
Sebelum Chan pulang dari kantor , Chan membeli bucket bunga dan coklat untuk membuat Cinta senang , Chan tersenyum sambil menahan rindunya mencium dan memeluk Cinta.
Chan baru sadar bahwa ponselnya tertinggal di rumah Roy tadi pagi , sebelum pergi ke kantor , Roy telah menyediakan sarapan untuk bosnya , namun Roy ngga tahu kalau Chan langsung pergi ke kantor tanpa pulang terlebih dahulu.
Setelah sampai rumah Roy , Chan masuk dan mengambil ponselnya , terlihat panggilan berulang dari orang - orang yang mengenalnya.
Chan langsung telpon balik Cinta namun tak ada jawaban , Zura juga tidak menjawabnya , kemudian Chan menelepon Ghatan , dan Ghatan menunggu depan rumahnya.
Chan menutup teleponnya dan bergegas pulang dengan mengepalkan tangan dan mengeratkan giginya.
Amarahnya kepada Cinta kembali lagi mendengar kalau Ghatan berada di rumahnya.
Chan sampai didepan rumahnya , memarkirkan mobilnya disembarang jalan , langsung masuk , saat membuka pintu Chan langsung ditonjok oleh Ghatan , keluar darah segar dari hidungnya , mereka beradu mulut dan saling baku hantam , bi Jum dan supir Cinta yang melihat nya memisahkan dan meminta bantuan satpam untuk menahan mereka.
Chan sedikit bingung dengan kejadian ini kenapa Chan tidak melihat Cinta.
Ghatan disuruh pergi sebelum Chan melaporkannya , namun Ghatan memakinya dan mengejek Chan serta pergi meninggalkan Chan dari rumahnya.
Chan dipapah supir dan bi Jum memberinya minum , Chan yang terlanjur emosi berteriak - teriak memanggil Cinta.
Chan masuk ke kamar dilihatnya Cinta tidak ada , seluruh ruangan Chan mencari Cinta namun akhirnya Cinta tidak ditemukan.
Chan mengacak - ngacak rambutnya , berteriak ngga jelas , saat melihat lemari yang kosong dengan pakaian Cinta Chan menjerit , pikirannya kosong dan menangis.
Bi Jum yang mendengar merasa kasihan dan coba masuk untuk menenangkan Chan.
Chan yang sudah duduk dilantai sambil memegang beberapa pakaian Cinta yang tersisa hatinya hancur dan menyesal dengan sikapnya terhadap Cinta.
Bi Jum masuk dan meminta maaf pada Chan , agar Chan bersabar dan lebih kuat lagi.
Bi Jum menjelaskan semua kejadian pada Cinta selama Chan tidak disampingnya , Chan terkejut mendengarnya dan menangis menyesali perbuatannya.
" Cintaaaaaaaaa kembaliiiiiiiiiiiiiiii "
"Maafkaaaaaaaaaan akuuuuuuuuu"
" Akuuuuuu menyesaaaaaaaaaaaaaal "
__ADS_1
Chan terus menerus berteriak dikamarnya , Chan sangat menyesali perbuatannya yang sudah meninggalkan istrinya sendiri terluka dan kesakitan.
Drtttttt,,,,,,Drttttttttt,,,,
Zura menghubungi Chan , Chan langsung menanyakan Cinta , Zura menjawab pertanyaan Chan dan menjelaskan kondisi Cinta , namun Zura mengingatkan Chan sebelum menemui Cinta Chan harus menyelesaikan dan membersihkan masalah gosip yang menimpanya dengan mahasiswi bernama Nie .
Chan bingung tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Zura , Namun Zura sudah terlanjur kesal dan mengatakan bahwa Chan cari tahu sendiri , dan Zura menutup teleponnya.
Chan langsung beranjak dan melihat nomor Ghatan kemudian meneleponnya dan mengajaknya bertemu.
Awalnya Ghatan menolak namun Chan memaksa dan meminta maaf atas sikapnya selama ini.
Chan benar - benar menyesal tidak mempercayai istrinya dan Ghatan bahwa mereka tidak ada hubungan apapun.
Ghatan pun mau bertemu dengan Chan di kafe dekat kampus.
Chan beranjak dan hendak pergi , bi Jum melihat Chan merasa kasihan dan berdoa semoga semua majikannya dalam keadaan baik - baik saja.
Bi Jum langsung memberitahukan pada kedua orang tua Chan , Orang tua Chan berterima kasih kepada Bi Jum telah memberinya informasi.
Tidak menunggu lama kedua orang tua Chan langsung terbang ke kota B untuk menengok mantunya dan memberi dukungannya.
Chan tidak basi - basi langsung menanyakan semua yang terjadi sebenarnya.
Ghatan pun menceritakan awal mula terjadinya gosip tersebut karena sebelum Ghatan menemukan Cinta yang sudah tergeletak sendiri diruangan dosen , Ghatan telah konfirmasi kejadian pada Nie dan Nie mau minta maaf tapi belum sempat minta maaf Cinta sudah dibawa ke kota B oleh keluarganya.
Chan memegang pelipisnya yang terasa sakit dan terduduk lemas , menyalahkan dirinya dan merasa bersalah karena penyebab Cinta seperti sekarang adalah dirinya.
Chan berterima kasih kepada Ghatan dan memintanya menyelesaikan gosip tersebut dengan Nie karena dirinya ingin segera pergi ke kota B.
Ghatan menyetujuinya dan mengangguk mengerti . Nie urusan Ghatan kini yang Chan harus pikirkan adalah kondisi Cinta yang sangat membutuhkannya.
Chan menghubungi Vira dan menjelaskan semua yang terjadi pada dirinya dan Cinta.
Vira langsung menuju rumah Chan sementara Chan baru pamit pada Ghatan dan meninggalkannya sendiri di dalam Cafe.
Sesampainya di rumah Chan ditampar Vira , Chan hanya diam dan menerima perlakuannya , Chan mengatakan pada Vira bahwa Chan benar - benar menyesal.
__ADS_1
" Sudah sekarang kita bergegas dan berkemas untuk menyusul Cinta ke kota B , ingat kamu harus merubah sikapmu yang keras kepala dan kekanak - kanakan . " kata Vira.
Chan segera bergegas , diperjalanan Chan banyak diam dan bersikap dingin , kadang sesekali Chan menitikkan air matanya menyesal semua perbuatan yang dilakukannya kepada Cinta.
Sungguh Chan menyesalinya , sangat menyesal , wajah Chan yang terlihat kusut , membuat Vira luluh dan merasa kasihan terhadap Chan.
Vira menguatkan adiknya yang telah menyesali perbuatannya , rasa menyesal Chan yang ditinggalkan Cinta sudah cukup untuk menghukumnya.
Zura memberikan alamat Cinta dirawat kepada Vira karena Zura malas menghubungi Chan dan kecewa pada Chan atas sikapnya terhadap Cinta.
Sesampainya di Bandara Chan langsung menuju Rumah sakit , Chan langsung lari menuju ruangan yang diberikan oleh Zura.
Sesampainya di depan ruangan dimana Cinta sedang dirawat membuat tangan dan kaki Chan bergetar , dengan didampingi dokter Candra yang menguatkan Chan , Chan masuk perlahan ternyata orang tuanya sudah berada didalam bersama kedua orang tua Cinta.
Chan bersujud dikaki ibunya Cinta , Chan meminta maaf pada kedua orang tua Cinta , Chan berjanji tidak akan pernah meninggalkan lagi Cinta , Chan sangat menyesal.
Kedua orang tua Cinta kaget , dan mengangkat Chan serta memeluk menantunya tersebut , Ayah Cinta menyuruh Chan tenang agar Cinta merasa nyaman.
Chan mengangguk dan menahan emosinya , perlahan dan penuh dengan hati - hati Chan duduk disamping Cinta yang tengah berbaring dan masih belum sadarkan diri.
Chan memegang tangannya , menciumnya dan meminta maaf yang sebesar - besarnya , Chan ngga akan pernah meninggalkan lagi Cinta.
Semua orang yang berada diruangan tersebut sangat sedih melihat kejadian Chan dan Cinta.
Zura menyuruh kedua orang tua Chan dan Cinta untuk pulang dan beristirahat karena disini sudah ada Chan yang menunggu Cinta .
Vira juga boleh pulang dan beristirahat bersama kedua orang tuanya.
Zura dan dr. Candra menunggu dan terus mengontrol kondisi Cinta. Jadi jangan khawatir bila ada perkembangan pada kondisi Cinta akan segera memberi kabar.
Semua yang berada dalam ruangan menyetujui saran Zura , Kini mereka semua pulang dan meninggalkan Chan sendiri didalam ruangan rawat Cinta.
Dokter Candra dan Zura menunggu diluar , mereka berbincang mengenai kondisi Cinta , Zura masih bingung kenapa Cinta masih belum sadar padahal kondisinya membaik.
Menurut dr. Candra Cinta masih emosi dan enggan untuk kembali sadar karena menahan rasa kecewa pada Chan.
Tapi kita lihat setelah Chan datang dan mengakui penyesalan terhadap dirinya , mungkin akan memberi semangat Cinta untuk segera sadar kembali.
__ADS_1
*Jangan lup like , komen ,vote, juga hadiah ya*