Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Rukun


__ADS_3

Seminggu kemudian,,,,,,


Cinta telah bersiap - siap membereskan semua barang untuk dikemas dan dimasukkan ke koper , sambil menunggu Chan menyelesaikan administrasi yang harus diselesaikan dengan pihak Rumah Sakit .


Cinta merasa sedih karena Cinta tidak dapat bertemu kedua orang tuanya terlebih dahulu . Kedua orang tua Cinta masih belum pulang dari luar kota menjenguk saudara yang kecelakaan.


Sedangkan kedua orang tua Chan sibuk mengurus pekerjaan begitu pun dengan Vira yang membantu perusahaan Chan menggantikannya sementara saat Chan menunggu Cinta di Rumah Sakit.


Chan masuk ke ruangan dan tersenyum kepada Cinta . Chan bersyukur karena Cinta telah sehat kembali , tubuhnya pun sudah kembali pulih dan beradaptasi dengan janin yang dikandungnya.


Chan menghampiri Cinta yang telah menunggu manis diatas sofa , Chan berjongkok menggenggam tangan Cinta dan menciumnya , serta memeluk Cinta dengan hangat dan mengatakan pada Cinta untuk selalu menjaga diri dan juga janin yang ada dalam rahimnya.


Cinta tersenyum dan mengangguk setuju dengan permintaan Chan , Cinta pun balas memeluk Chan , dengan lembut Chan mencium kening Cinta , kemudian turun ke bibir , yang semakin lama , semakin bergairah dan tangan Chan bergerilya kemana - mana membuat Cinta mendesah.


Chan yang sudah lama menahan hasratnya karena Cinta sakit , membuat dirinya lepas kendali dan tidak bisa menahan diri saat melihat Cinta yang semakin hari semakin terlihat cantik.


Chan menyalurkan keinginannya yang sudah menggebu , membuka rok Cinta dan myalurkan keinginannya dengan sedikit memaksa namun terasa lembut dan hati - hati membuat Cinta menikmatinya dan pasrah menyerahkan tubuhnya kepada suaminya.


Chan sangat senang dan menikmati tubuh Cinta yang tidak terasa kaku seperti tadi , Cinta semakin mendesah dan meracau tidak karuan membuat Chan semakin bersemangat dan Chan membaringkan Cinta disofa untuk melancarkan aksinya yang sudah tidak bisa diajak kompromi.


Chan melepaskan hasratnya dengan puas dan bangga ketika melihat respon Cinta yang menikmati setiap sentuhannya sampai terkulai lemas.


Zura dan dr.Candra yang hendak masuk kaget mendengar suara desahan yang membuat mereka bergidik.


Dokter Candra dan Zura saling melempar pandang merasa malu dengan apa yang mereka dengar , mereka tidak jadi mengetuk pintu , dan memutuskan untuk menunggunya diluar.


Zura menggurutu pada Chan , " Dasar mesum Chan , masa istri baru sembuh langsur nyosor saja , ini kan Rumah Sakit ngga bisa apa mereka tahan sedikit dan melakukannya di rumah . "


Dokter Candra tersenyum melihat Zura menggurutu dan mengatakan kepada Zura " Kamu belum menikah , nanti kalau sudah menikah baru mengerti dengan yang namanya hasrat seorang laki - laki yang nantinya jadi suami kamu , bagaimana kalau kamu mencoba dengan aku ."


" Apa sih kamu , jangan - jangan kamu sama seperti Chan mesum juga . " Kata Zura.


" Aku akan selalu mesum saat melihat kamu yang sudah halal dan jadi istriku yang sudah sah nanti ." kata dr. Candra ."


" Aduh makin ngaco nih dokter Candra , ketularan mesum oleh si Chan deh . " keluh Zura.


Pembicaraan mereka terhenti saat mendengar suara pintu terbuka dan melihat pasangan yang terlihat manis setelah bergulat manja disofa.


" Bagaimana rasanya main disofa Rumah Sakit lebih eksotis ya ," kata Candra pada Chan sambil menyindir dan tertawa.


Cinta yang mendengar candaan Candra sangat malu dan tertunduk dengan muka merah.

__ADS_1


Zura yang merangkul Cinta memukul pundak Candra agar tidak mengatakan hal - hal yang memalukan.


Zura berbisik pada Cinta agar Cinta tetap sehat dan kuat menghadapi suami yang selalu mesum dan tidak tahu tempat , sambil tertawa membuat Cinta gemezzz dan mencubit pipi Zura.


Chan tersenyum dan mengatakan " Oh ceritanya Zura dan Candra lagi rukun nih ."


Mereka semua tertawa senang dan segera mengantar Cinta istirahat sejenak di rumahnya sebelum pulang ke kota A .


******************


Sementara Via masih bingung setelah kepulangannya dari Rumah Sakit dua hari lebih dulu dari Cinta .


Kini Via tengah berada di dalam kamarnya sambil istirahat memulihkan perutnya pasca operasi .


Via memikirkan perasaannya kepada Adam , melihat kegigihan Adam dan sikapnya selama dua minggu ini yang selalu bolak balik mengurusnya dan selalu mengejar keinginannya untuk meminta maaf pada Via membuat hati Via sedikit terenyuh dan bimbang kepada Adam .


Via mencoba untuk bangun namun rasa sakit yang terasa semakin menjadi membuat Via kembali berbaring padahal Via ingin sekali keluar kamar karena merasa bosan.


Via senang ketika pintu kamarnya terbuka Via berharap itu ayahnya yang bisa memapahnya keluar kamar.


Kalau itu ibunya Via tidak mau menyusahkan ibunya dengan harus memapahnya , karena Via merasa kalau ibunya pasti keberatan memapahnya karena berat badannya Via yang jauh lebih besar dari ibunya , bisa - bisa ibunya jatuh tersungkur.


Dalam hati Via sangat senang namun tidak mau mengakuinya bahwa Via sangat merindukan Adam.


Adam yang tidak memperdulikan sikap jutek Via , langsung menggendong Via keluar kamar dan membawanya ke halaman depan rumah untuk berjemur.


Via tersenyum senang , Adam melirik pada Via dan mengerutkan alisnya bingung dengan sikap Via.


Setelah Via didudukkan diatas kursi yang sudah tersedia , Adam jongkok didepan Via mensejajarkan tubuhnya dengan Via , dan memohon pada Via untuk memaafkannya.


Adam menjelaskan bahwa Adam khilaf dan Adam tidak mau Via dimiliki oleh orang lain , dengan rasa cinta yang membabi buta membuat Adam kehilangan akal untuk melakukan hal yang salah terhadap Via.


Kini Adam akan menanggung resikonya , dengan menyerahkan dirinya pada pihak yang berwajib.


Tetapi sebelumnya Adam ingin meminta maaf pada Via agar Via memaafkan Adam , dan menghukum Adam seperti apapun akan Adam lakukan.


Via merenung tidak menjawab perkataan Adam , Adam berdiri dan hendak pergi , namun Via menggenggam tangan Adam dan meminta waktu untuk memikirkannya.


Adam tersenyum dan berterima kasih kepada Via yang telah memberikan harapan terhadap dirinya walaupun hasilnya seperti apa nanti.


Via telah menikmati mentari pagi yang menghangatkan tubuhnya meminta Adam untuk memapahnya kembali ke dalam kamar.

__ADS_1


Adam menggendongnya dengan semangat dan membawa Via ke dalam kamar , kemudian Adam memberi Via sarapan dan makan obat supaya Via istirahat dan tertidur.


Adam pun keluar kamar dan mohon pamit kepada kedua orang tua Via yang telah membuka hatinya untuk Adam.


*********************


Dua hari kemudian,,,,,,,,,


Adam telah bersiap untuk menemui Via di Rumahnya dan meminta keputusan Via mengenai permintaan maafnya dan menyerahkan diri pada pihak yang berwajib.


Sesampainya di Rumah Via , kedua orang tuanya telah menyambut kedatangan Adam dengan ramah.


Betapa senangnya Adam melihat kedua orang tuanya Via menyambutnya dengan hangat.


Setelah Adam dipersilahkan duduk , kini Adam yang kaget melihat kedatangan Via yang telah pulih , terlihat sangat cantik.


Adam berdiri menyambutnya dan memulai pembicaraannya dengan rasa penyesalan terhadap sikap yang pernah dilakukan pada Via.


Dan akan segera untuk menyerahkan dirinya kepada pihak yang berwajib. Sambil memohon dengan menggenggam tangan Via.


Via tersenyum dan meminta Adam melakukan dua syarat untuk bisa memaafkan dirinya.


Pertama Adam harus merubah sikapnya yang buruk dan melupakan masa lalu serta harus selalu bersikap terbuka dan jujur terhadap Via jangan ada yang ditutup - tutupi.


Kedua Adam harus bersedia menikahi Via dan setia serta berjanji tidak akan pernah menyakiti dan mengkhianati Via serta akan selalu menjaga dan melindungi Via.


Adam berlonjak dan bersujud syukur mendengar permintaan Via , dengan rasa bahagia yang tiada terkira Adam berterima kasih kepada Via dan memeluk Via.


Kedua orang tua Via sangat senang melihat Via dan Adam telah Rukun kembali .


Via dan kedua orang tuanya membatalkan Adam untuk menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib.


Adam berjanji untuk melakukan semua permintaan Via sebaik mungkin.


Adam memeluk mencium kedua tangan Via dan tangan kedua tangan orang tua Via.


Semuanya terlihat sangat bahagia dan Adam segera memberi kabar kepada sahabat , kerabat Via maupun Adam bahwa mereka telah Rukun.


*jangan lupa like , komen , vote ,dan hadiah ya *


***** Terima kasih pada reader budiman ******

__ADS_1


__ADS_2