
"Alvin sudah pulang sayang?" tanya Mira
"Sudah mom, aku kekamar dulu yah mom. Mau mandi dulu" ucap Cinta dan langsung menuju kamarnya.
"Semoga mereka selalu bahagia dan tidak ada rintangan apapun yah dad" doa Mira
"Semoga mom"
****
Mobil Alvin pun sudah masuk kehalaman kediaman Kusuma. Dia pun bergegas turus dan disambut oleh para pelayan disana. Mereka menyampaikan bahwa orang tuanya telah sampai dan menunjukkan keberadaannya saat ini.
"Mom dad, apa kalian baik baik saja?" ucap Alvin.
"Kami baik son, bagaimana keadaan perusahaan? Seperti perusahaanmu semakin diakui dan tidak ada tandingannya" jawab Wijaya
" Baik kok dad. Yah ini jugakan berkat didikan daddy dulu. Oh iya dad, aku ada kabar buat daddy"
"Tunggu kamu jelaskan dulu berita yg baru saja ramai dibicarakan sayang" pinta Alies yg sudah dulu mendengar berita tentang kejadian Alvin dan Cinta
"Itu dia mom, sebenarnya semua salah paham. Rencananya besok Alvin akan melakukan konferensi pers agar semuanya jelas. Tentu mom and dad juga besok ikut. Dan Alvin mohon jangan menolak" pinta Alvin
"Dan satu lagi, nanti malam Alvin akan mengadakan diner dengan keluarga Kusuma dad" ajak Alvin
"Kamu sudah setuju dengan perjodohan ini sayang?" tanya Alies dengan senyum yg indah diwajahnya
"Iya mom, dan aku mau nanti mom and dad melamar Cinta untukku. Aku juga ingin pernikahan kami secepatnya dilangsungkan" ucap Alvin lagi dengan antusiasnya
"Oke, persiapkan saja. Daddy akan mengurus semuanya. Tidak akan lama lagi kamu akan menikah dengan pujaan hatimu" tutur Wijaya tak kalah bahagianya mendengar putra semata wayangnya akhirnya mau menikah.
Sama halnya dengan Cinta, Alvin pun selalu dihadapkan pertanyaan tentang pernikahan. Dan akhirnya setelah bertahun tahun Alvin mau menikah meskipun itu pilihan orang tuanya.
"Haayy semuanya, akhirnyaaa momy sama daddy pulaang. Tuh kan kalo mom and dad pulang pasti kaka juga pulang" gerutu adik Alvin sambil berlari memeluk sang ibu
__ADS_1
"Selin, kapan kamu pulang ke Indonesia? Kenapa ga kasih kabar ke kakak?" tanya Alvin
"Sudah 3 hari aku pulang kak, cuman lupa ngabarin aja. Aku juga lagi ada kontrak sama salah satu photografer ternama disini. Dia akan mengadakan pameran seminggu lagi" tutur Selin. Selin adalah adik satu satunya Alvin.
"Oke semoga semuanya berjalan lancar yah. Aku ke kamar dulu yah mom dad. Dan kamu Selin, kakak ga mau denger nanti malam kamu harus ikut yah" perintah Alvin. Selin yg bingung ingin bertanya namun diurungkannya dan hanya menganggukkan kepala
"Mom, Selin mau tidur dipangkuan mom yah. Kangen" manja Selin. Ibunya hanya tersenyum lembut dan mulai mengusap kepala sang putri hingga terlelap.
****
Cinta yg baru selesai mandi, teringat dengan Alvin. Ada perasaan aneh yg dia rasakan. Mungkin semacam rindu, namun Cinta tidak menyadarinya. Dia pun mengambil hp nya dan mencoba menelpon Alvin. Namun tidak ada jawaban. Sudah 5 kali dia mencoba tetap saja tidak ada jawaban.
"Iisshh kemana sih Alvin, ko ga diangkat angkat. Bodo ah" keluh Cinta dengan kesalnya
Tidak lama handphone Cinta pun berdering. Ternyata Alvin menelpon Cinta.
"Ada sayang?" tanya Alvin disebrang sana
"Aku udah nyampe dari tadi, cuman ngobrol dulu sama mom and dad. Juga adik aku. Terus mandi. Handphone aku di nakas sayang jadi ga kedengeran" jelas Alvin. Cinta yg mendengar penjelasan Alvin pun merasa tenang.
Sebenarnya Cinta merasa takut terjadi apa apa dengan keadaan Alvin yg tak kunjung menghubunginya.
"Oh iya sayang, nanti malem kita akan mengadakan pertamuan antar keluarga. Kita akan membicarakan soal acara pernikahan kita" jelas Alvin
"Oke nanti aku ngomong ke momy dan daddy yah. Oh iya untuk kejadian tadi bagaimana?" tanya Cinta cemas. "Aku takut akan terus ramai sayang" lanjut Cinta
"Tenang saja, besok kita akan melakukan konferensi pers bersama kedua orang tua kita. Kamu tidak perlu takut sayang. Semua akan baik baik saja"
"Semoga saja" harap Cinta "Ya udah aku mau ngasih kabar ini yah. nanti aku hubungi lagi yah sayang. Sampai ketemu nanti" lanjutnya
"Iya sayang. I Love You more**" ucap Alvin. Cinta yg memdengarnya tersipu malu
"Love You too honey" jawab Cinta.
__ADS_1
Setelah itu Cinta langsung memberitahukan kepada kedua orang tuanya. Kemudian dia bersiap siap agar terlihat memukai dihadapan calon mertuanya.
****
Acara makan malam pun tiba. Alvin dan keluarga yg lainnya telah bersiap. Mereka melakukan pertemuan di salah satu hotel milik Alvin. Disana sudah didekor sedemikian rupa. Begitu indah dan cantik. Namun hanya keluarga inti saja yg bisa masuk. Sesampainya di hotel, keluarga Wijaya disambut oleh Aiden. Dia yg mempersiapkan semuanya sesuai keinginan Alvin. Dia tau apa yg Alvin butuhkan. Tidan lama mereka pun sampai.
"Silahkan tuan besar" sambut Aiden
"Halo Aiden, apa kabarmu nak?" tanya Wijaya
"Saya baik tuan. Terima kasih" jawab Aiden
"Jangan terlalu formal Aiden kamu sudah om anggap anak sendiri" tutur Wijaya. Aiden hanya menganggukkan kepala.
"Ish dasar manusia es batu" ejek Selin
"Kamu jangan gitu sayang" titah Alies
"Yah dia kan diajak daddy ngomong mom. Masa diem aja. Ga sopan" ucap Selin sambil berlalu melewati Aiden
"Semua sudah siap?" tanya Alvin mengalihkan pembicaraan. Dia tau jika diteruskan adiknya akan terus berbicara.
"Sudah bos. Semua sudah tertata rapi. Dan juga nona Cinta. beserta keluarga sudah menuju kesini. Hanya saja mereka belum mengetahui dimana tempat pertemuannya" tutur Aiden
"Oke, kerja bagus" ucap Alvin.Memang awalnya Alvin akan memberitahukan dimana mereka bertemu. Tapi bukan Alvin namanya jika dia tidak memberikan kejutan istimewa terhadap calon istrinya tersebut.
"Oh dan berkas tentang hotel ini, apa sudah disiapkan?" tanya Alvin lagi
"Sudah bos, semua sudah siap" tutur Aiden sambil menujukkan berkas yg ada di map merah tersebut.
Alvin hanya tersenyum senang dengan kerja Aiden dan langsung mengajaknya masuk.
Akan ada kejutan yg tidak akan kamu bayangkan Cinta. batin Alvin
__ADS_1