
Chan menyetir mobil dengan pelan mengikuti mobil Cinta ke kampus , sambil menelepon bodyguard bernama oca oci dua perempuan terlatih yang disuruh oleh Chan mengikuti Cinta dan melihatnya dari kejauhan.
Setelah mobil Cinta masuk ke area kampus dan dirasa aman , Chan pun kemudian meninggalkannya dengan tenang dan pergi menuju kantor perusahaan yang dipimpinnya.
Kembalinya Cinta ke kampus , membuat para rekan dosen menyambutnya dengan penuh semangat dan ramah.
Begitu pun saat Cinta berjalan melewati ruang kelas membuat para mahasiswanya berteriak histeris dan menyambut Cinta.
Via yang telah lama menunggunya langsung memeluk Cinta dan menggenggam tangan Cinta dengan penuh rasa rindu yang teramat dalam.
Cinta pun membalas pelukan Via dan mengatakan kalau Cinta pun telah lama merindukannya.
Cinta ngobrol bersama Via mengisi waktu kosong sebelum masuk ke ruangan dan mengajar.
Cinta menanyakan hubungan Via dengan Arya sudah sejauh apa , dan kapan mereka akan meresmikan hubungannya tersebut.
Via tersenyum kecut , "entahlah sekarang jangan membicarakan dulu Arya deh , mending Cinta yang cerita tentang kehidupan barunya bersama Chan ." Kata Via.
Waktu mereka asyik ngobrol seorang mahasiswa jurusan teknik masuk bernama Ghatan , dengan pakaian kasualnya terlihat sangat tampan.
Ghatan mahasiswa teknik saat berpakaian kasual
Semua dosen terutama wanita terpesona oleh penampilannya tetapi tidak dengan Cinta , karena Cinta pernah bertemu sekali dengannya saat UAS.
Ghatan meminta izin untuk bertemu dengan Cinta karena ada yang harus Ghatan sampaikan kepada Cinta.
Cinta pun menyetujuinya dan pamit pada Via serta rekannya yang lain untuk memperbolehkan dirinya ke kantin.
Setelah sampai di kantin Ghatan langsung memberikan undangan kepada Cinta tentang acara yang akan segera dilaksanakannya bulan depan.
Acara tersebut adalah acara yang selalu diadakan setiap awal tahun ajaran baru bagi mahasiswa diseluruh jurusan dan dikuti oleh mahasiswa baru dan dosen.
Kebetulan Ghatan merupakan ketua senat jadi Ghatan ingin memberikan undangan kepada Cinta secara langsung.
Cinta pun tersenyum dan menyetujui niat baik Ghatan , bagi Cinta Ghatan memang termasuk mahasiswa yang pintar dan Cerdas , sedikit dingin terhadap temannya namun supel dan care bila temannya membutuhkan bantuannya.
__ADS_1
Ghatan pun pamit setelah memberikan Cinta undangan dan menyampaikan maksudnya , Cinta pun bangkit dan pergi meninggalkan kantin menuju ruang kelas karena jadwal mengajar Cinta telah tiba.
*********************
Di Kantor Chan langsung sibuk menangani dokumen - dokumen penting yang sempat Chan tinggal sementara waktu.
Tiba - tiba terdengar suara telepon masuk dari Roy. Chan pun langsung mengangkatnya , Roy membicarakan masalah serius mengenai Maya yang menyimpan dendam terhadap Chan dan ingin menghancurkan perusahaan Chan.
Maya bekerja sama dengan Cindi yang saya temukan identitasnya menurut informasi adalah adiknya serta Erik yang merupakan suami dari Cindi.
Mereka semua berkomplot menyerang Chan dan berusaha masuk ke perusahaan dan menjadi mata - mata.
Roy berharap Chan waspada dengan nama - nama orang yang Roy sebutkan dan menyusun strategi supaya tidak masuk kedalam jebakan Maya.
Roy menemukan info bahwa Erik akan berpura - pura melamar menjadi karyawan biasa dan mengamati setiap gerak - gerik yang Chan lakukan diperusahaan.
Chan mengepalkan tangannya dan mengeratkan gigi menahan emosi ternyata Maya masih saja belum sadar dan kapok dengan sikapnya yang kriminal.
Chan pun menutup telepon dari Roy , kemudian memanggil sekertarisnya dan menyusun rencana melawan balik serangan Maya , namun Chan akan mengikuti permainan Maya terlebih dahulu dan berhati - hati saat menyerang balik orang - orang suruhan Maya.
Chan telah siap dan menantang lawannya siapun mereka yang akan menghancurkan perusahaan maupun kehidupan pribadinya tidak akan pernah lepas sedikit pun dari genggamannya.
Setelah selesai rapat , Chan kembali ke ruangannya dan memberikan dokumen yang telah dikerjakannya kepada sekertarisnya .
Chan mengingatkannya agar semua waspada terhadap orang - orang baru yang mencurigakan dan merugikan perusahaan jangan beri ampun apalagi masuk dalam jebakan mereka.
Sikap Chan yang dingin dan memperlihatkan aura kekejamannya membuat semua staf dan karyawan yang berada diperusahaan miliknya menjadi ciut.
Terutama para karyawan yang takut kena imbasnya saat Chan marah , mereka akan berhati - hati dengan karyawan baru yang diperkirakan minggu ini masuk ke perusahaan sebagai mata - mata.
Chan merasa lelah dan ingin melanjutkan pekerjaannya di rumah saja , Chan sangat merindukan istrinya , dan membayangkan bahwa Cinta sedang menunggunya sambil santai di ruang tengah.
Chan pun segera membereskan pekerjaannya dan membawanya ke rumah , saat hendak masuk lif , Chan bertemu dengan Julian .
Chan menghentikan langkahnya dan mengikuti arah Julian berjalan , Chan bengong saat Julian masuk ke ruangan Vira kakaknya.
Rasa penasarannya yang begitu besar Chan pun mengaktifkan ponselnya dan menelepon Vira.
__ADS_1
Chan menanyakan keberadaan Vira dan kedatangan rekan bisnis dari perusahaan mana.
Vira yang mengetahui bahwa adiknya sedang curiga terhadapnya yang sekarang sedang berada di kantor dengan seorang laki - laki bernama Julian , tersenyum dan menyebutkan dirinya sedang mengobrol dengan teman lama saat mereka kuliah dulu di Amerika.
Chan kaget dan baru mengetahuinya bahwa Vira dan Julian adalah teman saat mereka kuliah .
Chan pun merasa sedikit malu dan langsung menutup teleponnya ternyata rasa curiganya terhadap Julian sungguh tidak beralasan.
Chan pun segera pulang karena hari telah petang dan tidak ingin terlalu malam , kasian istrinya yang sedang menunggunya di rumah.
****************************
Cinta yang kini telah membersihkan diri , menyiapkan makan malam dan berdandan rapih , wangi , demi menyambut sang Suami tercintanya dari kantor.
Flashback,,,,,,
Cinta sengaja tadi pulang sedikit terlambat karena Cinta merasa perlu berpamitan pada bu Kanti dan membereskan barang - barangnya di Asrama.
Cinta pun berpamitan pada Via karena sekarang Cinta tidak tinggal lagi di Asrama , Cinta memilih tinggal bersama Chan suami tercintanya.
Bu Kanti pun memeluk Cinta tanda perpisahan namun bu Kanti merasa tenang karena kini Cinta sudah ada yang menjaga dan melindunginya.
Begitu pun dengan Via yang merasa tenang karena kini Cinta bukanlah Cinta yang seperti dulu , bebas dan bisa pergi kemana saja tanpa izin dari suaminya.
**********************
Kedatangan Chan membuyarkan semua lamunan Cinta tadi saat di Asrama , Chan curiga melihat tingkah istrinya yang bengong dan melamun menyambut kedatangannya.
Cinta langsung menanyakan Chan dan berkata dengan lembut mengenai aktivitas Chan di kantor , Chan bukannya menjawab malah langsung nyosor bibir Cinta yang begitu menggoda.
Penampilan Cinta yang begitu menyegarkan matanya dan wangi tubuhnya membuat Chan melupakan rasa lelah dan segera menggendong Cinta ke kamar tidurnya tanpa menghiraukan pertanyaan dari Cinta.
Chan membuat Cinta yang sudah bersih kini harus membersihkan kembali dirinya karena Chan yang selalu membuat dirinya harus bolak balik mandi.
Namun rasa sayangnya yang sangat dalam terhadap Chan membuat Cinta senang dan menikmatinya.
***ayoooo ditunggu like , komen dan vote ya***
__ADS_1