
Seminggu kemudian Cinta yang masih belum bisa bergerak berbaring dibangsal dengan menggunakan alat yang menempel ditubuhnya .
Chan yang setia menunggunya dengan lemah , tetapi tiba - tiba Chan terlihat bersemangat saat Roy membawa Lee & Qil yang telah dijemputnya .
Lee & Qil berlari memeluk daddynya dan menangis , Lee menghampiri mommynya yang terbaring tidak bergerak .
Qil yang terus menangis melihat mommynya tidak bisa bertahan dan akhirnya Qil jatuh karena kepalanya terasa pusing .
Chan segera menyuruh Roy untuk membawa Qil dan istirahat di rumah namun Qil menolak ,Qil hanya ingin menemani daddy juga mommynya .
Lee yang sedikit lebih kuat terlihat bersikap lebih dewasa dan kuat di bandingkan dengan Qil .
Chan terharu melihat sikap kedua anaknya yang bersikeras ingin menemaninya juga mommynya .
Chan memeluk mereka sambil menitikkan air matanya .
Chan selalu berdoa dan berharap agar Cinta dapat
segera sadar dari koma dan bisa segera berkumpul kembali ditengah2 keluarganya .
Chan sangat merindukan Cinta sudah satu minggu ini Cinta hanya bisa menggerakkan jarinya .
Dokter mengatakan kalau Cinta sudah putus asa ,tidak ada keinginan untuk menjalani hidupnya dan entah sampai kapan Cinta bisa melewati semuanya .
__ADS_1
Vira berusaha untuk menyuruh Roy menjemput Lee & Qil agar Cinta memiliki semangat untuk segera sadar dengan kehadiran kedua anak kesayangannya .
Chan hanya bisa berharap semoga keajaiban dan kekuatan Cinta untuk sadar cepat terkabul .
Vira datang membawa sarapan untuk semuanya , untung kamar rawat Chan dan Cinta disatukan jadi Vira dan yang lainnya tidak perlu bolak balik mengurusi mereka .
Satu ruangan yang besar karena Vira meminta yang VVIP supaya lebih leluasa dan Lee & Qil merasa sedikit nyaman saat mereka harus menunggu daddy & mommynya .
Vira yang mengingatkan Chan supaya tidak terlalu memaksakan diri menunggu Cinta dengan kondisinya yang seperti sekarang .
Chan juga harus banyak istirahat supaya Chan bisa pulih dengan cepat .
Dokter pun tiba - tiba datang dan memeriksa kondisi Cinta yang semakin bagus dengan jahitan dialat vitalnya yang mulai mengering dan kondisinya yang semakin membaik.
Menurut dokter mengenai kondisi Cinta , hanya Cintalah yang bisa mengatasinya dengan keinginan dan semangat untuk segera sadar .
Dokter pun menyuruhnya untuk tidak terlalu kecapean dan banyak berfikir .
Chan mengangguk dan menuruti permintaan dokter setelah kedua anaknya memohon .
Roy dan Lee membantu Chan untuk membenarkan bantal , agar Chan merasa nyaman saat berbaring .
Vira segera memberi Chan obat untuk di minum dan menyuruhnya istirahat ditemani Roy , Lee dan Qil .
__ADS_1
Sementara Vira harus ke kantor mengecek keadaannya dan mengurusi keuangan karyawan yang akan diberikan mereka membutuhkan tandatangan dirinya .
Vira segera meninggalkan ruangan Chan dan Cinta kemudian menuju ruangan dokter .
Dokter menyarankan agar Chan tidak memikirkan hal yang berat juga harus banyak istirahat .
Dokter juga menjelaskan bahwa Chan harus segera dioperasi sebelum tumornya menempel pada selaput otak dan membesar juga berubah menjadi ganas .
Dokter menyarankan Chan dibawa ke Singapore karena disana alatnya lengkap dan kebetulan dokternya merupakan sahabatnya .
Vira mengangguk mengerti dan akan memikirkan secepat mungkin dan memberi kabar pada dokter .
Vira segera meninggalkan Rumah sakit dan menuju ke kantor dimana Azam yang telah menunggunya dari pagi .
Azam kini memegang sebagian tanggung jawab atas perusahaan Chan , dimana itu amanah yang Chan berikan sebelum kondisi Chan seperti saat ini .
***************
Hello , sahabat reader yang budiman..
Semoga sehat selalu dan tetap semangat ya..
Ikuti terus episodenya..
__ADS_1
jangan lupa like , komen , vote juga favorit..
terima kasih