Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
KC 5


__ADS_3

Sesampainya dikantor, Alvin langsung menuju ruangannya. Tak luput dia mendengar obrolan karyawannya yg begitu mengagguminya. Bak pangeran yg turun dari khayangan, semua karyawan terpesona dengan ketampanan sang CEO.


"Perusahaan ini membayar kalian untuk bekerja, bukan untuk bergosip" suara asisten Alvin memecah obrolan karyawannya. Aiden asisten Alvin memang terkenal perfeksionis dan tidak mau hal yg tidak penting dilakukan disaat jam kerja apalagi hanya sekedar bergosip.


"Ada masalah selama aku tidak dikanton?"


"Tidak bos, semua berjalan dengan baik. Dan hal yg barusan bos minta, saya sudah dapatkan"


"Oke, kita bahas diruanganku" ajak Alvin.


*****


"Apa ini? Siapa dia?" tanya Alvin yg sudah memegang laporan dari Aiden.


"Dia Richard Juliana anak dari tuan Riko Juliana pemilik perusahaan Grand Juliana. Dia adalah mantan kekasin Nona Cinta. Karena suatu hal mereka akhirnya berpisah. Kejadian tersebut merupakan luka yg mendalam untuk Nona Cinta hingga akhirnya dia bisa bangkit dan membangun studio ternama dan juga restorannya" jelas Aiden tanpa jeda seakan akan dia tau jelas apa yg dialami Cinta di masa lalu. Aiden terkenal sangat cerdik dan cekatan. Info apapun tidak pernah dia lewatkan. Semua info yg didapat tentunya sangat akurat dan terpercaya. Itulah sebabnya Alvin sangat menyukai kinerja Aiden.


"Oke hal apa yg membuat Cinta terpuruk dan tidak mau makan sehingga menangis sampe pingsan?" tanya Alvin lagi dengan menggebu gebu


"Itu dikarenakan dia terpergok telah melakukan kegiatan suami istri ditoilet kampus saat acara penyambutan mahasiswa baru, Nona Cinta yg melihatnya langsung. Meskipun itu hanya jebakan Teresia, namun itu sudah terlanjur dan Nona Cinta tidak mau menerima penjelasan apapun" ungkap Aiden "Setelah kejadian itu, mereka tidak pernah bertemu. Dan kemarin dia menemui Nona Cinta untuk mengatakan bahwa dia.."


Kriinggg...kriinggg


"Sebentar, Hallo om. Ada kabar?" tanya Alvin

__ADS_1


" Om baik, tadi Siska menelpon om katanya Cinta pingsan? Sebenarnya ada apa Vin? Bukannya itu jadwal kalian bertemu?" tanya om David


"Iya om, tapi karena ada satu hal jadi kami bertemu dengan keadaan seperti ini. Tapi om tenang aja, Alvin akan tetap melanjutkan perjodohan ini. Aku juga ingin menjaga Cinta" janji Alvin yg terlontar begitu saja. Sebelumnya Alvin adalah orang yg tidak pernah peduli terhadap apapun termasuk wanita kecuali adik dan ibunya.


Sepertinya bos sedang jatuh cinta. batin Aiden


"Nanti saya jemput Cinta dan akan mengantarkan ke rumah om"jelas Alvin


"Oke, tolong kamu bujuk dia yah. Karena dia anak yg keras kepala Vin. Tapi juga dia anak yg baik" jelas om David


"Saya mengerti om" tutup Alvin kemudian mematikan sambungannya. "Aiden, aku mau ke restoran lagi mau jemput Cinta dan menyuruhnya pulang. Untuk Richard kamu terus awasi dia dan cari tau maksud kedatangannya." lanjut Alvin


"Baik tuan"


"Kamu urus semua urusan kantor, kalo ada apa apa kamu bisa langsung hubungi saya. Dan untuk berkas berkas penting kamu bisa kirimkan lewat e-mail" tegas Alvin


"Baik bos" jawab Aiden dengan membungkukkan sedikit tanda hormat kepada atasannya


Padahal belum semua dibongkar rahasia Richard eh udah pergi aja. gerutu batin Aiden


****


Sesampainya di restoran Alvin langsung menuju kamar Cinta

__ADS_1


" Sayang kamu udah bangun?" Cinta yg mendengarnya langsung mengerutkan kening


"Siapa yg kamu panggil sayang?"


"Yah kamulah Cinta, kamu itukan calon istriku jadi wajar dong panggil kamu sayang" jelas Alvin. Cinta yg mendengarnya hanya diam. Mendengar penjelasan Alvin membuat hati Cinta merasa nyaman dan hangat.


Apa iya aku udah jatuh cinta sama ni orang. batin Cinta


"Jangan ngelamun, tadi daddy kamu nelpon katanya kamu harus pulang ke mansionnya hari ini. Beliau mendengar kamu pingsan tadi jadi beliau khawatir" Cinta yg mendengar penjelasan Alvin pun cemberut, dia ga mau pulang karena saat ini yg dia butuhkan hanya sendiri dan menenangkan diri.


"Udah jangan ngelamun lagi, aku tau kamu ga mau pulang ke mansion kan? Gimana kalo kita jalan jalan dulu. Setelah itu terserah kamu mau ke mansion daddy atau ketempat yg kamu mau" ajak Alvin membuyarkan lamunan Cinta.


"Aku mau ke apartemen aja, nanti urusan daddy aku yg urus. Aku mau sendiri dulu. Anterin aja aku ke apartemen, aku ga kuat nyetir" akhirnya Cinta meminta bantuan Alvin.


"Ya udah ayo, biar kamu cepet istirahat" ajak Alvin.


Mereka pun berlalu dari restoran. Tidak memakan waktu lama, Cinta dan Alvin tiba di apartemennya.


"Aku mau langsung ke kamar dan istirahat. Terima kasih sudah mengantarkan pulang. Kalo kamu mau pulang juga boleh" Cinta dengan lemahnya langsung menuju kamar dan menutup pintunya.


Belum pernah ada wanita yg bersikap dingin dan cuek padaku. Sangat menggemaskan. batin Alvin


****

__ADS_1


Dikamar Cinta termenung dengan pikirannya yg larut pada kejadian tadi siang. Ntah apa maksud dari tujuan Richard kembali. Tapi yg jelas Cinta sudah tidak mau berurusan lagi dengan pria tersebut. Hanya akan memperdalam luka yg sudah dengan susah payahnya dia kubur. Karena begitu lelah dan badannya pun masih lemah. Cinta menuju ranjangnya dan terlelap dengan mudahnya.


__ADS_2