
Kembalinya Cinta ke kota B , sampai ke telinga Via sahabatnya. Via bertanya - tanya kenapa Cinta harus pulang ke kota B apakah terjadi sesuatu terhadap Cinta.
Setelah Via merasa cukup untuk menjemur dirinya dihalaman depan rumahnya yang masih asri membuat Via terasa lebih kuat dan sehat.
Namun tiba - tiba Via dikejutkan dengan sosok laki - laki yang pernah menyakiti , melukai , bahkan meninggalkannya.
Via merasa sangat terkejut dan hampir terjatuh namun ditahan olehnya. Via segera menepis tangan laki - laki tersebut yang tiada lain adalah Adam.
Adam dengan beberapa orang kepercayaan Roy mendampinginya ke Rumah Via untuk menyelesaikan masalahnya dengan Via dan keluarganya sampai tuntas.
Via mundur beberapa langkah menjauhi Adam dan berlari masuk kedalam rumah dan membanting pintu kamar serta menguncinya.
Kedua orang tua Via yang melihat Via lari membuatnya penasaran , dan melihat kedepan siapa yang datang.
Ibunya Via yang mengusir Adam dan memukulnya karena kesal telah menghancurkan masa depan anaknya , sedangkan Ayahnya menyuruh Adam masuk dengan nada suara yang membuat Adam ketakutan setengah mati.
Via menangis dan memukul - mukul perutnya sampai akhirnya tidak lagi terdengar suara dari dalam kamar Via.
Ayahnya Via menyuruh Adam menjelaskan kedatangannya dengan nada marah.
Adam menjelaskan maksud kedatangannya menemui Via dan ingin mempertanggung jawabkan semua perbuatannya kepada Via dan keluarga.
Ayahnya Via memberikan penjelasan bahwa Adam harus mempertanggung jawabkan semua perbuatannya melalui proses hukum.
Adam pasrah dan setuju , demi menebus kesalahannya kepada Via dan keluarga namun sebelum Adam menyerahkan dirinya ke pihak yang berwajib , Adam ingin sekali bertemu Via dan meminta maaf .
Saat mereka sedang ngobrol mengenai permasalahan yang terjadi terdengar suara ibunya Via yang panik dengan menggedor pintu kamar Via yang terdengar hening.
Semua berlari termasuk Adam menghampiri ibunya Via , Adam mendobrak pintu kamar Via yang terkunci dari dalam , kemudian menemukan Via yang tergeletak dilantai sambil bersimbah darah yang mengalir melewati paha dan kakinya.
Semua panik , ibunya Via yang melihat kejadian tersebut langsung pingsan , diangkat oleh ayah Via dan dua orang suruhan Roy ke kursi dan membaringkannya , sementara Adam menelepon ambulance darurat.
Via langsung dilarikan ke Rumah Sakit diikuti oleh Adam , dan dua orang suruhan Roy.
Tiba di Rumah sakit , Via langsung ditangani dokter .
Adam berdoa dan menitikkan air matanya , agar tidak terjadi apa - apa pada Via.
__ADS_1
Saat dokter keluar , terlihat panik karena terjadi pendarahan terhadap Via , Adam kaget dan alat di Rumah sakit ini sangat minim , jadi Via harus dilarikan ke Rumah sakit terbaik dikota B.
Adam langsung menelepon kedua orang tuanya meminta bantuan dan mengajak kedua orang tua Via serta menyuruh kedua orang suruhan Roy mengerti keadaan Adam sekarang.
Adam akan segera melaporkan dirinya setelah selesai mengurus Via dengan baik.
Semuanya setuju dengan saran Adam , dan mereka pergi menggunakan mobil ambulance ke kota B .
Adam yang hancur melihat kondisi Via terus menangis dan bersedih karena kesalahannya sehingga merusak kebahagiaan Via sekeluarga.
Setelah memakan waktu sekitar dua jam lebih Via telah sampai dan langsung mendapatkan penanganan khusus dari dokter yang lebih profesional dengan alat - alat medis yang lengkap.
Adam ditahan suster agar tidak masuk ke ruangan gawat darurat , dengan rasa kecewanya Adam menunggu didepan ruang IGD dan terus memanjatkan doa demi kesembuhan Via.
******************
Sementara Chan yang terus memegang tangan Cinta dari semalam , tidak mau lepas sampai tertidur dengan sambil duduk disamping Cinta.
Cinta memimpikan dirinya bermain dengan anak kecil yang jauh sekali dari keramaian dan terasa begitu hangat , sampai enggan untuk pergi.
Chan mengulurkan tangannya kepada Cinta sambil terus menerus menangis dan berusaha mendapatkan tangan Cinta.
Cinta yang merasa kasihan terhadap Chan yang sudah berusaha keras menggapai tangannya , Cinta berusaha menggendong anak kecil dan berlari ke arah Chan dan keluarganya.
Terasa sangat memilukan dan membuat Cinta menjerit sampai tersadar , Chan yang berada disamping Cinta segera memeluk Cinta dengan air mata bahagia dan mengucap syukur karena Cinta akhirnya sadar.
Chan segera memberi kabar pada semua keluarganya , begitu menerima kabar keluarga langsung pergi menuju Rumah Sakit dimana Cinta di rawat.
Chan terus mencium kening Cinta , memeluknya dan menangis serta meminta maaf atas sikapnya.
Cinta mengusap rambut Chan dan tersenyum , Cinta juga meminta maaf pada Chan bahwa dirinya tidak dapat menjaga kesehatan janinnya.
Chan menyuruh Cinta istirahat dan berbaring kembali , kemudian Chan segera memberi kabar pada Zura dan Candra.
Mereka langsung terlihat senang dan semangat melihat Cinta telah sadar , memang Zura dan Candra telah bekerja keras merawat dan menangani Cinta.
Zura menyuruh Chan istirahat karena dari semalam Chan tidak tidur sekejap pun , menunggu Cinta yang masih belum sadar.
__ADS_1
Chan mengangguk setuju dan membaringkan badannya diatas sofa diruangan tersebut , tidak lama kemudian semua keluarga datang menghampiri Cinta dan senang melihat Cinta telah sadar.
Cinta bersyukur masih dikelilingi keluarga yang menyayangi dan selalu menjaganya.
Kini Cinta diperiksa oleh Zura dan Candra untuk memastikan kondisinya sekarang.
Setelah memeriksa kondisi Cinta , Candra dan Zura disuruh segera ke ruangan IGD oleh suster membantu pasien yang sedang gawat karena terjadi pendarahan.
Sesampainya diruangan Zura terkejut melihat pasien ternyata Via , Candra yang bingung melihat Zura , menepis kekhawatirannya , dan fokus pada alat operasi begitupun dengan Zura segera fokus persiapan operasi.
Dua jam sudah selesai operasi mereka berjalan lancar , Zura mengikuti suster membawa pasien ke ruang rawat.
Sesampainya di ruang rawat Zura sengaja tidak melepas maskernya dan melihat keluarga Via.
Zura memanggil dan menanyakan suami Via , Adam maju mengenalkan dirinya dan menghampiri Zura.
Zura memberi kabar duka kepada Adam bahwa janin yang ada dalam kandungan Via , tidak dapat diselamatkan .
Adam terduduk lemas , dan menyesal atas perilakunya yang kurang baik kepada Via. Sehingga Via harus mengalami keguguran.
Zura mengingatkan Adam dan keluarga supaya memberitahu Via secara hati - hati dan selalu memberinya semangat setelah sadar nanti .
Zura juga menjelaskan bahwa rasa sakitnya akan terasa kembali saat obat penahan sakitnya hilang dan itu normal dirasakan pasien pasca operasi.
Kedua orang tua Via menangis begitu pun dengan Adam setelah mengetahui bahwa Via keguguran.
Zura pamit meninggalkan ruangan dan sekilas melihat Adam yang terlihat sangat terpukul.
Adam terus menerus menunggu Via sadar , dan berdoa agar Via cepat sadar.
Kedua orang tua Via terharu melihat usaha Adam yang terus memperjuangkan keselamatan Cinta demi menebus kesalahannya.
Adam senang dan bersyukur saat Via perlahan membuka matanya dan melihat kedua orang tuanya berada disampingnya , Via juga melihat Adam sekilas , namun langsung melemparkan pandangannya ke sembarang arah.
Via masih merasa marah , kesal , kecewa , dan belum memaafkan Adam.
* gimana reader nih masih penasaran dengan kembalinya Cinta dapatkah Cinta bertemu Via , dan Via memaafkan Adam , jangan lupa like , komen ,vote dan hadiah ya , terima kasih *
__ADS_1