
Chan menyiapkan makanan yang bergizi , juga makanan favorit untuk Cinta .
Cinta tersenyum dan berterima kasih pada sikap Chan yang selalu memanjakan dan mengerti dirinya .
Chan malah senang bila Cinta bermanja padanya , Chan justru yang harus berterima kasih pada Cinta yang memberinya kebahagiaan yang berlipat , yang tiada duanya .
Cinta pun beranjak dari tempat tidur , menghampiri Chan yang sudah duduk santai disofa depan TV dalam kamarnya .
Cinta memakan makanan yang telah disediakan Chan , kemudian bergelayut manja ditangan Chan yang kekar .
Cinta ingin keluar jalan - jalan sambil memesan beberapa kue basah dan cemilan juga buah - buahan untuk acara syukuran empat bulanan nanti malam .
Chan tersenyum dan mencium sekilas bibir Cinta yang membuatnya gemes , Chan pun menyuruh Cinta bergegas dan bersiap karena Chan tidak mau menunggu lama Cinta saat berdandan .
Cinta begitu senang mendengarnya dan segera berdandan dan langsung menggenggam tangan Chan mengajaknya pergi .
Chan tersenyum dan mengambil kunci mobil untuk segera pergi .
Diluar sudah datang Vira dan keponakannya Gava , kedua orang tua Chan , yang sudah membawa semua yang dibutuhkan Cinta .
cake yang dibawa Vira .
Cinta cemberut karena takut tidak diperbolehkan keluar rumah oleh Chan .
Chan tersenyum setelah menyambut kedatangan keluarganya , Chan meminta izin kepada mereka untuk keluar sebentar mengantar Cinta yang lagi ngidam.
Cinta terkekeh , begitu pun dengan Vira , Gava merengek ingin ikut namun tidak diperbolehkan oleh Vira , karena kalau Gava ikut waktu keluarnya nanti makin bertambah lama , dan Vira takut Cinta kelelahan .
Mereka pergi meninggalkan rumah , dan menuju tempat yang Cinta inginkan .
Dijalan Cinta menelepon kedua orang tuanya , menanyakan sudah sampai mana perjalanan mereka , ternyata mereka sudah dekat .
Cinta tersenyum senang , ini pertama kalinya Cinta mengadakan acara dirumahnya sendiri , dihadiri banyak keluarga , sahabat , dan teman .
Chan juga mengundang Roy , Boy , dan para staf juga karyawan kantor yang bisa hadir diacaranya , Via dan Adam juga tengah berada diperjalanan .
Cinta memilih - milih kue basah yang cocok untuk acaranya nanti malam , ditemani Chan yang kebagian untuk membawa pesanan Cinta .
Chan membayar semua pesanan Cinta dikasih dan memintanya membukus dan menghiasnya .
Cinta senang kue yang dipilihnya telah tersusun rapih dan terlihat cantik.
Chan harus bolak balik membawanya karena Cinta memesan sepuluh nampan .
Setelah selesai , Cinta mengajak Chan membeli buah - buahan untuk dipotong nanti dirumahnya dijadikan es buah .
Mereka selesai berbelanja langsung pulang ke rumah , kedua orang tua Cinta , Candra , dan Zura juga sudah ada dirumah .
__ADS_1
Via dan Adam juga sedang membantu Vira mendekorasi ruangan tengah Cinta untuk acara nanti malam .
Cinta dan Chan takjub dengan Vira yang mampu mendekor ruang tengahnya begitu cantik .
Sementara ibu karsih dan ibu mertua Cinta sedang menjadi juru rasa didapur dan mengatur hidangan yang telah disiapkan untuk nanti malam .
Bi Jum benar - benar bisa diandalkan , semua pilihan Vira benar - benar top .
Zura dan Candra segera membantu Chan memindahkan barang bawaannya dari mobil ke ruangan kebalakang .
Zura menggenggam tangan Cinta dan memberikan pesanan sauvenir yang dipilih Cinta .
Cinta sangat senang melihat sauvenir pesanannya yang terlihat begitu elegan .
Semuanya telah siap , Cinta dan Chan bersyukur karena keluarganya selalu membantu meringankan bebannya dalam mengatasi berbagai kebutuhan dalam mempersiapkan acara syukuran empat bulanan sehingga lancar .
Dewi dan Tono segera mengupas buah - buahan yang dibawa Cinta dan memotongnya kecil - kecil serta memasukkannya kedalam Cup yang sudah berisi puding dan segera didinginkan biar tetap terasa segar .
Semua berkumpul di musholla dipimpin oleh ayah Cinta sebagai imamnya untuk menunaikan Sholat isya .
Setelah sholat isya selesai , tamu undangan sudah mulai berdatangan dan ruangan pun mulai penuh , Ibunya Chan mengatur agar bapak - bapak berada diruangan depan sementara ibu - ibu diruang tengah .
Cinta dan Chan mendengarkan nasehat pa ustad dan bu ustad dalam menjalankan amanahnya sebagai seorang ayah dan juga ibu .
Cinta meneteskan air matanya , masih tidak menyangka bahwa dirinya sebentar lagi akan menjadi seorang ibu .
Semua orang yang hadir diacara tersebut mendoakan Cinta dan Chan serta kesehatan calon bayinya .
Selesai acara pengajian mereka dipersilahkan untuk mencicipi hidangan yang telah tersedia dan makanan ringan , serta buah Segar yang sengaja dihidangkannya .
Terakhir Cinta dan Chan memberikan sauvenirnya kepada para tamu yang hadir sebelum mereka pulang .
"Alhamdulillah , acaranya telah selesai dan kini tinggal istirahat . " kata Cinta .
Bi Jum , Tono , Dewi , Via , Adam , Candra , dan Zura , mereka masih sibuk untuk membereskan kembali dibantu para staf catering yang siap membereskan kembali barang - barangnya ke tempat semula .
Kedua orang tua Cinta dan Chan , dusuruh istirahat oleh Chan dan ditunjukkan kamar yang sudah dipersiapkannya .
Vira dan Gava juga segera pergi untuk istirahat ke kamar yang telah disediakan Chan .
Tinggallah Candra , Zura , Via , Adam , Roy dan Boy , yang menemani Cinta serta Chan mengobrol santai , diruang tengah .
__ADS_1
Mereka saling bertukar cerita mengenai peristiwa yang terjadi terhadap mereka .
Drtttttt,,,,Drtttttt,,,
Tertera nama Arya , dilayar ponsel Cinta .
Cinta langsung mengangkatnya .
Arya : " Assalammualaikum , Cinta .
Cinta : " Waalaikusalam , Arya .
Arya : " Maaf Cinta , Arya tidak bisa hadir diacara empat bulanannya ."
Cinta : " Tidak apa - apa Arya , doanya saja biar kita sehat dan lancar tumbuh kembang janinnya ya . "
Arya : " Itu pasti , tidak usah kamu pinta pun aku selalu mendoakanmu ."
Cinta : " Terima kasih Arya , jaga kesehatan kamu disana ya . "
Arya : " Siap bu boss , salam buat pak boss , Chan ."
Cinta : " Oke , sekali lagi makasih ya ."
Arya : " Wassalammualaikum .
Cinta : " Waalaikumsalam .
Cinta pun menutup teleponnya dan kembali mendengarkan obrolan suaminya juga teman - temannya .
Cinta sudah mulai mengantuk dan tertidur di paha Chan , sementara Chan dan teman - temannya masih asyik mengobrol , mengobati rasa rindu mereka yang jarang sekali datang .
Via sedikit merasa kesal dengan Adam yang terlihat bahagia saat ngobrol dengan teman lamanya saat Adam masih mengajar di kampus .
Via juga tahu ini akan terjadi karena semua teman dosen Cinta yang ada di kampus rata - rata belum menikah dan Adam juga lumayan tampan , jadi wajar kalau ada yang suka .
Zura melihat gelagat Via yang terlihat kesal dan mengajaknya pindah ke meja makan untuk mengobrol lebih terbuka dan menjauh dari para lelaki .
Zura dan Via meninggalkan Cinta yang sudah terlelap dipaha suaminya , sedangkan Zura menanyakan pada Via apa yang terjadi .
Setelah Via menjelaskan kekesalannya , Zura tertawa kencang dan tidak kontrol , Via pun terpaksa menutup mulut Zura takut ketahuan suaminya dan mencurigainya .
Zura menjelaskan kepada Via bahwa Via telah benar - benar jatuh cinta terhadap Adam , dan cemburu melihat Adam disukai wanita lain .
Via tersipu malu , dan mengakuinya pada Zura bahwa Adam benar - benar telah berubah sikapnya menjadi perhatian dan romantis terhadapnya .
Chan menggendong Cinta ke dalam kamar , tetapi telah mengingatkan sebelumnya kepada Zura agar tidur dikamar yang berbeda dengan Candra karena mereka belum sah menjadi suami istri .
Zura mengangguk mengerti begitu pun dengan Candra yang wajahnya memerah menahan malu , Via dan Adam menempati kamar yang sama , sementara Candra dan Zura beda kamar , Roy juga Boy telah pulang ke rumahnya masing - masing .
Malam sudah sangat larut , untungnya besok weekand , jadi mereka bisa bersantai dan baru akan beristirahat dan tidur .
__ADS_1
******
* Mohon dukungan like , komen ,vote , dan hadiah ya , para reader , semoga sehat selalu. *