Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Sakit Hati


__ADS_3

Dokter Candra pulang dengan wajah kusut dan tidak bersemangat , membanting hadiah yang akan diberikannya kepada Cinta namun tidak jadi, karena dr. Candra sudah tidak ingin berlama - lama di rumah Cinta.


Tubuhnya yang lelah terbaring di tempat tidur dengan pakaian yang masih lengkap dan sepatu.


Dokter Candra sudah tidak bersemangat lagi melakukan sesuatu , sambil menatap langit - langit yang putih , dr.Candra meratapi kesedihan dirinya yang ditinggal menikah oleh sang pujaan hati.


Menyesal sudah terlambat , orang yang dicintai dan harapkan kini telah menjadi milik orang lain. Chan yang dilihatnya sangat tampan bahkan Cinta tidak salah memilih suami selain tampan , gagah dan kaya, Cinta sungguh beruntung.


Dokter Candra menangis dan mengamuk sendiri dalam kamar menumpahkan semua rasa marah , kesal , benci , dan bodoh mencintai orang yang tidak mencintainya.


Sebenarnya Cinta tidak bersalah karena Cinta tidak mengetahui kalau dokter Candra mencintai Cinta apalagi menunggunya pulang.


" Ini salah ku yang tidak pernah berterus terang pada Cinta bahwa aku mencintai , menyayangi dan ingin mendampinginya seumur hidup." gumam Dokter Candra.


"Ahhhhhhhhhh gueeeeee benciiiiiiiiiiiiiii." dr. Candra berteriak prustasi.


Dokter Candra menangis , dan mengacak - ngacak semua barang yang ada didekatnya.


"Kembalinya Cinta bagi ku merupakan sebuah penderitaan yang mendalam dan sakit hati yang benar - benar dalam dan sulit untuk dihilangkan."gumam dr.Candra.


Dokter Candra merasa prustasi dengan semua yang harus dihadapi , penderitaan , rasa sakit hati yang bertubi - tubi.


Semenjak ditinggalkan kedua orang tuanya dr.Candra sudah tidak punya semangat hidup namun masih ada harapan saat mengingat Cinta , namun Cinta kini telah jadi milik orang lain yang tidak mungkin untuk dimilikinya.


Harapannya untuk hidup bahagia semakin hilang dan kini dr.Candra lemas tidak berdaya , karena semenjak turun dari pesawat pagi tadi dr.Candra belum makan apapun dan ingin segera menemui Cinta .


Namun karena Cinta tidak ada dr.Candra langsung ke Rumah sakit mengisi laporan, kemudian membantu operasi pasien yang krisis, selesai langsung pergi lagi ke rumah Cinta dengan harapan bisa mengutarakan perasaan dan bisa makan malam bersama orang yang terkasih.


Mbo Mun yang melihat nasib tuan mudanya , begitu sedih , ingin sekali memberinya kekuatan untuk menyemangati agar semangat kembali.


Tapi apalah daya , mbo Mun hanyalah pengasuh dr.Candra dari kecil yang berperan sebagai ibu asuh dr.Candra karena kedua orang tuanya begitu sibuk.

__ADS_1


Namun mbo Mun sangat menyayangi dr.Candra dan setia mengabdi kepada keluarga dokter Candra.


Kebaikan keluarga dokter Candra tiada habisnya bagi mbo Mun. Disaat kehidupannya terpuruk keluarga dokter Candra lah yang membuatnya bangkit kembali.


Melihat dr.Candra kini sakit hati , mbo Mun merasakan sakit hati sama seperti yang dr.Candra rasakan karena mbo Mun tahu , perjuangan dr.Candra saat mendekati Cinta.


Mbo Mun berinisiatif menelepon kedua orang tua Cinta agar bisa membujuk dr. Candra makan , mbo Mun sudah tidak sanggup lagi melihat dr. Candra yang mengurung dirinya didalam kamar.


**********************


Mbo Mun memberi kabar pada Karsih keadaan dr.Candra yang menyedihkan dan meminta Karsih untuk membujuk dr.Candra supaya makan walaupun hanya sedikit.


Mungkin dr.Candra tidak lagi memiliki siapapun sekarang hanya orang tua Cinta yang bisa dianggapnya keluarga.


Setelah mendengar kabar dari mbo Mun, Karsih merasa sangat sedih mendengarnya. Sebenarnya Karsih sempat mengharapkan Cinta menikah dengan dr.Candra , karena dr.Candra orang yang sudah menyayangi dan sabar menghadapi Cinta saat Cinta sedang jatuh dan terpuruk.


Ibunya Cinta memanggil Cinta untuk berbincang sebentar dan menyuruh Ayahnya Cinta mengajak Chan bermain catur.


Karsih tidak mau Chan menantunya , menjadi marah karena Karsih membahas tentang dr.Candra.


Karsih berbicara kepada Cinta setengah berbisik takut terdengar oleh Chan. Karsih memberitahukan Cinta kondisi dr. Candra.


Cinta terkejut dan merasa kasihan terhadap apa yang dialami dr.Candra.


Namun Cinta tidak dapat berbuat apa - apa karena Cinta merasa tidak enak oleh Chan.


Cinta juga menjelaskan pada ibunya bahwa Cinta belum menjelaskan siapa dr. Candra kepada Chan.


Karsih kaget dan bingung jadi sekarang apa yang harus mereka lakukan untuk membantu dr. Candra.


Kalau dr.Candra sampai kenapa - napa , Karsih akan merasa bersalah karena dr. Candra adalah orang pertama yang menolong keluarganya saat Cinta sedang dalam keadaan teepuruk dan putus asa.

__ADS_1


Cinta menyarankan besok ayah dan ibunya pergi menengok dr.Candra terlebih dahulu , sementara Cinta akan menjelaskan kondisi dr.Candra kepada Chan perlahan - lahan, semoga saja Chan memahami dan memaklumi posisi kita.


Karsih setuju dengan saran Cinta , lagian kalau langsung pergi ke rumah dr.Candra malam - malam begini juga kurang baik.


******************************


Di dalam kamar Cinta sudah membersihkan diri terlebih dahulu menunggu Chan yang masih dikamar mandi untuk melaksanakan shalat isya bersama.


Setelah selesai , Cinta mengajak Chan berbicara secara hati - hati , dan ingin menjelaskan tentang dokter Candra.


Cinta :" Sayang , aku ingin menjelaskan mengenai hubungan aku , dan keluargaku dengan dr. Candra."


Chan :" Iya sayang , aku ingin dengar penjelasanmu siapa itu dr.Candra. Sebenarnya aku penasaran dari tadi , namun aku ingin kamu inisiatif seperti ini , makasih sayang."


Cinta :" Dulu saat aku dalam kondisi depresi berat dan keadaan keluarga lagi terpuruk , dr. Candra menolong kami dengan sabar dan telaten, bela - belain jarang pulang karena selalu datang merawatku setelah pulang dari Rumah sakit."


Chan :" Oh kalau begitu kamu sangat berarti donk sayang bagi dr. Candra.


Cinta :" Sayang , saat itu aku ngga mikirin itu , yang ada dalam ingatanku dr .Candra telah sabar merawatku dan sudah ku anggap sebagai kakak ku sendiri, jadi kamu jangan cemburu gitu donk sayang."


Chan :" Suami mana yang ngga cemburu , kalau istrinya dicintai laki - laki lain apalagi seorang dokter yang tampan dan pintar."


Cinta :" Sayang , boleh ngga kita kesampingkan dulu rasa cemburu mu , kini kondisi dr . Candra sangat mengkhawatirkan , lemah dan dalam keadaan prustasi , dr. Candra juga sudah tidak punya orang tua dan keluarga , hanya kita keluarganya , please ."


Chan : " Baiklah , tapi kamu harus janji kalau masalahnya sudah selesai tidak boleh terlalu dekat dengannya dan memperlakukan dr.Candra seperti kakakmu.ingat jaga jarak."


Cinta :" Makasih sayang , aku janji, dalam hati , fikiran dan seluruh tubuh ini cuma milikmu suamiku."


Chan pun memeluk Cinta dan meminta jatahnya malam ini , karena sikap Cinta yang selalu menggodanya dengan bermanja- manja terhadapnya.


Malam pun semakin larut , pakaian mereka sudah tergeletak dimana - mana dan keringat yang membasahi tubuh mereka sudah tampak Cinta yang kelelahan tapi tidak dengan Chan , Chan masih bersemangat dan hampir sepertiga malam Chan pun merasa puas dan menyusul Cinta yang telah terlebih dahulu tidur.

__ADS_1


***ditunggu like , komen, dan votenya ya.***


__ADS_2