
Chan dan Cinta segera membersihkan dirinya setelah mereka mandi keringat tadi malam bukan karena AC nya mati namun kelakuan Chan yang ngga bisa dihindari .
Bi Jum mengetuk pintu kamar dan memberitahu pada majikannya kalau semua orang telah menunggunya di ruang makan .
Chan membantu Cinta mengeringkan rambutnya dan membawakannya kerudung yang simple agar mudah dipakai .
Mereka keluar dari kamar menuju ruang makan , dimana semua orang telah lama menunggunya .
Vira menggoda mereka karena sedikit kesal harus menunggu , padahal hari ini Vira ada janji temu dengan seseorang .
Cinta meminta maaf pada semua orang yang telah menunggunya begitupun dengan Chan , semua mengangguk dan mulai mencicipi hidangan yang telah tersedia .
Kedua orang tua Cinta , terlebih dahulu pamit kepada Cinta untuk kembali ke kota B , begitu juga dengan Candra , walaupun masih berat untuk meninggalkan Zura .
Candra punya tanggung jawab terhadap kedua orang tua Cinta , walaupun mereka bukan orang tua kandung , namun Candra sudah terlanjur sayang dan menganggapnya seperti orang tua kandungnya .
Sebenarnya Cinta menahan orang tuanya pulang hari ini , namun mereka tidak bisa berlama - lama dengan alasan kasihan bi Minah sendirian di rumah .
Chan dan Cinta ingin mengantar mereka ke Bandara , namun tidak diperbolehkan oleh kedua orang tuanya , mengingat Cinta yang sedang hamil dengan kondisi yang mudah lelah .
Candra menenangkan Cinta , karena kedua orang tuanya pulang bersamanya in syaa Allah , mereka aman dan selamat sampai tujuan .
Chan dan Cinta berterima kasih terhadap Candra , mereka semua pamit pada yang lainnya , hanya Zura yang mengantar mereka sampai Bandara .
Vira , Gava , dan kedua orang tua Chan pun pamit pulang karena masih ada urusan yang belum sempat selesai .
Tinggal Via dan Adam , mereka masih menemani Cinta dan Chan , karena Via dan Adam berencana melanjutkan perusahaan keluarganya yang kebetulan berada di kota A .
Walau pun kecil - kecilan namun sangat membantu bagi Via dan Adam , untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya .
Adam dan Via pun akan menempati apartemen milik kakaknya Adam yang telah menetap di luar negeri dan menikah disana .
Chan dan Cinta sangat senang mendengar kesungguhan mereka yang terlihat benar - benar tulus .
Chan mengajak Adam ke ruang kerjanya ada pekerjaan yang akan mereka diskusikan , sementara Cinta dan Via , asyik bercerita seputar kehamilan Cinta .
***************
Diruang kerja , Chan tanpa basa - basi langsung bertanya kepada Adam mengenai Zara dan kehamilannya .
__ADS_1
Chan akan memukulnya bila Adam tergoda lagi oleh Zara ataupun wanita lainnya , dan menyakiti perasaan Via .
Adam menjelaskan kepada Chan secara detail mengenai peristiwa yang terjadi sebenarnya .
Penjelasan Adam ,,,,,,
Bermula dari Adam yang telah menodai Via , karena rasa takut yang besar , juga rasa bingung yang melandanya membuatnya harus lari dari kenyataan .
Adam sengaja tidak pulang ke rumah namun tidur dihotel , saat sedang berada dalam kekhawatiran tingkat tinggi , kedua orang tua menghubungi dan memarahi serta mencaci maki Adam , dan menyuruh bertanggung jawab karena perempuan tersebut telah hamil .
Kedua orang tua Adam sangat marah karena mendapat kabar dari dua wanita yang mengaku hamil olehnya .
Habis sudah , kedua orang tua melampiaskan kemarahannya sampai mengancam tidak akan mengakui sebagai anak .
Tidak lama setelah itu Chan menghubungi Adam untuk menyelesaikan masalah Zara , tanpa pikir panjang dan memikirkan masalah dengan matang , Adam langsung terbang malam itu juga menemui orang tua Zara .
Sesampainya disana orang tua Zara , menjelaskan bahwa sebenarnya mereka belum tahu siapa ayah kandung janin yang sekarang berada dalam rahim Zara .
Orang tua Zara meminta Adam untuk datang , dan bertanggung jawab , itu hanya alasan agar Adam membantunya mencari tahu langsung dari mulut Zara , karena Adam merupakan teman terdekat Zara .
Setelah Adam bertemu Zara , ternyata Adam tergoda oleh pesona dan kecantikan Zara , Adam tidak rela meninggalkan Zara .
Jujur saja Adam masih sangat menyukai Zara , walau dalam keadaan hamil Zara terlihat begitu menarik sehingga dirinya tergoda dan terbuai oleh nafsu yang sesaat .
Adam pun terpaksa menikahi Zara dan tinggal bersamanya sampai anak Zara lahir .
Saat Zara akan melahirkan , lelaki yang ternyata ayahnya si janin datang dan meminta maaf kepada orang tua Zara dan Adam .
Lelaki tersebut akan bertanggung jawab dan menikahi Zara , Adam langsung mengambil keputusan dan menceraikan Zara pada saat itu juga .
Zara sempat menahan kepergian Adam karena Zara mulai nyaman dengan Adam , namun tidak dengan Adam , ada yang masih harus Adam selesaikan dengan Via di Indonesia yang entah seperti apa sekarang nasibnya .
Adam selalu merasa bersalah dan menyesal sepanjang hari bila mengingat peristiwa buruknya bersama Via .
Sampai akhirnya Adam pulang dan ditemukan oleh anak buah Chan , kemudian dibawa menemui Via juga keluarganya .
*************
Chan manggut - manggut mengerti dengan penjelasan Adam , Chan juga bersyukur melihat temannya yang semakin bertanggung jawab .
__ADS_1
Adam juga mengatakan kepada Chan bahwa kejadian tersebut telah dijelaskan kepada Via sebelum mereka menikah .
Chan tersenyum dan merasa tenang , Chan memeluk Adam dan berpesan bahwa mereka harus senantiasa menjaga istri mereka bahkan melindunginya dalam situasi apapun .
Adam sedikit bersedih karena Adam tidak bisa melindungi dan menjaga janin yang ada dalam kandungan Via .
Chan menepuk pundak Adam dan memberinya kekuatan , mereka harus selalu menguatkan bila terjadi sesuatu pada keluarganya .
Chan kemudian mengajak Adam keluar untuk menemui Cinta dan Via yang sedang asyik nonton film drakor kesukaan mereka .
Cinta mengajak Chan dan Adam untuk bergabung , Chan dan Adam pun segera menghampiri mereka .
Chan selalu saja kesal mendengar Cinta yang selalu membanggakan cha eun wooo pemeran utama drakor .
Chan mencubit pipinya Cinta karena terlihat tembem lebih mirip seperti bapaw yang mebuat Chan makin gemezzz.
Adam dan Via tersenyum , senang melihat sahabatnya bertingkah kekanak - kanakan.
Yang Adam dan Via tahu , Chan itu orangnya serius jarang sekali tersenyum , sikapnya selalu dingin kepada orang sekitarnya , setelah menikah Chan berubah menjadi lebih hangat dan ceria .
Via bersyukur ternyata Cinta dapat membawa Chan menjadi pribadi yang mengasikkan , mengubah kebiasaan buruknya , dan kadang ada sisi kekanak - kanakannya seperti sekarang .
Adam mengajak Via untuk segera berkemas , karena hari sudah mulai siang , mereka harus mengurus beberapa urusan yang belum kelar .
Via dan Adam pamit ke kamar untuk berkemas kepada Chan dan Cinta .
Sesampainya dikamar Adam segera mengunci pintu dan menyalurkan hasratnya yang tadi malam sempat tertahan karena rasa cemburu Via yang tidak beralasan .
Via pasrah dan menikmatinya sampai merasa puas , mereka pun membersihkan dirinya kembali dan keluar kamar , kemudian pamit pulang , meninggalkan Chan dan Cinta .
Rumah terasa sepi kembali saat semua telah pergi , Chan mengajak Cinta untuk menemaninya tidur , karena mereka tadi malam kurang tidur .
Cinta mengomel kepada Chan karena kelakuan Chan yang susah untuk dikontrol membuat mereka harus bergadang semalaman dan membuat orang menunggu lama di meja makan tadi pagi .
Chan tidak mempedulikan omelan istrinya dan langsung menggendongnya ke kamar serta mengunci mulutnya dengan ciuman agar Cinta tenang dan segera tertidur dalam dekapannya .
* Hallo reader yang budiman *
* selamat membaca semoga terhibur ya *
__ADS_1
* Jangan lupa like , komen , vote , juga hadiah ya *
* Terima kasih , sehat selalu ya *