
Cinta segera beranjak untuk mengambil kado yang dibawanya untuk Gava selain itu Cinta juga ngga mau mengecewakan Chan untuk membuatnya malu tanpa memberi apa -apa pada Gava keponakannya tersayang.
Karena kadonya berat dan besar sengaja Cinta tidak langsung menyerahkannya kepada Gava tapi disimpan diatas meja dan setelah menyimpannya baru Gava boleh membukanya.
Kado pertama Cinta untuk Gava.
"Woooooowww ,,,,Amazing ,,,terima kasih kak Cinta ." kata Gava sambil teriak -teriak senang dan jingkrak - jingkrak kegirangan.
"Gava sayang tenang dulu masih ada lho kadonya satu lagi tapi ini dari om Gava yaitu Om Chan kesayangan Gava." kata Cinta.
"Ya ampun Om Chan sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya , Om Chan benar - benar memenuhi janji Om kepada Gava bahwa Om akan memberikan buku Frozen exclusif edition , Gava sayang banget sama Om Chan , terima kasih." kata Gava sambil meneteskan air mata , Gava memeluk dan mencium Chan karena bahagia.
Chan tersenyum bahagia melihat keponakan satu -satunya yang sangat Chan sayangi , Chan membalas pelukan dan mencium kening keponakannya itu dengan penuh kasih sayang.
Disisi lain kedua orang tua Chan memperhatikan Cinta dengan seksama mereka sangat kagum dan merasa senang melihat Chan datang dengan Cinta.
Untuk menghilangkan rasa penasarannya Ibunya Chan bernama Ratih menghampiri Cinta dan mengajak Cinta ngobrol dengannya dan membawa Cinta ke ruang belakang untuk menjauhi sedikit keramaian sambil menghirup udara sejuk dan duduk di balkon.
__ADS_1
"Nak Cinta , terima kasih sudah datang ke acara keluarga kami , ibu senang karena nak Cinta sudah memberikan kebahagiaan untuk Gava."kata Ratih.
"Cinta juga senang tante , dan tante jangan sungkan , Cinta tulus dan Ikhlas kok datang kesini karena Cinta juga pernah merasakan apa dan bagaimana perasaan Gava saat kesepian ditinggalkan keluarga karena kesibukan dalam pekerjaannya masing- masing."kata Cinta.
Cinta , terus terang saja ibu baru melihat Chan sebahagia itu , biasanya Chan anti terhadap perempuan dan acara keluarga seperti ini Chan juga jarang banget berkumpul kecuali kakaknya yang menyuruhnya datang , apalagi harus menemui keponakannya dan memberikan kado yang berbau puteri , Chan paling anti , terima kasih Cinta , semoga Cinta bisa merubah sikap dingin Chan menjadi cair kedepannya. kata Ratih.
Saat Cinta akan menjawab permohonan dari ibunya Chan dan menjelaskan bahwa Cinta dan Chan tidak ada hubungan apa - apa Chan memanggil Cinta dan ibunya untuk segera berkumpul dan bergabung dengan keluarga yang lain , karena acaranya akan segera dimulai.
Cinta dan Ratih segera berdiri dan menuju ruang tengah sambil menuntun lengan Cinta seperti tidak mau lepas dari genggamannya dan tersenyum serta membiarkan Cinta yang sedang canggung dan merasa malu.
Acara berjalan lancar selain keluarga , ulang tahun Gava dihadiri kerabat , sahabat ,dan teman - teman dari sekolah Gava serta tetangga .
Setelah acara selesai dan waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam , Cinta pun segera berpamitan kepada keluarga Chan terutama kedua Orang tuanya.
Ratih dan Gava terlihat begitu sedih dengan kepulangan Cinta , sebenarnya Ratih masih ingin ngobrol sebanyak -banyaknya dengan Cinta , sedangkan Gava masih belum puas untuk bermanja - manja dengan Cinta.
Diperjalanan pulang , didalam mobil suasananya berbeda dengan tadi saat mereka pergi .
Chan berterima kasih dan meminta maaf kepada Cinta dan membujuk Cinta agar tidak marah kepadanya.
Cinta tersenyum dan menyetujui Chan untuk tidak marah , Cinta juga memaafkan Chan karena dengan bertemu keluarga Chan , Cinta merasa sedikit terobati atas kerinduannya kepada kedua orang tuanya.
__ADS_1
Disela -sela keheningan dan kecanggungan Chan memberanikan diri bertanya kepada Cinta "kapan kamu membeli kue bolu frozennya?" Kata Chan penasaran.
Sebenarnya sebelum sampai ke toko buku di mall tadi , Cinta melihat toko kue ulang tahun dan kelihatannya bagus , serta kuenya enak , jadi Cinta coba memesannya dan rencananya Cinta akan memakannya bersama teman Cinta , Via di asrama.
Toko kue tersebut memberikan nomor kalau Cinta mau memesan , dan saat Chan mengajak Cinta untuk datang ke acara ulang tahun keponakan Chan , Cinta langsung memesan kue Frozen yang sudah jadi yang Cinta lihat tadi .
Cinta berfikir , masa datang ke acara ulang tahun tapi tidak bawa kado , kan ngga enak. Saking sibuknya Chan bengong ya sudah saya satukan dus buku dibawahnya dan dus kue ulang tahun diatasnya.
Jadi tidak ketahuan kan, soalnya kebetulan tas belanjanya muat untuk dua dus. penjelasan Cinta panjang lebar.
"Kira -kira seperti itu ceritanya."kata Cinta.
Chan pun mengangguk tanda mengerti , dan ternyata sudah sampai didepan gedung asrama putri , Chan menghentikan mobilnya dan segera turun dan membukakan pintu untuk Cinta.
Cinta segera turun dan berterima kasih kepada Chan yang telah mengantarkannya sampai depan gedung asrama.
Chan pun pamit pulang , setelah kepulangan Chan , Cinta segera masuk kedalam gedung asrama puteri , dan masuk ke kamar asrama tepat waktu dan tidak terlambat , Cinta senang karena tidak membuat masalah dengan perjalanan pulangnya tadi.
Diluar seseorang sedang mengamati dan memperhatikan kedatangan Cinta tanpa Cinta ketahui dan sadari , serta memperhatikan Cinta yang diantar seorang pemegang saham tertinggi di kampus ini sekalian pemilik gedung asrama dan kantin.
SIAPAKAH ITU ???
__ADS_1
YOOOO PASTI PENASARAN!
\*\*\*Bantu like dan komen ya 🙏\*\*\*