
Cinta langsung dilarikan ke IGD , dan mendapat penanganan khusus dari beberapa dokter dan suster yang menanganinya .
Roy memberitahukan kabar duka tersebut kepada Vira , bi jum dan sahabat terdekat Cinta .
Roy dan Azam panik dengan keadaan Cinta yang kritis dan membuat Roy juga Azam tidak tenang , apalagi melihat situasi sekarang .
Sementara itu , Chan yang sudah tenang meminta dokter menghubungi Azam , dan menyuruhnya untuk menemui Chan diruang rawat inapnya .
Azam terhentak saat dokter menyuruhnya menemui Chan , tetapi Roy menenangkan Azam , sehingga Azam bisa tenang kembali .
Azam ketakutan kalau laporannya kepada Chan mengenai Cinta , Chan akan ngamuk , depresi dan berbahaya bagi penyakitnya .
Saat Azam akan melangkah meninggalkan ruang IGD , dokter keburu keluar dan memberitahu kondisi Cinta .
Dokter menjelaskan bahwa Cinta kini berada di titik dimana Cinta telah enggan menjalani hidupnya dengan penuh rasa keputusasaan yang teramat sangat dalam .
Semua itu penyebab bahwa Cinta sampai hari ini tidak bisa sadarkan diri .
Untuk yang lainnya saya sarankan agar perempuan seperti Cinta dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami perlakuan lelaki bejad yang membuatnya trauma bahkan tidak mau hidup .
Dokter juga mengatakan bahwa Cinta mengalami pendarahan yang hebat , dan luka serius dibagian alat vitalnya .
penjelasan dokter membuat Azam dan Roy shock , mereka geram dan marah kepada Erik yang telah melukai Cinta .
Azam pun menitikkan air matanya , Azam merasa bersalah karena terlambat menemukan Cinta .
Namun bagaimana pun juga Chan harus tahu kondisi Cinta agar Chan tidak salah paham dengan Azam .
******
Dikamar rawat Chan sudah menanti kedatatangan Azam , berharap Cinta baik - baik saja .
Chan melihat Azam masuk dan menghampirinya .Azam terlihat sedih membuat Chan tidak tenang .
Firasat Chan mengatakan bahwa Cinta sedang tidak baik - baik saja .
Semua itu kembali Chan rasakan , rasa yang sungguh tidak nyaman dan tidak tenang , membuat Chan harus menahan rasa sakit yang dideritanya .
Azam semakin mendekat Azam menjelaskan semua kejadian yang menimpa Cinta pada Chan lalu Azam menggenggam tangan Chan dan meminta maaf pada Chan atas keterlambatan dirinya datang menolong Cinta .
Chan meremas tangan Azam dan tanpa Chan sadari repleks menampar Azam , karena kelalaiannya .
kemudian Chan menangis menyesali perbuatannya , kini Chan ingin menemui Cinta yang sedang tidak sadarkan diri .
Chan marah pada dirinya yang kini merasa tidak berguna dan tidak dapat menjaga dan melindungi istri tercintanya .
Chan terus menangis saat Chan sampai dihadapan Cinta yang tertidur tenang dan tidak sadarkan diri .
__ADS_1
Semua suasana itu membuat Chan terluka dan ingin segera mengakhiri hidupnya .
Tetapi Chan sadar bersikap seperti itu tidak dapat menyelesaikan masalah malah menambah masalah .
Chan berusaha tegar dan semakin mendekat pada Cinta yang masih terbaring .
Dengan menggunakan kursi roda Chan berusaha menguatkan Cinta dengan kata2 yang membuatnya tersakiti sendiri .
Chan : " Istriku sayang , kamu pasti lelah , marah , kesal , menghadapi kenyataan bahwa suamimu ini tidak bisa menjaga dan melindungimu lagi ."
Chan menangis diatas tangan Cinta yang digenggamnya dengan sangat kuat , membuat Cinta merasakan keberadaan Chan dan menitikkan air matanya .
Walaupun Cinta belum bisa bergerak dan berbicara tetapi Chan memiliki harapan kembali karena Cinta bereaksi saat dirinya menggenggam tangan Cinta dengan kuat .
Azam dan Roy yang melihatnya turut bersedih dengan kondisi Chan juga Cinta yang menyedihkan .
Disaat sedang termenung melihat kondisi Chan dan Cinta tiba - tiba Vira datang dengan tergesa - gesa sambil berteriak dan menangis menghampiri Chan juga Cinta .
Vira kesal dan meluapkan kemarahannya kepada Azam dan Roy , karena mereka tidak bisa menjaga Cinta yang Vira amanahkan .
Roy dan Azam tertunduk dan terdiam menyesali perbuatan dan kelalaiannya menjaga Cinta .
Vira memukul - mukul Azam dan Roy sampai akhirnya Vira menyerah dan terduduk lemas , Vira merasa bersalah pada Cinta .
Kini Vira merasa kehilangan semua yang bersinar dikehidupannya , Vira telah kehilangan suami , kedua orang tuanya , Chan yang sekarang dalam masa penyembuhan , kini Cinta yang koma , beban yang sangat berat bagi Vira .
Kini Cinta yang belum sadar harus didampingi Chan yang sedang sakit parah namun tidak dirasa .
Vira begitu prihatin dan meminta Roy untuk menjemput Lee & Qil untuk mengetahui keadaan kedua orang tuanya .
Roy segera melaksanakan perintah Vira dan meninggalkan Rumah sakit dengan rasa yang bercampur aduk .
Roy sedih melihat keadaan Chan dan Cinta juga Vira kini Roy juga harus melihat seperti apa reaksi Lee & Qil yang harus menerima keadaan kedua orang tuanya yang sedang berjuang antara hidup dan mati .
Azam segera pamit pada Vira untuk pergi ke kantor polisi mengurus kasus Cinta dengan Erik .
Vira yang mendengar nama Erik geram dan langsung mengajak Azam segera pergi ke kantor polisi bersamanya .
Vira ingin melihat dan mendengar langsung dari Erik mengapa sampai melakukan tindakan yang begitu kejam pada Cinta .
Awalnya Azam tidak mengizinkan Vira ikut dengannya karena Azam takut Vira ngamuk dikantor polisi .
Tetapi Vira bersikeras dan berjanji akan menahan emosinya dan tidak akan melakukan hal - hal bodoh yang merugikan dirinya .
Akhirnya Azam pun mengikuti keinginan Vira untuk ikut ke kantor polisi .
********
__ADS_1
Setibanya di kantor polisi Erik tampak lusuh dan prustasi ketika mendengar bahwa Cinta koma akibat perbuatan bejadnya .
Vira terus menyalahkan Erik dan menekan Erik karena Vira kesal dengan kelakuan Erik yang secara tidak langsung menghancurkan keluarganya .
Erik meminta maaf pada Vira dan Azam , Erik benar - benar khilaf , Erik sangat mencintai Cinta dan ingin memiliki Cinta seutuhnya .
Vira geram dan menampar Erik dengan keras , Azam langsung menghentikan Vira dan membawanya keluar ruangan untuk menenangkannya .
Setelah Vira merasa tenang , Azam masuk untuk memperingatkan Erik bahwa Azam akan terus meminta keadilan untuk Cinta dan memberatkan Erik dengan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya .
Erik tersenyum dan mengatakan bahwa dirinya siap menjalankan semua hukuman demi menebus kesalahannya kepada Cinta akibat nafsunya .
Azam dan Vira segera meninggalkan kantor polisi menuju rumah sakit dimana Chan dan Cinta di rawat .
****
Sementara Chan yang terus berbicara pada Cinta yang masih berbaring tanpa bergerak sedikitpun membuat Chan semakin tersiksa .
Chan menahan semua rasa sakitnya yang semakin menjadi dan menjalar ke seluruh tubuhnya .
Namun Chan harus bertahan demi istri dan kedua anaknya yang masih dalam perjalanan .
Chan berkata pada Cinta dengan suara khasnya yang selama ini Cinta rindukan .
Chan : " sayang , 14 tahun sudah pernikahan kita , kini kedua anak kita telah remaja , mereka begitu tampan dan pintar , kamu harus bangkit sayang , meneruskanku berjuang mendampingi kedua anak kita , kamu harus kuat , kita akan selalu bahagia sampai akhir hayat kita , bangun istriku sayang , aku begitu merindukan keceriaan kamu , cerewetnya kamu , marahnya kamu , tolong bangun sayang ."
Chan menangis terisak dan terus menggenggam tangan Cinta dan menciumnya berkali - kali sampai akhirnya tangan Cinta pun bergerak .
Chan langsung menekan tombol tanda memanggil dokter .
Tidak lama dokter pun datang dan memeriksa keadaan Cinta .
Harapan Chan , Cinta segera pulih dan kembali berkumpul bersama dengan kedua anaknya juga keluarga .
*****************
Hello sahabat reader yang budiman..
Happy reading...
Ikuti terus episode selanjutnya...
penasaran khan....
jangan lupa like, komen , vote juga favorit ya..
Terima kasih.
__ADS_1