
Cinta tidak bisa tidur karena terbiasa dipeluk Chan dan Cinta merasa kesal Chan tidak pulang malam ini menemani dirinya.
Cinta selalu mengingat masa - masa kebersamaannya dengan Chan saat tadi pagi masih baik - baik saja.
Cinta memegang dadanya yang terasa sakit ingin sekali meluapkan emosi pada barang yang ada didekatnya.
Namun Cinta menahannya , Cinta ingat bahwa dirinya sedang mengandung anaknya Chan , dan mengajarkan banyak bersabar menghadapi masalah.
Cinta mencoba menghubungi Chan , namun tet-ap tidak bisa terhubung.
Akhirnya Cinta menyerah dan mengirim pesan untuk Chan.
Pesan Cinta untuk Chan,,,,
Sayang,,,,
Pulang donk,,aku minta maaf,,,
Ghatan tidak sengaja menolong aku ,,,
Saat aku hendak jatuh,,,,
Sayang,,,,
Malam ini aku ngga bisa tidur,,,,
Aku kangen kamu sayang,,,,
Pulang ya,,,,
Aku selalu mencintaimu ,,,
Tidak ada yang bisa menggantikanmu,,,
LOVE YOU MY HUSBANDâ¤
Begitu isi pesan yang dikirimkan pada Chan.
Sudah terkirim namun belum Centang biru , karena Chan masih belum mengaktifkan ponselnya.
Cinta pasrah dan mengalah kepada rasa kantuk yang menyerangnya sampai membuat Cinta tertidur sambil menelan kekecewaan dan kesedihannya.
********************
Chan terus dinasehati oleh Roy untuk pulang kalau Chan tetap berada dengannya masalahnya tidak akan selesai.
Roy mengatakan Chan pengecut yang tidak berani menyelesaikan masalahnya dengan istrinya.
Chan memukul Roy karena kata - katanya yang mengatakan kalau dirinya pengecut.
Roy kesal dengan sikap Chan yang kekanak - kanakan dan lari dari masalah , memberinya bantal dan selimut pada Chan.
Menyuruh Chan tidur disofa , walaupun Chan atasannya di kantor , namun sahabatnya bila diluar kantor , Roy hanya memiliki satu kamar dirumahnya jadi Chan disuruh tidur disofa.
Chan kesal dan menyuruh Roy berganti dengan dirinya , Chan yang tidur di kamar , sementara Roy disofa.
Roy kesal langsung menutup pintu kamarnya dan berteriak kepada Chan menyuruhnya pulang bila ingin tidur enak.
__ADS_1
Chan pun mengalah tidur disofa , dan iseng membuka ponselnya , begitu banyak masuk notifikasi dan telepon yang terabaikan.
Chan tersenyum saat melihat pesan dari Cinta. Langsung Chan pun membukanya dan membacanya tiba - tiba Chan merasa rindu pada istrinya dan ingin memeluknya.
Semakin Chan membaca seluruh isi pesan tersebut Chan semakin terluka dan sedih sampai mengeluarkan air matanya.
Ingin sekali Chan hendak beranjak dan pulang namun Chan ingin memberi hukuman pada Cinta agar Cinta tidak selalu mengumbar kebaikannya terhadap laki - laki dimanapun dia berada.
Chan pun mengurungkan niatnya menunggu besok pulang dan memaafkan Cinta dan menjelaskan semua kejadian yang dialaminya selama jauh dari Cinta pertama kalinya.
Chan pun tertidur dengan ponsel ditangannya dan tersenyum , serta berharap ingin segera pagi karena sudah rindu pada Cinta yang menjadi candu baginya.
***********************
Paginya,,,,,,,
Cinta terbangun dan melihat kesampingnya , tidak ada tanda - tanda kepulangan Chan.
Cinta pasrah ternyata Chan tidak sekuat yang Cinta pikirkan , karena kesalahan yang tidak Cinta lakukan Chan marah dan pergi begitu saja tanpa menyelesaikan masalah.
Cinta segera beranjak menunaikan ibadah shalat dan segera bersiap untuk pergi ke kampus.
Dengan langkah gontai Cinta berusaha makan dan minum obat karena Cinta sekarang sedang berbadan dua tidak boleh egois dan harus memaksakan makanan masuk ke dalam tubuhnya.
Cinta pergi ke kampus diantar oleh supir , setelah pamit pada bi Jum terlebih dahulu.
Cinta selalu diam dan bersikap dingin saat bertemu siapapun.
Namun seorang rekan dosennya Tewi , memberi tahu Cinta bahwa dikampus ada gosip terbaru tentang mahasiswa Cinta bernama Nie berpacaran dengan seorang pengusaha namun tidak diketahui namanya.
Ghatan yang baru saja lewat diruangan dosen langsung menggendong Cinta dan membawanya ke parkiran mobil dan menyuruh supir Cinta untuk segera membawanya ke Rumah sakit.
Sesampainya di Rumah Sakit , Ghatan berteriak pada suster untuk menolongnya membawa Cinta dan segera menanganinya.
Ghatan panik saat Melihat darah yang tembus ke tangannya.
Suster segera menaikkan tubuh Cinta pada blankar dan membawanya keruangan gawat darurat untuk segera mendapat petolongan.
Supir Cinta segera menelepon bi Jum untuk datang ke Rumah Sakit menemaninya menunggu majikannya.
Bi Jum segera bergegas panik dan menyuruh perawat yang membantunya merawat Cinta pergi ke Rumah sakit.
Sesampainya disana Ghatan , meminta bi Jum memberikan nomor Chan , Ghatan berusaha menghubungi Chan namun hasilnya nihil.
Begitu juga dengan Bi Jum yang terus menerus menghubungi Chan dan Vira yang sama - sama sulit terhubung.
Akhirnya bi Jum terhubung dengan menghubungi Zura , Zura berlari ke tempat Cinta berada melewati lorong dan koridor yang memisahkan antara ruangannya dengan ruangan IGD.
Zura pun panik mencoba menghubungi Chan , dan Vira namun sulit sekali terhubung.
Akhirnya Zura meminjam ponsel Cinta dan menelpon kedua orang tua Cinta karena keadaan yang darurat.
Kedua orang tua Cinta yang begitu panik langsung menelepon dr.Candra untuk mengantar mereka segera pergi ke kota A.
Dokter Candra pun panik namun tetap berusaha tenang , langsung memesan tiga tiket menuju kota A.
Semua terlihat khawatir dengan keadaan Cinta yang masih belum sadarkan diri hampir tiga jam lamanya.
__ADS_1
Kedua orang tua Cinta yang baru sampai ditemani Dokter Candra , langsung menuju lokasi dan tempat Cinta berada.
Ternyata disana banyak sekali yang menunggu Cinta namun kedua orang tua Cinta bingung karena mereka tidak melihat keberadaan Chan.
Zura menutupi keadaan sebenarnya bahwa Chan sedang tugas diluar kota dan masih belum terhubung.
Flasback,,,,,,
Zura berpesan kepada bi Jum dan supirnya Cinta serta Ghatan kalau mereka harus merahasiakan kejadian yang sebenarnya agar tidak terjadi kesalah pahaman antara keluarga Cinta dan keluarga Chan.
Bi Jum, supir , dan Ghatan mengangguk mengerti dengan penjelasan Zura.
***************
Dokter membuka pintu dan menjelaskan kondisi Cinta yang begitu lemah , alhamdulillah janinnya selamat namun Cinta harus benar - benar istirahat tidak boleh melakukan aktivitas dulu untuk sementara waktu.
Zura menjelaskan lagi kepada Kedua orang tua Cinta kalau Cinta harus banyak istirahat.
" Cinta juga harus mengambil Cuti mengajarnya di kampus nanti saya bantu mengurusnya. "kata Zura.
Dokter Candra mengangguk , tanda mengerti dengan penjelasan Zura.
Bu Karsih masuk terlebih dahulu ke dalam ruangan dimana Cinta dirawat dengan bantuan oksigen dan beberapa kabel menempel di tubuhnya.
Bu Karsih menangis menahan rasa sakit melihat anak kesayangannya , Cinta sayang , kita pulang nak ke kota B.
Biar ibu , dapat mengurusmu nak , sambil menangis terisak melihat kondisi Cinta.
Dokter Candra berbicara dengan dokter yang menangani Cinta berserta Zura.
Mereka memutuskan untuk membawa Cinta ke Rumah sakit di kota B , agar bisa dikontrol oleh dokter Candra .
Semua telah setuju membawa Cinta ke kota B , tanpa menunggu keputusan dari Chan.
Zura dan dokter Candra ikut sibuk mengurus surat cuti Cinta ke kampus begitupun dengan supir dan bi Jum mengemas pakaian Cinta dan kembali ke Rumah sakit.
Ghatan yang masih berada didepan ruang rawat Cinta merasa kesal terhadap Chan dan Nie yang menyebabkan Cinta terluka.
Ghatan menonjok dinding dekatnya dan pergi setelah pamit pada keluarga Cinta.
Kini semua sudah berkumpul kembali didepan ruang rawat Cinta , dokter Indra yang menangani Cinta telah mempersiapkan semuanya , Cinta dibawa dengan hati hati dalam ambulance menuju bandara dan naik pesawat pribadi milik dokter Indra .
Bi Jum dan supir mengiringi kepergian Cinta dengan air matanya dan sedikit menyimpan kekesalan kepada Chan.
Zura ikut mengantar Cinta dan meminta izin untuk mengontrol Cinta dan menanganinya dikota B , bersama dokter Candra.
Awalnya ditolak karena dokter Indra yang seharusnya menangani Cinta telah cukup namun Zura memohon dan akhirnya mereka dapat izin.
Tak memerlukan waktu yang lama Cinta dan keluarga serta para dokter yang menanganinya telah sampai di kota B.
Cinta langsung ditangani dengan cepat dikota B.
Membuat kedua orang tua Cinta dan para dokter merasa sedikit tenang bahwa Cinta baik - baik saja.
**ayoooo reader yang budiman**
*jangan lupa , like , komen , dan vote, hadiahnya*
__ADS_1