
Cinta yang telah lama berbaring membuat Chan , Lee & Qil khawatir , mereka silih berganti menunggu Cinta tersadar dari tidurnya yang begitu lama dan melelahkan .
Untungnya Lee & Qil sedang libur musim panas , jadi bisa leluasa menunggu mommynya di rumah sakit , dan mengurus daddynya yang kondisinya semakin menurun .
Lee sangat telaten mengurus daddy & mommynya diusianya kini yang sudah 15 tahun begitupun dengan Qil .
Dengan dibantu Roy dan Vira yang selalu mengurus kebutuhan mommy dan daddynya .
Suatu hari saat Lee baru saja datang , setelah Lee pulang ke rumah untuk mengganti baju dan istirahat sebentar , lee menghampiri mommynya .
Lee menceritakan kegiatannya di Sekolah dan betapa menyenangkannya saat Lee bertemu teman2 yang berbeda budaya dan Ras dikelasnya .
Kedisiplinan yang ketat , bahasa yang beragam pokoknya sangat menyenangkan tetapi setiap kali pulang , Lee akan sedih karena sangat merindukan mommy .
" Mommy Lee mohon , bangun Mom , Lee rindu sama mommy ." kata lee sambil menangis dan menggenggam tangan Cinta .
Cinta mendengar semua perkataan dari Lee , betapa besar rasa rindu Cinta pada kedua anaknya dan berusaha keras untuk bergerak dan berhasil .
Cinta bisa menggerakkan tangannya dan menggenggam tangan Lee , membuat Lee terkejut bercampur senang dan kemudian memanggil dokter .
*******
Sementara diruang dokter Qil sedang mengantar Daddynya kontrol , dan mengecek kondisi daddynya yang semakin menurun , entah mengapa perasaannya tidak karuan .
Chan melihat Qil yang panik berusaha menenangkannya dan mengingatkan Qil bahwa Qil harus belajar tenang dan kuat apabila terjadi sesuatu yang menimpanya .
Qil makin tidak bisa menahan tangisnya dan berusaha menghubungi Vira dan Roy yang baru saja pergi ke kantor , karena saat mereka berada di rumah sakit mereka melihat Chan baik - baik saja .
Begitupun dengan Lee , saat sebelum pulang Lee meninggalkan Qil bersama daddynya untuk bergantian pulang dan melihat daddynya dalam keadaan baik - baik saja .
Qil bingung disaat setelah semua orang pergi daddynya malah down atau kondisinya menurun sehingga Qil harus memanggil dokter dan dokterpun harus membawa daddynya ke ruang IGD .
Saat Lee datang Lee juga merasa bingung karena ayahnya tidak berada ditempat begitupun dengan Qil , sebelum lee mencari mereka , Lee menghampiri mommynya terlebih dahulu .
Namun tidak disangka mommynya memberi kejutan besar dengan bisa menggerakkan tangannya .
*********
Roy dan Vira kaget langsung meninggalkan kantor dan semua pekerjaannya , mereka pergi bersama menuju Rumah sakit dengan perasaan yang tidak menentu .
Vira meneteskan air matanya terus menerus dan mendoakan Chan semoga tidak terjadi apa - apa .
__ADS_1
Roy berusaha mengemudikan mobilnya dengan cepat ingin segera sampai dan memberi kekuatan untuk Qil yang pastinya sedang panik .
Sesampainya di rumah sakit , Roy , dan Vira langsung menuju IGD , disana mereka langsung melihat Qil yang sedang mondar mandir didepan ruangan sambil menangis.
Roy dan Vira segera memeluk Qil dan menanyakan keberadaan Lee , Qil pun menjelaskan bahwa Lee menunggu mommynya dan memanggil dokter karena mommynya bisa bergerak .
Vira dan Roy pun sedikit merasa tenang mendengarnya dan meminta Roy untuk lebih dulu mendampingi Lee .
Roy segera pergi untuk menemui lee dan Cinta karena Roy tahu kalau saat ini Lee membutuhkan dirinya .
Lee melihat Roy yang menghampirinya betapa senangnya karena Lee belum bisa mengatasi ini sendiri .
Lee juga menanyakan keadaan daddynya pada Roy , juga perasaan Qil dan tante Vira .
Roy menenangkan Lee dan Roy berharap supaya Lee kuat dan tenang serta sabar saat terjadi sesuatu .
Lee merasa ada yang tidak beres dari perkataan Roy mungkinkah daddynya sedang tidak baik baik saja dan mengalami drop yang berkepanjangan , Lee menunduk dan menangis .
Roy segera memeluknya , kejadian tersebut membuat Cinta semakin berusaha membuka matanya dan bergerak dengan semua kemampuannya .
Dokter terkejut dengan perkembangan Cinta yang semakin membaik , Cinta membuka matanya dan bergerak melihat Lee dan Roy kemudian menangis .
Cinta terus menangis dalam hatinya Cinta berusaha meminta Lee mengantarkannya ke ruang dimana Chan berada .
Dokter yang mengerti segera memberitahu Roy dan Lee , supaya Cinta semakin berusaha untuk sembuh maka dari itu Cinta harus melihat Chan .
Roy segera mengikuti saran dokter agar Cinta digendong dan didudukan di kursi roda serta dibawanya ke ruang dimana Chan sedang ditangani dokter .
Vira dan Qil terkejut saat melihat Cinta dan Lee serta Roy menghampiri mereka , Vira dan Qil langsung memeluk Cinta yang berada di kursi roda dengan menggunakan infus yang masih menempel ditangannya .
Semuanya menangis antara bahagia dan sedih , bercampur aduk , dokter pun merasa terharu yang saat itu berada diantara mereka yang hendak memberitahu kondisi Chan .
Roy dan Vira yang melihat dokter segera menghampirinya dan menanyakan kondisi Chan.
Dokter menjelaskan agar Chan segera dibawa ke singapore untuk dioprasi sesegera mungkin .
Semua orang yang mendengarnya langsung setuju begitu pun dengan Cinta walaupun belum bisa berbicara namun Cinta bisa menggerakkan kepalanya dengan mengangguk .
Cinta meminta Vira dan kedua anaknya untuk ikut ke singapore sekalian membeli rumah disana agar mereka nyaman saat menunggu Chan .
Cinta juga ingin membawa Suster Raisa dan Boy yang menemaninya serta oca dan oci . begitu tulisan yang Cinta tulis dikertas karena blm bisa berbicara baru tangannya saja yang bisa digerakkan .
__ADS_1
Vira pun setuju dengan keputusan Cinta , karena Vira dan Roy harus menunggu dan mengurus pekerjaan disini dan beberapa perusahaan yang mereka harus awasi bersama Azam .
Roy pun segera menghubungi Azam untuk diajak berunding dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk kepergian Chan dan keluarganya ke singapore .
Mereka harus mempersiapkan kebutuhan Chan dan tempat tinggal untuk Cinta juga kedua anaknya .
Tidak lama kemudian Azam pun datang dan setuju dengan keputusan yang diambil .
Roy dan Vira masing - masing menghubungi sahabatnya yang kebetulan memiliki rumah yang bisa dipakai untuk Cinta yang cukup luas untuk mereka tinggali .
Roy juga sudah menghubungi dokter yang akan menangani Chan .
Akhirnya mereka harus bersiap dan menghubungi orang - orang yang akan menjaga dan membantu mereka segera saat di singapore .
******
Sore ini juga Roy mempersiapkan pesawat khusus untuk Chan beserta dokter dan keluarga yang mengantarnya .
Azam tidak ikut karena Azam harus mengurus semua pekerjaan yang Chan amanahkan .
Vira dan Roy ikut mengantar namun mereka segera kembali setelah mengurus administrasi dirumah sakit singapore dan tempat tinggal Cinta berserta kedua anaknya dan orang2 kepercayaannya .
Setelah semuanya selesai Chan pun segera ditangani dan diperiksa dokter Albert yang kebetulan teman dokter yang menangani Chan di rumah sakit tanah air .
Vira dan Roy pun merasa tenang , dan mereka pun segera pergi meninggalkan Chan yang masih belum sadarkan diri .
Vira memeluk Cinta dan kedua keponakannya serta berbisik dan berpesan supaya Lee & Qil bisa menjaga mommy & daddynya .
Setelah itu Vira dan Roy meninggalkan mereka dengan tenang dan segera pulang ke tanah air beserta dokter yang tugas dirumah sakit tanah air .
**************
gimana sahabat reader...
penasaran ?
yuk ikuti terus episodenya ya...
jangan lupa like , komen , vote , juga favorit...
terima kasih.
__ADS_1