Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Positif


__ADS_3

Cinta panik saat Chan terlihat menggigil dan dahinya yang panas serta Chan yang terus muntah membuat badannya semakin lemas.


Tanpa pikir panjang Cinta langsung menelepon Zura , dan menyuruhnya datang untuk memeriksa keadaan Chan.


Zura yang kaget mendengar Chan sakit , langsung pergi menuju rumah Cinta.


Sesampainya dikediaman Cinta , Bi Jum telah menunggunya dan membawa Zura menemui Cinta.


Bi Jum mengetuk pintu kamar Cinta , tidak perlu menunggu lama Cinta segera membuka pintu dan menyuruh Zura masuk untuk memeriksa Chan.


Zura terkejut dengan keadaan Chan , yang terbaring lemah , Zura baru pertama kalinya melihat Chan yang sakit sampai terlihat begitu lemah seperti sekarang.


Cinta terus saja menangis melihat kondisi Chan.


Zura langsung memeriksa Chan , Zura tersenyum kepada Cinta setelah memeriksa Chan.


Cinta yang sedang panik , bingung melihat Zura malah tersenyum.


Zura memberikan obat dan menjelaskan cara pemakaiannya dan menyarankan Chan untuk tidak pergi ke kantor dulu dalam beberapa hari.


Cinta mengangguk mengerti dan menyetujui saran dari Zura , Cinta menanyakan pada Zura apakah Chan harus dirawat , melihat kondisinya yang lemah.


Zura menggelengkan kepalanya , Chan hanya perlu beristirahat saja , dalam beberapa hari juga sudah normal lagi namun Zura menjelaskan agar Cinta tidak merasa aneh kalau Chan melakukan hal yang tidak biasa.


Cinta juga memang sedikit merasa aneh dengan sikap Chan yang akhir - akhir ini ngga biasa bahkan aneh.


Zura menanyakan hal aneh apa yang dilakukan Chan akhir - akhir ini .


Sebenarnya Cinta sedikit malu menjelaskannya namun Cinta harus berani menjelaskan kepada Zura yang dilakukan Chan terhadapnya.


Zura tersenyum , benar dugaannya , Sebenarnya Chan mengalami morning sicknes syndrom.


Memang biasanya kebanyakan wanita yang mengalami namun ada pula sebagian laki - laki yang mengalaminya.


Cinta yang masih bingung dengan penjelasan Zura langsung menyuruh Cinta tes pack , dan lihat hasilnya.


Kalau nanti Cinta sudah mendapat hasil , Zura menyarankan untuk periksa ke Rumah sakit dan dokter kandungan.


Cinta mengangguk dan mengerti , dengan penjelasan Zura.


Zura segera pamit untuk kembali ke Rumah sakit karena di Rumah sakit banyak pasien yang harus ditanganinya.


Cinta berterima kasih kepada Zura dan mengantarkan Zura sampai didepan pintu kamar.


Cinta meminta maaf pada Zura karena tidak bisa mengantarnya sampai depan , Zura tersenyum dan menyarankan Cinta untuk menunggu Chan saja tanpa memikirkannya.


**********************

__ADS_1


Bi Jum segera membuat bubur untuk majikannya dan memasak makanan kesukaan Cinta.


Setelah beberapa menit berlalu Bi Jum pun langsung memberikannya pada Cinta.


Cinta berterima kasih kepada Bi Jum dan berusaha membangunkan Chan dengan sangat lembut dan hati - hati.


Chan membuka matanya dan tersenyum melihat Cinta namun Cinta segera mengecup kening Chan dan mencium bibir Chan dengan lembut .


Chan senang namun badannya masih terasa lemas jadi Chan tidak dapat memeluk Cinta yang terlihat sangat khawatir dengannya.


Cinta membangunkan Chan dan menyuruhnya bersandar pada bantal sebagai penyangganya.


Chan menuruti saja semua yang Cinta perintahkan.


Cinta mengambil bubur dan menyuapi Chan dengan lembut dan penuh kasih sayang.


Chan menelan buburnya dengan pelan namun sedikit demi sedikit Chan menelannya sampai habis.


Cinta senang melihat Chan yang sudah mau memaksakan mengisi perutnya dan mudah - mudahan Chan tidak memuntahkannya kembali.


Chan langsung makan obat yang diberikan oleh Cinta.


Cinta menyuruh Chan kembali beristirahat dan menyarankan untuk tidak masuk kantor dulu beberapa hari sampai sembuh.


Setelah Chan istirahat kembali , Cinta merasa penasaran dengan test pack yang diberikan Zura dan ingin mencobanya.


Cinta keluar kamar mandi dan duduk santai di depan TV sambil menunggu Chan dan hasil test pack yang membuatnya berdebar.


Chan yang berkeringat membuat Cinta menjadi panik dan langsung mengelapnya dengan handuk dan segera mengganti pakaiannya yang basah oleh keringat.


Cinta memegang dahi Chan yang sudah tidak panas dan Chan juga sudah tidak menggigil lagi.


Suhu badannya kembali normal dan Chan tidak terlihat pucat dan mualnya pun sudah tidak terlihat apalagi muntah.


Chan duduk dan memeluk Cinta dengan sangat manis.


Cinta kembali memeluk Chan karena merasa senang melihat Chan yang berangsur membaik.


Cinta menyimpan pakaian kotor Chan ke keranjang cucian yang sudah disediakan bi Jum.


Cinta memberi Chan buah - buahan segar yang sudah dipotong kecil dan Chan memakannya dengan senang hati.


Cinta ingat dan hampir melupakan sesuatu didalam kamar mandi.


Cinta pun segera pergi ke kamar mandi dan ingin melihat hasilnya.


Saat mengangkat test pack hasilnya garis dua berwarna merah dan bertuliskan Positif.

__ADS_1


Cinta menjerit dan menangis karena terkejut bercampur senang.


Chan yang sedang makan buah langsung lari ke kamar mandi , mendengar jeritan Cinta.


Chan menemukan Cinta yang berjongkok dengan tangan bergetar sambil memegang test pack .


Chan langsung menghampiri Cinta dan mengambil test pack ternyata hasilnya positif .


Dengan rasa yang bercampur aduk Chan memeluk Cinta dan mencium Cinta karena rasa senangnya yang amat sangat.


Chan memapah Cinta keluar kamar mandi dan mendudukannya disamping tempat tidur.


Chan memegang tangan Cinta , menciumnya dengan mesra dan memeluknya , Cinta membalas pelukan Chan dengan rasa bahagia.


Cinta dan Chan tidak percaya kalau mereka akan segera menjadi orang tua secepat ini.


Dan dipercaya untuk segera memiliki momongan .


Chan akan segera menjadi seorang ayah dan Cinta juga segera menjadi seorang ibu.


" Besok kita periksa langsung ke Rumah sakit dan menemui dokter kandungan untuk memastikannya." kata Chan.


Namun Cinta menggeleng Cinta masih mengkhawatirkan keadaan Chan yang masih lemah dan sakit.


Chan menjelaskan bahwa dirinya telah sembuh dan kuat , hanya dengan banyak beristirahat yang cukup badannya akan terasa segar kembali.


Cinta tersenyum dan mengangguk setuju dengan saran dari Chan.


Cinta sangat bahagia dan terharu dengan semangat Chan yang selalu memprioritaskan dirinya apalagi moment penting seperti sekarang.


Chan memanggil bi Jum untuk membuatkan Cinta dan Chan teh hangat dan membawanya ke kamar Cinta.


Kini Chan yang over protektif kepada Cinta. Cinta tidak boleh melakukan ini dan itu karena Chan khawatir terjadi sesuatu pada janin yang sedang ada dalam rahim Cinta.


Bi Jum turut bahagia mendengar berita tentang kehamilan Cinta dan segera memberi kabar kepada Vira kakaknya Chan .


Tanpa sepengetahuan Cinta dan Chan bi Jum juga memberi kabar baik tersebut kepada ayah dan ibunya Chan.


Chan memeluk Cinta dengan hangat dan melihat hasil test pack yang sudah terbungkus plastik untuk disimpan dan dikenang serta menjadi moment penting dan berharga bagi mereka.


Malam semakin larut , bi Jum menyarankan agar majikannya segera istirahat supaya mereka berdua segera pulih dan terlihat segar besok pagi.


Chan dan Cinta berterima kasih kepada bi Jum karena sudah mengingatkannya dan menyarankan mereka beristirahat.


*mohon dukung dengan like ,komen dan vote ya*


**jadikan favorit dan berikan hadiah ya **

__ADS_1


*biar lebih semangat UP nya nihhh *


__ADS_2