
Chan mengendap - endap dengan sangat hati - hati saat meninggalkan Cinta dari kamarnya yang masih berbaring dengan mata terpejam .
Chan keluar kamar pasien setelah mengetahui bahwa Cinta dalam kondisi yang baik .
Kini Chan menuju ruang bayi , ingin melihat bayi kembarnya , berbeda dengan ke ruangan Cinta yang harus mengendap hati - hati takut ketahuan .
Di ruangan bayi Chan sangat percaya diri , berjalan tegap , tampak sangat berwibawa dan bertanggung jawab .
Suster jaga pun terpesona oleh ketampanan Chan yang membuat Chan sedikit kesal oleh tingkah suster muda yang baru melihatnya.
Bayi kembar yang lucu sedang tertidur lucu , Chan pun tidak menyia - nyiakan untuk mengambil foto bayinya dengan ponsel .
Suster pun menghampiri Chan dan segera mengganti dan memakaikan kain pada bayi kembar Chan yang baru saja , mereka dimandikan dan tertidur .
Setelah menggunakan kain dan topi rajutnya bayi kembar Chan terlihat semakin lucuuuu .Chan pun memfotonya kembali.
Chan meneteskan air mata , melihat bayi kembarnya yang sangat menggetarkan hati Chan , dan membuatnya sangat berat meninggalkan bayi kembarnya , Chan pun berfikir dan berusaha sekuat tenaga untuk membujuk Cinta , agar memaafkan kesalahannya , dan meminta Cinta menerimanya kembali .
Setelah puas dengan keberadaannya bersama bayi kembarnya , Chan langsung pergi meninggalkan bayi kembarnya , karena takut Cinta dan yang lainnya datang dan melihat keberadaan Chan , sehingga memicu keributan .
Saat Chan keluar dari ruangan bayi , Chan tidak sadar bahwa Cinta telah melihatnya .
Cinta menarik nafas melihat Chan , sebenarnya Cinta sudah melihat dan merasakan kegigihan Chan .
Namun Cinta , masih ingin melihat ketulusan Chan dan ingin melihat Chan memberanikan diri menemuinya langsung , dan memberinya keputusan tentang kelanjutan rumah tangganya .
Tidak terasa air mata yang jatuh mengiringi kepergian Chan , Cinta merasa sangat sedih melihat Chan yang terlihat kurus dan tidak terurus .
Chan biasanya sangat perfect , dalam penampilan dan kebiasaannya sehari - hari , sekarang yang Cinta lihat , Chan sangat jauh dari kata perfect .
********
Cinta pun kemudian masuk ke ruangan bayinya , karena Cinta harus sering bergerak dan berjalan secara perlahan dan bertahap didampingi Dewi .
Suster mengatakan kalau ayah bayi kembar , telah datang untuk menjenguk dan suster memberikan secarik kertas kepada Cinta .
Cinta pun tersenyum ramah kepada suster , dan menerima secarik kertas serta melihat dua buah nama bertuliskan Aalee & Aaqil .
__ADS_1
Senyuman tersirat diwajah Cinta , menggambarkan bahwa Cinta merasa senang , membuat Dewi merasa tenang .
Cinta meminta izin kepada suster untuk menggendong Bayi kembarnya bergantian walaupun hanya sebentar karena masih belum boleh terlalu lama mengingat kondisinya yang belum pulih .
*********
Diperjalanan menuju penginapan Chan terus berfikir untuk menemui Cinta setelah Cinta pulih , karena Chan ingin meminta keputusan dari Cinta mengenai dirinya .
Apapun keputusannya Chan akan menerimanya sekalipun Chan harus menelan pil pahit keputusan yang Cinta berikan untuknya .
Chan tidak tenang dan merasa tidak nyaman karena Chan harus jauh dari kedua anaknya yang menjadi penerus dirinya suatu saat nanti .
Perasaan Chan mulai tidak karuan saat mengingat tekadnya yang tadi tidak terkontrol dengan meminta bantuan suster untuk memberikan secarik kertas yang bertuliskan nama bayi kembarnya yang telah Chan siapkan saat dirinya masih bersama Cinta .
Chan meneteskan air matanya , mengingat Cinta dan bayi kembarnya yang membuatnya masih bertahan hidup dan semangat menjalani hari - hari dan aktivitasnya .
Chan berharap agar Cinta memaafkan kesalahannya dan bisa menjadi ayah yang menjadi kebanggaan bagi kedua anaknya kelak .
Chan kemudian memarkirkan mobilnya dan masuk ke penginapan , saat hendak masuk pintu kamarnya , Chan melihat Vira dan kedua orang tuanya didepan kamar menunggu kedatangannya .
Chan pun tertunduk , dan mengulurkan tangan untuk memberinya salam kepada kedua orang tuanya juga kakaknya .
Mereka pun masuk ke kamar penginapan Chan , ibu Bramastara memeluk Chan , dan menyuruh Chan segera menyelesaikan masalahnya dengan Cinta .
Vira menyarankan kepada Chan agar Chan tidak menunda niat baiknya untuk memperbaiki dirinya yang berbuat kesalahan kepada Cinta .
Chan pun menangis dan meminta maaf kepada keluarganya karena telah mengecewakan mereka atas prilaku buruknya yang berakibat fatal dan membuat dirinya sangat menderita .
Keluarga Chan pun merasa sedikit bersedih melihat penampilan Chan kini , yang sangat tidak beraturan.
Akhirnya mereka semua sangat terharu dan berpelukan saling meminta maaf dan memaafkan membuat Chan jadi lebih bersemangat untuk menemui Cinta .
*********
Cinta yang sedang menerima pemeriksaan dari dokter , membuatnya ingin segera pulih dan dokter pun tersenyum .
Dokter mengatakan bahwa luka luar memang sudah sembuh namun luka dalamnya masih belum , mungkin Cinta harus lebih bersabar untuk menginap dua hari lagi di Rumah sakit , agar pulih dengan benar .
Cinta sudah tidak sabar ingin menggendong si kembar dan merasa rindu dengan makanan dan suasana rumah .
Dewi yang mengerti tentang keinginan Cinta , segera menghubungi bi Jum untuk membuatkan makanan dan diantar ke Rumah Sakit oleh Tono .
__ADS_1
Bi Jum segera melaksanakan permintaan Dewi dan membuatkan makanan untuk Cinta dengan semangat tentu saja harus sesuai dengan peraturan dari dokter .
Cinta pun terduduk lemas , karena harapannya untuk segera pulang sirna .
Saat Cinta menyandarkan tubuhnya ke bantal yang telah ditumpuk oleh Dewi sehingga bisa menyangga kepala Cinta , tiba - tiba terdengar suara pintu yang diketuk .
Dewi pun segera membuka pintu dan melihat siapa yang datang .
Cinta yang bengong begitupun dengan Dewi , namun segera menyuruh tamu masuk yang tiada lain tamu tersebut adalah Chan .
Dewi segera keluar kamar rawat Cinta dan menutup pintunya kembali .
Sementara Chan menghampiri Cinta yang masih bengong dan bingung dengan apa yang harus dilakukannya .
Chan mendekati Cinta dan memangku Cinta untuk mendudukkannya dengan benar agar luka diperutnya tidak tertekan .
Cinta kaget , canggung , dan merasa malu karena sudah satu bulan ini , Cinta tidak pernah disentuh , ataupun bertemu Chan .
Chan duduk didekat Cinta menggenggam tangan Cinta , meminta Cinta untuk mendengarkan penjelasannya serta meminta keputusan dari Cinta mengenai dirinya .
Chan sangat berharap Cinta memberi keputusan yang terbaik untuk keluarga kecilnya dan kesempatan kedua atas kesalahan yang dilakukannya .
Cinta menangis dan memukul Chan melampiaskan kekesalan dan kecewa atas perilaku Chan yang sangat membuatnya marah .
Namun melihat kegigihan Chan menebus kesalahannya kepada Cinta selama satu bulan membuat Cinta merasa luluh dan memberi keputusan yang benar - benar membuat Chan penasaran .
Cinta mengajukan beberapa syarat kepada Chan , bila Chan menyetujui persyaratan yang Cinta ajukan , dan bisa melaksanakannya dengan baik , Cinta pun akan memberinya keputusan kepada Chan tanpa ragu .
Chan tersenyum senang mendengarnya , dengan cepat Chan mengangguk dan menyetujui semua mengenai persyaratan yang Cinta ajukan .
Cinta menyebutkan nama panggilan bayinya dengan sebutan lee & qil , Chan yang terharu dan sangat tersentuh mendengar nama panggilan bayi tersebut , karena tanpa Chan sadari , Cinta telah menerima saran atas nama bayi kembarnya yang diberikan Chan pada suster saat itu .
*************
Penasaran ngga apa syarat Cinta,,,,
Ikuti terus ya UP kembalinya Cinta,,,,
Jangan lupa like , komen , vote , dan favorit,,
Biar semangat UP nya,,
__ADS_1
\*\*\*Terima kasih \*\*\*