , sementara Chan membeli susu hangat di kantin rumah sakit juga kue lapis pandan kesukaan Cinta .


Cinta pun tersenyum dan berterima kasih kepada Chan yang selalu menjaga dan melindunginya .


Tidak lama kemudian Candra dan Zura menghampiri Cinta dan Chan yang menunggunya dan bergegas untuk segera pulang ke rumah .


****************


Di rumah Candra , masih menunggu kabar dan kedatangan Cinta , mereka semua berdoa semoga tidak terjadi apa - apa dengan Cinta .


Azam yang duduk dekat pintu terlihat begitu mempesona , membuat Dewi merasa tertarik .


Dewi tidak sadar telah memperhatikan Azam yang nampak khawatir saat menunggu kedatangan Cinta .


Saat Azam melirik Dewi , karena Azam merasa dari tadi Dewi memperhatikannya , membuat Dewi gelagapan dan merasa malu .


Azam kembali menunduk dan tersenyum , begitupun dengan Dewi yang wajahnya langsung memerah .

__ADS_1


Tono dan bi Jum yang melihat kejadian , mereka langsung menggodanya , ngga tanggung - tanggung Tono menyampaikan rasa suka Dewi pada Azam , membuat Dewi geram dan memukul punggung Tono .


Azam merasa terkejut , Dewi langsung menyukainya padahal baru bertemu dua hari yang lalu .


Namun seringnya mereka bertemu , entah dari kapan perasaan itu muncul , walaupun Dewi tetap menyangkal karena merasa malu oleh Azam .


Dengan suasana yang terasa canggung , tiba - tiba mobil Candra telah masuk halaman rumah , mereka semua berlari dan segera menyambut kedatangan Cinta .


Mereka semua mengucapkan alhamdulillah , ketika mereka mengetahui bahwa Cinta dalam keadaan baik .


Mereka sangat bahagia saat Zura menyampaikan berita baik bahwa Cinta mengandung bayi kembar .


Zura juga berpesan pada bi Jum agar selalu menjaga Cinta karena Cinta tidak boleh banyak melakukan aktivitas dulu untuk sementara .


Cinta tersenyum bersyukur memiliki orang - orang yang baik dan selalu menjaga dirinya .


Chan menggendong Cinta ke kamar dan membaringkannya agar Cinta segera istirahat .


Chan membawakan baju tidur untuk Cinta , dan mengganti baju Cinta , layaknya anak kecil , Cinta sudah pasrah dan tidak merasa malu lagi oleh Chan .


Chan senang melihat Cinta lebih tenang dan merasa sedikit nyaman , mudah - mudahan ke depannya Cinta pun bisa menerima sepenuhnya kenyataan bahwa kedua orang tuanya telah tiada .


Chan pun menyuruhnya segera tidur , sementara Chan membuka laptopnya dan mengambil ponselnya untuk membalas email yang masuk dan menanyakan keadaan perusahaannya .


Diluar Candra dan Zura masih ngobrol dengan Azam , Dewi , Tono , dan bi Jum .


Bi Jum senang melihat Candra dan Zura yang semakin hari semakin kompak juga mesra , membuat Candra dan Zura jadi sedikit malu .


Azam dan Dewi juga ikut mendoakan semoga mereka lekas melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini .


Candra tersenyum dan menjelaskan bahwa Candra akan melamarnya nanti setelah semua urusannya selesai .


Candra pun menyuruh semuanya istirahat agar besok tidak kesiangan melakukan aktivitasnya .


Mereka semua langsung beranjak menuju kamarnya masing - masing .


Sementara Candra masih bermanja - manja dipelukan Zura .


Candra ingin cepat melamar Zura namun belum juga mendapat waktu yang pas dan tepat .


Candra ingin menyelesaikan urusannya terlebih dahulu agar saat dirinya menikah nanti , merasa tenang dan nyaman .


Candra pun beranjak menyuruh Zura , istirahat ke kamarnya begitupun dengan dirinya mengingat malam yang semakin larut .


******


* jangan lupa like , komen , hadiah dan favorit ya*

__ADS_1


***** terima kasih *****


__ADS_2