Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Hamil


__ADS_3

Seminggu kemudian,,,,,,,,,,,


Cinta sedang dalam masa pemulihan dan merasa senang juga bersyukur masih bisa menghirup udara segar dan menikmati indahnya dunia Ciptaan- Nya.


Chan telah pergi pagi buta ke kantor karena banyak pekerjaan dan rapat penting yang harus dihadirinya.


Sedang asyik Cinta mencicipi buah segar yang telah dicuci dan dipotong oleh bi Jum , dan Cinta juga memanggil suster Risa yang telah merawatnya selama Cinta sakit.


Kedatangan suster Risa membuat Cinta merasa senang , Cinta memeluk suster Risa dan mengucapkan terima kasih kepada suster Risa karena kebaikan suster Risa sangat besar bagi Cinta.


Suster Risa sangat senang merawat Cinta dan berterima kasih kepada Cinta selama tinggal di rumah Cinta dan merawat Cinta suster Risa diperlakukan dengan baik.


Cinta memberikan amplop coklat tebal kepada suster Risa dan memanggil bi Jum agar menyuruhnya makan dulu sebelum pulang .


Suster Risa merasa sedikit sedih meninggalkan Cinta yang begitu baik , karena hari ini hari terakhir suster Risa merawat Cinta dan harus segera kembali ke Rumah sakit.


Bi Jum mengajak suster Risa untuk segera sarapan . Suster Risa tersenyum dan berterima kasih terhadap Cinta yang sudah perhatian dan bi Jum yang baik hati.


Setelah selesai sarapan dan berkemas suster Risa segera bergegas dan pamit kepada semua orang yang berada di rumah Cinta terutama Cinta yang sudah sangat baik terhadap dirinya.


Cinta memeluknya dan berpesan supaya suster Risa hati - hati dijalan saat menuju Rumah sakit.


Suster Risa pun mengangguk dan meneteskan air matanya saat meninggalkan Cinta dan keluar dari kediamannya.


********************


Saat sedang berjemur dihalaman belakang Cinta merasa kaget dengan kehadiran Via yang tiba - tiba muncul dari belakangnya.


Cinta langsung bangkit kemudian memeluk Via.


Via pun langsung merangkul Cinta dan menggenggam tangan Cinta sahabatnya yang sudah satu minggu ini tidak bertemu.


Via menanyakan perasaan Cinta mengenai masa pemulihannya. Cinta tersenyum dan merasa baik berkat Chan , suster Risa , dan bi Jum yang merawatnya.


Via meminta maaf kepada Cinta , baru menengok Cinta karena Via pun merasa kesehatannya kurang stabil.


Sambil ngobrol Cinta memanggil bi Jum membuat minuman untuk Via.

__ADS_1


Via melihat pohon mangga yang sedang berbuah dengan lebatnya dihalaman belakang rumah Cinta dekat balkon.


Cinta yang sedikit bingung karena ini masih pagi tapi menyuruh mang Cecep tukang kebun mengambilkan beberapa buah mangga yang sudah matang untuk Via.


Namun Via menolaknya Via tidak ingin mang Cecep mengambil buah mangga yang manis tapi buah mangga yang masih muda .


Cinta terkejut dan bengong tidak percaya dengan kemauan Via. Cinta menghempaskan pikiran kotornya terhadap Via , mungkin Via sedang datang bulan dan ingin memakan buah mangga muda untuk menghilangkan bad moodnya.


Bi Jum telah membawa minuman untuk Via dan membantu mang Cecep menangkap buah mangga yang diinginkan Via.


Kemudian bi Jum mengupas mangga muda tersebut sambil meringis keaseman sepertinya mangga mudanya benar - benar kecut rasanya.


Namun berbeda dengan Via yang begitu lahapnya memakan mangga muda tersebut , Cinta penasaran dan mengambil sebuah mangga yang telah dikupas dan dipotong bi Jum kemudian mencobanya , betapa kagetnya saat rasa mangga muda itu yang sangat kecut membuat Cinta memuntahkan semua yang masuk ke mulutnya.


Bi Jum yang kaget dengan sikap Cinta segera memberikan Cinta air minum hangat.


Cinta langsung menanyakan Via dengan rasa mangga tersebut. Cinta terkejut dan bengong sangat Via mengatakan kalau mangga mudanya terasa lezat dan membuatnya tidak ingin berhenti memakannya.


Zura tiba - tiba menghampiri Cinta dan Via yang sedang asik berbincang di balkon .


Cinta yang senang dan menyambut Zura dengan ramah kemudian mengenalkan Via kepada Zura.


Cinta kemudian mengajak Via dan Zura masuk ke dalam rumah karena cuaca sudah mulai panas dan mereka langsung masuk mengikuti tuan yang punya rumah.


sesampainya di ruang keluarga , Cinta baru saja duduk dan akan segera di periksa Zura namun tiba - tiba Via merasa mual dan muntah - muntah didalam kamar mandi , Cinta yang merasa Khawatir menyuruh bi Jum melihat keadaan Via.


Bi Jum segera menyusul Via ke kamar mandi dan segera memapahnya saat Via keluar dari kamar mandi ke tempat Cinta dan Zura berada.


Via terlihat sangay pucat , disuruh berbaring oleh Cinta dekat dirinya supaya Zura sekalian memeriksa keadaannya.


Via mengeluhkan sakit yang dirasakannya pada Zura , sudah hampir satu bulan terasa lemas , namun sering mual dan hilang nafsu makan baru satu minggu ini.


Cinta menyuruh Zura untuk memeriksa Via terlebih dahulu karena Cinta rasa Via kondisinya lebih darurat dari pada dirinya.


Zura pun mengangguk setuju , kini Zura mulai memeriksa Via , dan Zura menanyakan terakhir haid kepada Via.


Deg,,,,,

__ADS_1


Cinta dan Via sontak terkejut dan bengong , apalagi Via yang shock karena Via baru menyadari bahwa dirinya sudah lewat satu bulan tidak haid.


Zura menyarankan Via untuk segera memeriksakan dirinya ke dokter kandungan karena Zura melihat gejala sepertinya Via hamil.


Tapi untuk lebih jelasnya Via harus datang memeriksakan diri ke dokter kandungan.


Via tersenyum dingin dan memegang pelipisnya seolah langit runtuh dan sekeliling Via terasa gelap dan Via pun akhirnya pingsan.


Zura dan Cinta menjadi panik kemudian , Zura menelepon ambulance , tidak lama menunggu ambulance segera datang ke kediaman Cinta .


Chan yang baru saja datang dan bermaksud untuk melihat keadaan Cinta , sangat panik dan memarkirkan mobilnya di sembarang tempat , Chan pikir ambulance yang ada di rumahnya hendak membawa Cinta.


Tanpa pikir panjang Chan langsung keluar dari mobilnya dan berlari menuju ke dalam rumahnya dan mendapatkan Cinta sedang menangis melihat sahabatnya Via yang sedang diberikan pertolongan pertama oleh para suster.


Chan langsung menghampiri Cinta dan memeluk serta menciumnya tanpa mempedulikan keadaan sekitarnya.


Cinta langsung memeluk Chan dan menangis dipelukan Chan dan Chan pun berusaha menenangkan Cinta.


Chan bersyukur ternyata Cinta baik - baik saja. Chan sengaja pulang siang karena Chan selesai rapat langsung menyerahkan pekerjaannya kepada Roy untuk menggantikannya menyelesaikan yang lainnya.


Chan sudah sangat merindukan istrinya yang baru saja sembuh.


Chan menyuruh Cinta duduk dan beristirahat namun Cinta merengek ingin melihat keadaan Via dan mengikutinya ke Rumah sakit.


Chan pasrah dan mengikuti keinginan Cinta namun sebelum Cinta pergi ke Rumah sakit Chan berkonsultasi dulu dengan Zura tentang kondisi Cinta.


Zura pun membolehkan Cinta untuk mendampingi Via namun harus dengan Chan.


Zura khawatir karena kondisi Cinta masih dalam pemulihan dan jangan terlalu banyak aktivitas dulu.


Chan pun meminta Cinta tenang dan mengganti pakaian dulu sebelum pergi ke Rumah sakit.


Cinta mengngguk dan menuruti perintah dari Chan.


Sementara Zura telah pergi duluan mengikuti mobil ambulance.


Chan dan Cinta pun telah siap dan pergi ke Rumah sakit untuk melihat kondisi Via.

__ADS_1


*Ayooo dukung dengan like , komen dan vote ya*


__ADS_2