
Cinta mengetuk pintu ruang kerja Chan , kemudian Chan yang sedang sibuk bekerja langsung berhenti dan membuka pintu untuk Cinta.
Cinta tersenyum dan membawakan Chan makan malam , serta jus mangga kesukaan Chan.
Chan pun tersenyum dan menyuruh Cinta duduk didekatnya. Chan memberi kode agar Cinta menyuapinya.
Dengan sigap Cinta langsung menyuapi Chan dengan semangat dan lembut , setelah selesai makan Cinta memberikan air putih kemudian jus untuk segera diminum oleh Chan.
Cinta meminta Chan keluar sebentar untuk menemui Vira yang sedari tadi belum ditemuinya.
Chan pun mengangguk dan segera menemui Vira kakaknya diikuti Cinta.
Vira yang sedang santai menonton dengan putrinya Gava mendelik pada Chan karena Chan baru menghampirinya setelah sekian lama mereka disitu.
Chan meminta maaf pada Vira karena tidak menyambutnya dengan baik.
Vira tersenyum dan mengerti posisi Chan yang sibuk dengan pekerjaan yang ditinggalkannya selama 14 hari.
Vira membahas mengenai perusahaan yang dipegang dirinya juga orang tuanya kini telah berkembang pesat dan memiliki banyak cabang.
Namun pasti banyak pesaing bisnis yang ingin menghancurkan perusahaannya dan orang - orang jahat yang berusaha menghancurkan kehidupan pribadi kita.
Maka dari itu kita harus selalu waspada terhadap orang - orang yang baru masuk ke perusahaan.
Vira mencurigai seseorang yang selalu mengawasi rumah ini yang berada disebrang jalan.
Jangan - jangan itu pesaing bisnis Chan yang selama ini mencari tahu kehidupan pribadinya bahkan sasarannya sekarang bukan hanya Chan namun Cinta dan keluarganya juga bisa dalam bahaya.
Chan langsung sadar dan berterima kasih terhadap kakaknya yang telah mengingatkan dirinya agar selalu waspada.
Cinta merasa ngeri mendengar penuturan dari Vira dan takut terjadi apa - apa dengan suaminya.
Chan langsung menelepon Roy dan segera mencari tahu tentang identitas orang yang berada disekitar lingkungan rumahnya melalui cctv yang terpasang dihalaman rumah Chan.
Chan juga memberi perintah pada beberapa bodyguard untuk melindungi dan mengikuti Cinta saat keluar rumah dan memperingatkan satpam dirumahnya supaya waspada dan jangan lengah.
Chan tidak memiliki musuh yang pasti kecuali Maya yang selalu berambisi ingin memiliki dirinya dan perusahaannya.
__ADS_1
Maya adalah orang yang tidak bisa merasa puas hanya dihukum dalam penjara saja tapi Maya mempunyai sifat Licik dan ingin membalas pada dirinya apalagi pada Cinta yang telah dikenalnya sebagai istri tercinta Chan.
Chan curiga terhadap semua yang terjadi pada perusahaannya sekarang dan orang - orang yang selalu mengawasi sekitar kediamannya merupakan orang suruhan Maya.
Begitu pun dengan Vira yang khawatir dengan keadaan adiknya .
Tetapi orang tua Chan selalu memantau keberadaan keluarga mereka dan memiliki agen rahasia yang siap menyergap orang - orang yang berusaha berbuat jahat terhadap keluarga tercintanya namun Chan dan Vira tidak mengetahuinya.
Chan dan Vira harus mencari cara agar niat jahat Maya tidak sampai mencelakai Cinta dan keluarganya juga perusahaannya yang sekarang sedang berkembang pesat.
Vira melihat Gava yang sudah terkantuk - kantuk dan mulai lelah sedikit merengek memintanya segera pulang.
Akhirnya Vira pun segera pulang dengan membawa Gava yang sudah tertidur.
Chan menyuruh beberapa orang untuk mengantar Vira sampai ke rumahnya dengan selamat.
Vira pun pamit pada Chan , Cinta , dan bi Jum . Vira berpesan pada mereka agar selalu waspada dan mengingatkan bi Jum agar betah membantu Cinta mengerjakan pekerjaan rumah seperti pada saat bekerja dirumah Vira.
Vira pun pergi diantar orang suruhan Chan.
Chan pun merangkul Cinta dan segera masuk kembali kedalam rumah.
Cinta mengangguk dan menyuruh Chan agar tidak terlalu memaksakan diri , kalau sudah lelah berhentilah dan beristirahat.
Chan memeluk Cinta dan mencium kening Cinta dengan penuh rasa sayang dan perasaan cinta.
Chan kembali ke ruang kerjanya dan mulai mengerjakan dokumen - dokumen yang sempat tertunda sampai Chan lupa waktu kalau malam semakin larut bahkan hampir pagi Chan baru ke kamar dan tidur disamping Cinta yang sudah pulas.
********************
Cinta terbangun mendengar alarm untuk menunaikan ibadah shalat shubuh.
Melihat Chan tidur disampingnya begitu tenang namun terlihat gelisah seperti menyimpan kekhawatiran yang akan terjadi terhadap perusahaan dan keluarganya.
Cinta menciumnya perlahan dan mengusap lembut pipinya Chan.
Chan yang merasa geli terbangun dan tersenyum terhadap istrinya .
__ADS_1
Cinta meminta maaf dan segera beranjak untuk segera mengambil wudhu.
Chan yang melihat tingkah Cinta membuatnya tersenyum , terlihat sekali kalau dirinya membuat Cinta takut memakannya pagi pagi buta.
Chan segera beranjak mengambil wudhu dan menjadi imamnya Cinta.
Cinta saat selesai shalat shubuh.
Setelah dzikir Cinta mencium tangannya Chan , saat hendak membuka mukena Cinta ditarik oleh Chan dan digendong menuju tempat tidur dan membuka mukena dibantu oleh dirinya sambil Chan mencium bibir Cinta yang serasa strowbery.
Cinta sudah pasrah dan menerima perlakuan Chan seperti itu , Cinta juga semakin tidak bisa mengendalikan dirinya yang sudah siap dimakan Chan.
Cinta terus menerus mendesah tak kuasa menahan sentuhan - sentuhan Chan yang semakin merajalela.
Chan melihat Cinta yang sudah sangat siap dimakan olehnya tersenyum puas dan segera memuaskannya sampai membuat Cinta menjerit dan mendesah hebat saat Chan sedang berada dipuncaknya.
Mereka berdua merasakan kenikmatan yang tidak terkira dan Chan merangkul serta mencium Cinta yang masih kelelahan.
Chan sangat bersyukur bisa membuat Cinta puas dengan dirinya dan bisa hidup bahagia dengan dirinya.
Cinta memeluk Chan dan bersandar pada dadanya Chan , perasaannya sangat bahagia hidup bersama Chan.
Chan mengatakan pada Cinta saat berada di kampus harus selalu berhati - hati dan jangan terlalu dekat dengan orang - orang yang tidak kenal.
Cinta pun mengangguk mengerti semua nasehat dari Chan akan Cinta turuti , dan Cinta berjanji untuk menjaga dan melindungi nama baik suaminya.
Kemudian mereka segera beranjak dan membersihkan dirinya ke kamar mandi , sedangkan Cinta menyiapkan baju dan segera ke dapur membuat sarapan untuk Chan karena Cinta tidak mau sarapan Chan dibuatkan oleh bi Jum.
Setelah selesai membuatkan sarapan untuk Chan , Cinta segera masuk lagi ke kamar untuk membersihkan dirinya dan bersiap untuk pergi ke kampus.
Chan yang telah menunggu Cinta di meja makan , melihat Cinta sungguh terpesona dan Cinta terlihat begitu Cantik kalau saja tidak harus pergi ke kantor , Chan sudah melahapnya kembali.
Cinta menghampiri Chan yang masih bengong kemudian menciumnya , Chan segera sadar dan tersenyum malu.
Mereka berdua pun menikmati sarapan buatan Cinta , kemesraan itu terlihat oleh bi Jum yang tersenyum bahagia melihat majikannya yang romantis dan harmonis.
__ADS_1
Chan dan Cinta berpamitan pada bi Jum , Cinta pun mencium tangan Chan dan harus berpisah didepan teras rumah karena mereka harus menggunakan mobil yang berbeda..
**Ditunggu like dan komennya ya, terima kasih**