Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Terpuruk


__ADS_3

Cindi menangis dan menjerit - jerit minta untuk dikeluarkan dari sel penjara , memohon pada petugas minta dikeluarkan , dan berteriak - teriak memukul- mukul besi berjajar dan tersusun rapi yang menjadi penghalang .


Cindi menangis dan terduduk lemas , Cindi ketakutan saat melihat teman satu selnya yang terlihat menyeramkan dan memiliki tatapan tajam terhadapnya .


Cindi pun takut nantinya dikerjai oleh teman satu selnya di penjara . Keadaan ini membuat Cindi tertekan dan tidak mau lagi menjalani hidup .


Karena kehidupan Cindi sangat terpuruk , Cindi merebut pistol milik polisi yang sedang berjaga , kemudian menembakkan pistol tersebut kepada dirinya sendiri , dan meninggal seketika ditempat .


Sementara Maya mendengar kejadian tersebut merasa prustasi , sungguh miris , kehidupannya kini sangat terpuruk setelah Maya sadar dengan sikapnya yang terlalu serakah .


Banyaknya tekanan hidup , terpuruk oleh keadaan , membuat Maya jadi sering ngamuk dan lupa dengan dirinya sendiri .


Karena keadaan Maya yang sudah tidak kondusif , Maya segera dilarikan ke Rumah Sakit jiwa , berhubung mental Maya yang semakin hari , semakin menurun .


Erik menyesal mendengar nasib Cindi dan Maya yang sangat terpuruk , kini Erik pun sendiri ditinggalkan orang - orang terdekatnya .


Teringat saat - saat bahagia dengan kedua orang tuanya , keluarganya , kebahagiaannya bersama Cinta tunangannya .


Cinta sangat menurut dan mencintai Erik , serta Cinta merupakan perempuan yang setia juga sangat menjaga diri dari sentuhan tangannya .


Erik menangis mengingat semua kenangan manisnya bersama Cinta .


Erik juga ingin sekali meminta maaf kepada kedua orang tuanya , yang hanya diam saja saat Cindi memperlakukan orang tuanya tidak baik dan menghinanya .


Karena dibutakan oleh perasaan cinta dan hawa nafsunya kepada Cindi membuatnya , lupa akan kewajibannya sebagai anak , dan suami untuk membimbing Cindi ke jalan yang benar .


Kini Erik menuai semua akibat dari keserakahan dan kebodohannya dalam menjalani bahtera rumah tangga bersama Cindi , dan keluarganya Maya , yang telah menjerumuskannya ke tempat yang dingin dan kotor .


Erik berjanji akan bertaubat dan menjalani masa hukumannya dengan penuh rasa tanggung jawab , supaya Erik bisa sedikitnya menebus rasa bersalahnya kepada orang tuanya .


*******************


Chan yang sedang menunggu Cinta membuka pintu kamar , terus menerus mengetuk pintu dengan sabar sampai akhirnya Cinta pun membukanya .


Cinta masih kesal dengan Chan , Cinta marah dengan kesalahannya Chan semalam , yang meninggalkan dan membiarkannya sendiri saat Erik menghampiri Cinta .


Chan meminta maaf kepada Cinta , Chan berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya lagi .

__ADS_1


Cinta pun luluh , dan meminta maaf kepada Chan karena membiarkannya tertidur di ruang kerjanya .


Chan tersenyum dan menggeleng , mengatakan bahwa Cinta wajar menghukumnya karena kesalahannya yang tidak bisa menjaga Cinta saat berada diluar .


Chan memeluk Cinta , mencium perutnya yang semakin terlihat setiap harinya .


Cinta menanyakan bahwa Chan mengenal Erik dan istrinya dimana ?


Chan tersenyum , Chan mengenal Erik dari seminggu yang lalu , Erik adalah oang yang ingin menghancurkan perusahaannya , dan berpura - pura menjadi karyawan pemasaran diperusahaan Chan .


Selama kita berada di Bali dan mengalami teror , sampai kita sakit , Roy menyelidiki dan terus memantau kejadian ganjil yang selalu menghampiri Chan juga Cinta ternyata dalangnya adalah Maya yang merupakan kakak dari Cindi istri Erik .


Cinta merasa sedih , kenapa mereka ingin menghancurkan kehidupan rumah tangganya , dan perusahaan Chan .


Ternyata mereka menyimpan dendam lama karena Maya merasa sakit hati terhadap Chan yang telah menolak perasaan cintanya pada Chan , juga memutuskan kontrak kerja mereka .


" Chan , sebenarnya Erik itu mantan tunangan aku , yang pernah ku ceritakan dulu dengan ibu sebelum kita menikah ." kata Cinta .


Chan tersenyum dan mengelus rambut Cinta dengan lembut , Chan juga menjelaskan kepada Cinta bahwa Chan telah mengetahuinya .


Cinta merasa lega , karena kekhawatirannya mengenai masa lalunya telah hilang .


Chan juga menceritakan semua nasib Maya , Cindi dan Erik yang sekarang sangat terpuruk dan menurun .


Chan mengatakan pada Cinta bahwa Cindi telah bunuh diri karena tidak sanggup menahan rasa malunya dan tidak akan mampu menjalani hari - harinya dipenjara .


Sedangkan Maya karena ambisinya yang tidak tercapai membuatnya semakin tertekan dan stress sehingga Maya depresi berat dan sering mengamuk , pihak berwajib pun segera membawanya ke Rumah sakit jiwa .


Erik sedang menyesali kehidupan yang buruk dan serakah serta sombong yang pernah dilakukannya .


Erik ingin meminta maaf kepada orang tuanya atas kesalahannya dan meninggalkan keluarganya yang telah mengingatkan bahwa prilakunya salah .


Semua itu Chan mengetahuinya setelah semalaman Roy menyelidiki dan langsung memberi kabar pada Chan , sebelum Chan datang membujuk Cinta.


Cinta memeluk Chan , Cinta bangga dengan suaminya yang selalu memperhitungkannya dalam bertindak dan tidak gegabah .


Cinta juga kini merasa tenang dan nyaman , setelah mendengar cerita dari Chan , mudah - mudahan kedepannya tidak terjadi lagi peristiwa seperti yang dialaminya sekarang .

__ADS_1


Chan menggendong Cinta dan mengajak Cinta mandi bareng , karena sudah sangat lama Chan menahan rindu terhadap Cinta .


Banyak sekali kejadian yang membuatnya harus menekan dan mengendalikan dirinya sesaat untuk memenuhi hasratnya terhadap Cinta .


Cinta yang sudah menyiapkan dirinya dan memahami kebutuhan suaminya siap untuk melayani suami tercintanya.


Ritual yang mereka lakukan cukup panas dan lumayan lama sampai Cinta merasa kelelahan begitu pula dengan Chan yang merasa belum cukup namun tidak tega saat melihat Cinta yang kelelahan .


Chan mengakhiri aktivitas gairahnya , dan memandikan Cinta agar bersih dan segar kembali , kemudian menggendongnya ke tempat tidur .


Chan mengambil ponselnya lalu menelepon pihak kampus dan menanyakan jadwal Cinta , pihak kampus pun dengan sigap menjawab bahwa jadwa Cinta hari ini kosong , Chan tersenyum dan meminta izin kampus kalau hari ini Cinta berhalangan , dan tidak ke kampus .


Cinta geleng - geleng dan merasa ngantuk tanpa sadar tertidur , masih menggunakan handuk , Chan yang melihatnya menutupinya dengan selimut .


Chan mendekati Cinta dan mencium keningnya serta mengelus perut Cinta yang sudah mulai bergerak .


Chan kembali menelepon Roy dan Boy agar menggantikannya mengurus perusahaan untuk dua hari ke depan karena Chan masih ingin menemani Cinta di rumah .


Roy dan Boy pun mau tidak mau harus segera mempersiapkan semua jadwal rapat penting yang harus dihadiri.


Bi Jum senang , melihat majikannya yang kembali akur dan mesra , karena saat Chan mengambil sarapan untuk Cinta , Chan terlihat bahagia dan semangat .


Tono supir Cinta pun berkata pada bi Jum dan Dewi bahwa dirinya kagum terhadap majikannya terutama Chan yang selalu gagah saat sedang memberi kebahagiaan ditempat tidur pada bu Cinta .


Bi Jum memukul Tono begitu pun dengan dewi yang mengatakan kepada Tono , jangan - jangan Tono diam - diam suka mengintip majikannya .


Tono menjawab dengan berbisik kepada dewi bahwa Tono tidak pernah mengintip namun selalu mendengar desahan - desahan yang panjang yang membuatnya jadi membayangkannya .


Dewi memukul punggung Tono dan mereka tertawa bersama .


Bi Jum bahagia setelah bertemu dewi dan Tono mereka seperti anaknya bagi bi Jum dan tidak lagi merasa kesepian .


*Jangan lupa like , komen , vote , dan hadiah ya*


*****terimakasih para reader yang budiman *****


*selamat membaca semoga terhibur , aamiin*

__ADS_1


__ADS_2