
Chan merasa sangat bahagia bisa menemui orang tua Cinta . Mereka semua menyambut kedatangan Chan. Rasa lelah yang Chan rasakan hilang begitu saja terganti oleh rasa senang yang tidak terkira dengan sambutan yang ramah dari keluarga Cinta.
Bi Minah telah menyiapkan sarapan pagi karena Bi Minah tahu kalau Chan dan Cinta akan tiba dirumah pagi - pagi.
Ayah Cinta tahu kalau Chan , pasti lelah menyetir semalaman dan mengantuk , maka dari itu ayah Cinta menyuruh Chan segera sarapan dan langsung istirahat di kamar Cinta.
Cinta yang kaget terhadap sikap Ayahnya yang menyuruh Chan tidur dikamarnya. Padahal Sikap yang tidak biasa ayahnya lakukan kepada orang luar atau yang baru kenal .
Ayahnya mengerti akan sikap Cinta yang heran kepada prilakunya terhadap Chan yang dirasa Cinta berlebihan.
Ayahnya menjelaskan terhadap Cinta , bahwa Chan laki -laki baik dan bertanggung jawab , Perasaan seorang ayah tidak akan salah , karena ayahnya pun sama sebagai seorang laki -laki.
Sementara itu Chan yang berada diruang tamu sedang ngobrol dengan ibunya Cinta , merasa sangat bahagia , dan menceritakan maksud kedatangannya menemui ibu dan ayahnya Cinta.
Ibunya Cinta merasa lega , dan ingin menceritakan peristiwa yang terjadi menimpa Cinta sehingga Cinta bersikap dingin terhadap orang yang ingin mendekatinya.
Chan tidak akan pernah mengungkit bahkan mempermasalahkan apapun yang pernah terjadi kepada Cinta.
Ibunya Cinta terharu sampai meneteskan air mata , dan menggenggam tangan Chan serta memberikan pesan untuk Chan supaya menjaga Cinta.
Chan sangat senang dan berjanji kepada ibunya Cinta , akan menjaga dan menyayangi Cinta dengan segenap hati dan jiwanya.
Ayah Cinta yang mendengar ketulusan dan kesungguhan Chan , merasa sangat senang dan tenang mendengarnya kemudian Ayah karta duduk disamping ibu karsih , dihadapan Chan dan Cinta.
Mereka duduk berkumpul berempat hendak mendiskusikan masalah yang serius yang tidak boleh disepelekan karena ini menyangkut masa depan Chan dan Cinta .
Ayah : " Chan Apakah kamu serius dengan Cinta ?"
Chan : "sangat serius ayah."
Ayah : "Cinta adalah anak ayah satu-satunya yang selalu ayah sayangi , hormati ,lindungi, dan bahagiakan , bisakah kamu melakukan semua itu Chan ?"
Chan : " Tentu saja ayah ! Chan tidak akan pernah menyakiti Cinta barang sedetik pun."
Ayah : "Alhamdulillah kalau kamu bisa menjadi iman buat Cinta , ayah merestui hubungan kamu dengan Cinta.
Chan : "Alhamdulillah ayah , Chan akan menjaga amanah dari ayah."
Ibu : " Ibu bersyukur kamu sudah mau melindungi , menyayangi , bahkan menjadi imam untuk Cinta. Tetapi ada yang harus Chan tahu , kalau selama ini Cinta menutup dirinya dan dingin terhadap laki - laki yang mendekatinya karena trauma."
Chan :" Apapun yang terjadi dengan Cinta dimasa lalu dan sekarang juga masa depan , Chan akan selalu bersikap sama, tidak akan menyerah dan berusaha menjadi yang terbaik sebagai pendamping Cinta."
Ibu : " Dulu Cinta pernah bertunangan dengan Erik dan hampir menikah."
"Namun satu minggu disaat akan mendekati hari H , Cinta mendapatkan peristiwa yang sangat menyakitkan dimana Cinta harus melihat dengan kepalanya sendiri bahwa calon tunangan Cinta pergi berkencan dengan Cindi sahabatnya sendiri. Mereka ternyata sudah berhubungan lama tanpa Cinta ketahui. " lajut ibu.
"Cinta merasa dikhianati dan diselingkuhi oleh sahabat dan kekasihnya. Cinta langsung memutuskan acara pertunangan saat Cinta datang ke tempat kosan Cindi melihat adegan yang seharusnya tidak mereka lakukan." jelas ibu.
__ADS_1
Cinta : "Stoooooop bu , Cinta sudah tidak ingin menyebut dan mendengar nama mereka berdua. Ibu tidak usah mengungkit peristiwa itu kembali , bagi Cinta semua itu masa lalu , dan Cinta harus melupakannya , tidak mau membuka luka lama yang sudah kering kembali menganga dan berdarah lagi."
Ibu : " Maafkan ibu Cinta , baiklah ibu hanya menceritakan masa lalu Cinta sampai disini saja , semoga nak Chan , bisa membuktikan kepada ayah dan ibu , bisa membahagiakan Cinta tanpa harus menangis."
Chan : " In syaa Allah ibu , ayah , Cinta ,Chan akan membuat Cinta bahagia dan tidak terluka , apalagi menderita. "
Ayah :" Aamiin."
Ibu : " Aamiin."
Cinta : " Aamiin."
Akhirnya Ayah dan Ibunya Cinta menerima dan menyetujui hubungan Cinta dan Chan , tetapi untuk lamaran Cinta lah yang lebih berhak menerima atau tidak.
Cinta , tersenyum dan meminta Chan agar Chan memenuhi persyaratan sebelum nikah dan harus menepatinya.
Chan menyetujui persyaratan dan menyetujui permintaan Cinta.
Cinta hanya meminta satu yaitu jujur dan terbuka , setiap hubungan harus memiliki rasa kepercayaan dan keterbukaan dan tidak boleh ada yang ditutup - tutupi.
Semua persyaratan yang Cinta berikan kepada Chan langsung disetujui Chan tanpa keraguan.
Cinta dan kedua orang tuanya telah setuju kalau Chan orang yang pantas untuk mendampingi Cinta dan menjadi imam bagi Cinta.
Langkah selanjutnya Cinta , memastikan kalau Chan akan benar - benar melamar Cinta pada hari ini juga , namun keinginan Cinta bila acara lamaran harus didatangi kedua orang tua Chan .
Kemudian orang tua dari kedua belah pihak harus bertemu dan berunding untuk acara yang akan berlangsung.
Chan segera meminta izin dan menyuruh kedua orang tua Chan datang dan melamar Cinta sore ini juga.
Chan khawatir , Cinta mengurungkan niatnya bila dinanti - nanti. Entah apa yang terjadi terhadap Chan bila itu terjadi.
Kedua orang tua Chan pun menyetujui keinginan sang putra tunggal keluarga Bramastara , untuk melamar Cinta sore ini , karena kedua orang tua Cinta telah jatuh cinta kepada Cinta sejak pertama kali bertemu.
Cinta mulai mau ngobrol dengan Chan dan tidak terasa hari mulai siang dan Chan sudah merasa tenang dan cukup istirahatnya segera pamit kepada Cinta dan kedua orang tuanya.
Setelah kepulangan Chan ke hotel yang sudah dipesannya tak lama kemudian Ibu dan ayahnya Chan segera menyusul ke hotel tersebut dan segera menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk acara lamaran .
Selang beberapa jam , Kakaknya Chan dengan keponakannya datang menyusul sambil membawa pesanan ibunya Chan untuk acara lamaran Chan.
Masing - masing sibuk mempersiapkan barang bawaan untuk acara lamaran sementara Chan hanya berbaring sambil memainkan ponselnya dan terus mengirim WA kepada Cinta dengan kata -kata romantisnya dan penuh cinta.
****************************
__ADS_1
Bukan hanya keluarga Chan yang sibuk ,tetapi Keluarga Cinta juga lebih sibuk , Ayah dan ibunya Cinta mempersiapkan segala sesuatu yang biasa dilakukan untuk acara persiapan apalagi ini acara lamaran putri semata wayangnya .
Dari persiapan dekor rumah , masakan untuk dihidangkan dan kue - kue yang dipesan semu mendapatkan tugasnya masing - masing termasuk bi Minah yang selalu siap membantu semua yang dibutuhkan Cinta dan kedua orang tuanya.
Cinta langsung menelepon teman dekatnya untuk hal fasion dan fotografer.
Semuanya seperti sudah direncanakan karena semua pesanan datang sesuai rencana dan berjalan lancar.
Pesanan kue basah pun telah datang dan langsung di rapihkan dan ditata oleh Bi minah.
Kemudian Ibu dibantu oleh saudaranya membereskan dan menata kue - kue yang telah dikirimkan oleh keluarga dari ayahnya Cinta.
Via yang baru saja sampai dari kota A , langsung membantu keluarga Cinta menata minuman di bantu teman -teman Cinta yang dekat dengan Cinta saat Cinta berada di kota B sejak kecil. Mereka terlihat bahagia.
Sementara itu Cinta mengontrol masakan yang akan dihidangkan nanti disaat acara lamarannya berlangsung .
Semua persiapannya Sudah 95 persen dan hampir selesai 2 jam sebelum acara lamaran berlangsung.
Cinta merasa tenang dan lega semua pesanannya berjalan dengan lancar , sahabat , teman , saudaranya , pun semua telah berkumpul , untuk menghadiri acara lamarannya.
Saat Cinta hendak menelepon Chan untuk memastikan kostum yang sudah Cinta pilihkan untuk Chan , Cinta kaget melihat Pesan WA yang begitu banyak dengan penuh kata - kata manis, penuh kasih sayang dan sangat gombal dari Chan.
Entah mengapa hatinya merasa sangat bahagia dan sungguh berbunga - bunga seperti baru pertama kali jatuh cinta. Cinta pun membalas semua pesan WA Chan dengan sangat bahagia.
Cinta pun segera mempersiapkan diri menyambut Chan dan keluarganya dihari yang sangat bahagia ini.
Cinta bercermin dan berdandan sederhana , tak lama Via masuk kedalam kamar Cinta.
Mereka saling melepas rindu dan bercerita , betapa bahagianya Via melihat sahabatnya dilamar oleh orang yang sangat Via kagumi dan dambakan yaitu Chan.
laki - laki tampan yang kaya, pintar , elegan , dan memiliki fisik yang sempurna.
Cinta pun merasa bahagia dan meminta maaf terhadap Via karena Cinta telah jatuh cinta terhadap orang yang dulu cinta hindari dan Via kagumi.
Via memeluk Cinta dan mendoakan semua yang terbaik untuk Cinta sahabatnya ini.
__ADS_1
*MOHON DUKUNGAN LIKE DAN KOMENNYA*
*JUGA VOTE JANGAN LUPA*