
Cinta merasa tidak enak menolak ajakan Chan untuk menemaninya ke acara ulang tahun keponakan Chan.
Tapi Cinta ragu "apa boleh Cinta datang menemani Chan dan berkunjung ke rumah Chan , seandainya disana banyak sanak saudaranya bagaiamana ? " gumam Cinta.
"Cinta ", Chan memanggil Cinta karena Chan perhatikan dari tadi Cinta cuma bengong tanpa menjawab ajakan Chan untuk menemaninya menemui keponakan Chan yang sedang berulang tahun.
"Ehem,,,Eh , kalau saya menemani Chan ke acara ulang tahun keponakan Chan apa tidak akan jadi masalah ? saya takut dan merasa tidak pantas menemani Chan ke acara tersebut , acara itu sama dengan acara keluarga? " kata Cinta.
"Cinta dari tadi kamu bengong , mikirin itu , ya ampun keluarga saya tuh lagi pada ada diluar kota jadi keponakan saya ini merasa sangat kesepian kalau saya hanya datang sendiri , makanya kakak saya menyuruh menunda pekerjaan saya untuk menggantikan beliau menemani anaknya yang sedang berulang tahun." kata Chan.
Cinta mengangguk tanda mengerti dan tersenyum itu artinya Cinta setuju menemani Chan untuk menemui keponakannya yang sedang berulang tahun.
Chan mengajak Cinta masuk ke mobilnya dan menyuruhnya duduk disamping kemudi. Cinta pun segera masuk dan memakaikan seatbelt , sementara Chan konsentrasi untuk menyetir , sesekali Chan curi curi pandang terhadap Cinta.
__ADS_1
Sedangkan Cinta melihat keluar jendela dan mengamati jalan yang baru dilaluinya. Tidak terasa mobil berhenti didepan rumah megah yang berornamen klasik dan bertingkat dengan bangunannya yang kokoh mirip rumah -rumah ala Eropa.
Cinta kagum kepada keluarga Chan , walaupun mereka sibuk tapi masih memikirkan keluarga dan saling membantu serta membahu mengisi kekosongan agar tidak merasa bosan terhadap kesepian dan kejenuhan disaat semuanya sibuk , pasti ada yang menyempatkan diri untuk mendampingi keluarganya.
Chan menyuruh Cinta masuk ke rumah kakaknya , saat Cinta hendak masuk ke rumah kakaknya Chan , Cinta disambut hangat oleh semua keluarga Chan , Cinta terkejut ternyata keluarga Chan sedang berkumpul dirumah kakaknya.
Cinta merasa malu dan canggung harus berhadapan dengan keluarga Chan terutama orang tua Chan , tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur , berhubung Cinta sudah masuk ke dalam rumah , tidak mungkin kan Cinta keluar lagi dan langsung pulang tanpa harus memberi salam kepada keluarganya Chan.
Cinta pun memasuki ruangan tengah bersama Chan , dimana keluarganya berkumpul disana , tiba - tiba keponakan Chan datang berlari dan memeluk Chan setelah puas memeluk Chan keponakan Chan melihat Cinta dan mengajaknya berkenalan.
__ADS_1
"Hallo kakak cantik , saya Alayya Akifah Gavaputri , kalau kakak lupa panggil saja Gava." kata Gava sambil mengulurkan tangannya kepada Cinta.
"Cinta ," panggil nama kakak Cinta ya sambil membalas dan menyambut tangan Gava.
Cinta ditarik untuk lebih dekat dengan keluarganya terutama orang tua Chan. Cinta merasa malu dan canggung , saat Gava mengajaknya duduk disampingnya sambil bermanja - manja dipangkuan Cinta , kemudian Cinta membiarkannya dan menyayangi Gava seperti ke adiknya sendiri , karena Cinta juga ingin sekali punya adik atau pun kakak , tapi sayang keinginan Cinta tidak terpenuhi karena Cinta hanya anak semata wayang orang tuanya.
Cinta menoleh ke arah Chan dan Chan yang sedari tadi memperhatikan Cinta hanya bisa tersenyum dan pasrah bila nanti Cinta akan marah dan menuduhnya pembohong karena telah membuatnya terkejut ditengah -tengah keluarganya yang sedang berkumpul , Chan mengajak Cinta menemaninya.
Cinta mengajak Gava bercerita, bermain , dan bermanja - manja serta Cinta menyerahkan kado yang dibawanya, tadi belum sempat diberikan karena Cinta merasa malu dan canggung jadi kadonya Cinta simpan dulu diruang depan .
\*\*\* para reader mohon dukungan🙏\*\*\*
**like dan komennya biar lebih semangat UP **
__ADS_1