Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Pelakor


__ADS_3

Silva melihat Chan yang selalu menerima perlakuan Silva terhadapnya , tanpa ada rasa penolakan darinya membuat Silva lebih leluasa menjalankan aksinya untuk menjerat Chan .


Silva memasukkan obat perangsang kepada minuman Chan , tanpa Chan sadari dan langsung meminumnya .


Roy dan Boy yang kebetulan membawa mobilnya terpisah dengan Chan , pamit kepada Chan untuk pulang terlebih dahulu karena malam yang semakin larut .


Chan yang hendak pulang ke rumah , tiba - tiba merasa pusing , kemudian hampir terjatuh namun dipegang oleh Silva .


Chan ingin menolak Silva namun tidak kuasa karena tubuhnya yang sudah terlanjur pusing .


Silva menyuruh supirnya untuk pulang , sementara Silva membawa mobil Chan dan mengemudikan mobil Chan menuju hotel MM.


Silva memesan satu kamar , dan membawa Chan bersamanya menuju kamar hotel yang telah dipesannya .


Chan dibaringkan dikamar king size , yang sangat mewah dihotel MM tersebut .


Silva tersenyum jahat , melihat Chan yang sudah tidak berdaya , Silva membuka jas dan kemeja yang dikenakan oleh Chan , kemudian sepatu dan celana Chan sampai Chan tidak menggunakan sehelai kain pun ditubuhnya .


Silva sangat terpesona melihat tubuh Chan yang begitu menggodanya , kemudian Silva membersihkan dirinya terlebih dahulu , menggunakan farfum dan memoles sedikit wajahnya , dan mulai mendekati Chan .


Silva terus menyentuh tubuh Chan sampai Chan merasa terangsang , dan obat perangsangnya mulai bereaksi , sampai Chan hilang kendali.


Sudah hampir satu minggu Chan tidak menyalurkan hasratnya karena keadaan Cinta dan kondisi Cinta yang hamil tua , begitu ada kesempatan yang diberikan oleh Silva , Chan tidak menyia- nyiakannya .


Chan terus menyalurkan hasratnya kepada Silva , terus menerus sampai puas dan begadang semalaman .


Mereka menghentikan aktifitasnya menjelang pagi , dan mereka berdua terkulai lemas saling berpelukan , tanpa mereka sadari perbuatan mereka telah mengkhianati Cinta yang tengah hamil tua .


Silva bukan wanita bodoh sebelum melakukannya dengan Chan , Silva telah merekam terlebih dahulu apa yang mereka lakukan sepanjang malam .


Silva pun segera memberikan pesan kepada Cinta melalui ponsel Chan , bahwa mereka telah bersama di hotel MM .


***********


Keesokan harinya,,,,,


Cinta sudah bangun sebelum Adzan shubuh berkumandang , Cinta melihat kesamping tempat tidur , Cinta terkejut ternyata Chan tidak pulang semalaman .


Cinta mengambil ponselnya , sesaat tubuhnya bergetar , nafasnya terasa sesak dan penglihatannya mulai kabur , Cinta beranjak kemudian mengambil wudhu dan menunaikan ibadah shalat shubuh.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang , hanya menggunakan daster dan auter , Cinta langsung menghubungi Vira kakaknya Chan dan mengajaknya menemani pergi ke hotel MM .


Vira segera datang dengan mobilnya menjemput Cinta , Tono dipanggil oleh Cinta untuk menyetir mobil yang dibawa Vira .


Mereka langsung pergi ke lokasi yang diberikan oleh Chan .


Sesaat kemudian tanpa melihat apapun , dengan begitu emosi Cinta dan Vira turun dari mobil , langsung menuju kamar yang telah dikirim Chan .


Vira menyuruh Cinta kuat dan tenang , saat membuka pintu kamar hotel oleh Vira , Vira langsung emosi , diikuti Cinta yang tidak bisa menahan diri melihat suaminya yang sudah bergulat semalaman mengkhianati Cinta .


Cinta langsung mengamuk , tidak terkendali memukul Chan dengan membabi buta , begitu pun dengan perempuannya yang kena jambakan Cinta tanpa ampun .


Chan bersujud dan menangis kaget mendapati dirinya yang sudah telanjang bulat dan penuh kiss mark , bersama dengan Silva yang sama seperti dirinya .


Chan mengingat - ngingat kejadian tadi malam dan meminta maaf kepada Cinta sambil menangis dan memohon untuk memaafkan dirinya yang khilaf .


Cinta terus menampar Chan dan Silva , begitupun dengan Vira , walaupun Chan adiknya , tetapi Vira merasa jijik memiliki adik yang bejad seperti Chan .


Cinta terduduk lemas menahan rasa sakitnya yang hebat sehingga Cinta secara tidak sadar telah mengalir darah segar dipahanya .


Cinta memanggil Tono dan Vira untuk menolongnya , Chan segera berlari mendekati Cinta namun Cinta menyuruhnya berhenti , Cinta tidak mau disentuh Chan , yang telah berzina .


Tono dan Vira segera memanggil satpam dan membantunya mengangkat Cinta , untuk di bawa ke Rumah sakit tempat Candra dan Zura praktek .


Chan segera meminta penjelasan kepada Silva atas perbuatannya , namun Silva senyum - senyum dan balik meminta Chan bertanggung jawab atas kelakuannya semalam yang membuatnya tidak bisa tidur .


Chan menelepon Roy juga Boy , dan menyalahkan mereka yang bersikap kendor sehingga , Chan harus terjebak dalam perangkap Silva .


Chan benar - benar menyesal dengan kebodohannya membiarkan Silva menyentuh dan menggodanya saat di Restauran .


Sekarang nasi sudah menjadi bubur , hubungan Chan dan Cinta kini telah berada diujung tanduk karena kebodohannya sendiri .


Chan terus menangisi nasibnya yang telah menodai amanah dari mertuanya untuk menjaga dan melindungi Cinta .


Mereka selalu berpesan untuk tidak menyakiti Cinta apalagi mengkhianatinya .


Chan memukul - mukul tembok sampai tangannya berdarah , Chan juga mengacak - acak rambutnya terus berteriak dan menangis menyesali kecerobohan dan kebodohan sikapnya yang longgar terhadap Silva karena rasa terpesona sesaat namun hancur untuk selamanya .


Chan membersihkan dirinya dan langsung pergi tanpa mempedulikan Silva yang merasa kesakitan akibat ulah Chan yang brutal ditambah tamparan Cinta dan Vira .

__ADS_1


Mobil yang Chan kemudikan sudah tidak ada aturan , Chan membawanya kencang , sampai membuat pengendara lain khawatir terjadi kecelakaan .


Chan terus gelisah memikirkan keadaan Cinta , penyesalan kini yang harus Chan hadapi sungguh berat.


Sepertinya akan sulit untuk diperbaiki , walaupun bisa tapi tetap ternoda , tidak akan ada hasil yang maksimal .


Perasaan Cinta kini , seperti sebuah cermin yang sudah jatuh berkeping - keping sulit untuk dihubungkan kembali , walaupun terhubung tetapi akan sulit untuk sempurna .


Sesampainya diparkiran Rumah Sakit , Chan menuju ruang ICU , Chan melihat Vira yang sedang cemas berada di depan pintu ICU , sambil tidak henti komat - kamit berdoa .


Chan yang datang dan ingin menghampiri Vira , langsung ditolak , Vira sudah benar - benar marah pada Chan .


Sesaat kedatangan Chan , kemudian datang kedua orang tua Chan , yang baru saja mendapat kabar dari Vira .


Ibunya Chan menampar keras Chan , dan melepas gelarnya sebagai anak , saking marahnya .


Begitupun dengan ayahnya Chan yang sangat marah dan terus menasehati Chan , bahwa Cinta kini hanya hidup sebatang kara , dengan teganya Chan mengkhianatinya .


"Chan tidak boleh menghampiri Cinta , saat dia tersadar , kami akan menjaga Cinta , silahkan Chan kamu pulang saja urus perempuanmu itu yang bisa memuaskan hasratmu. " kata Vira .


Mamah tidak habis fikir Chan , betapa bodohnya mamah saat mendidik kamu , bodohnya mamah yang tidak fokus membimbing kamu , mamah juga wanita , mamah tahu bagaimana perasaan Cinta .


perasaan Cinta benar - benar hancur , melihat suami yang dicintainya , bahkan kamu tidak memberinya kabar , setelah Cinta menunggu kamu dikampus sampai dua jam lamanya .


kenapa kamu lakukan perbuatan seperti itu terhadap Cinta .


Sungguh sangat keterlaluan , membuat keluarga kita merasa malu , dan tidak punya muka , mengkhianati amanah almarhum kedua orang tua Cinta .


Chan kini mendengar bahwa Cinta menunggunya selama dua jam dikampus , wanita yang kini sedang mengandung anaknya malah dilupakan .merupakan rasa penyesalan yang teramat besar .


Padahal Chan sudah berjanji , menjemputnya namun Chan pula yang mengingkarinya .


Chan duduk dilantai sambil memeluk lututnya , Chan tidak ingin hidup lagi karena harus menanggung malu keluarganya . Dan .enyesali semua tindakan bodohnya .


********


"Hello sahabat reader,,"


*Semoga reader semangat dan tetap sehat"

__ADS_1


* Jangan lupa like , komen , vote , dan favorit ,


Terima kasih , semoga para reader sehat selalu *


__ADS_2