Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
KC 2


__ADS_3

Keesokan paginya Cinta sudah bersiap akan berangkat ke studionya. Tidak memakan waktu lama, dia pun sampai. Jarak apartemen dengan studio terbilang dekat hanya menempuh waktu 15 menit. Dan langsung menemui asistennya.


"Sen aku kesini pagi karena nanti sore kayanya aku ga bisa dateng. Soalnya daddy aku nyuruh ketemu anak temennya. Jadi tolong kamu kasih tau Selin buat datang pagi yah" pinta Cinta


"Gue ga yakin cin, Selin itu orangnya ga bisa dikasih tau mendadak. Kata managernya sih dia suka marah kalo jadwalnya dirubah secara dadakan" jelas Sensen dengan muka bingungnya


"Coba aja dulu, siapa tau bisa Sen" pinta Cinta


"Oke tapi ga janji yah" jawab Sensen dan mencoba menghubungi asistennya Selin. Terlihat Sensen harus membujuknya dan akhirnya..."Dia oke Cin" jelas Sensen. Cinta hanya mengacungkan jempolnya.


1 jam berlalu, Selin pun datang.


"Aku ingin bertemu photographernya" ucap Selin. Sensen langsung mengajaknya ke tempat pribadi Cinta


"Cin, ini Selin udah dateng mau...."


"Saya mau pemotretan saya hari ini pending dulu yah, soalnya hari ini ada acara yg tidak bisa ditunda" cela Selin sebelum Sensen melanjutkan obrolannya.


"Oke, kita atur lagi jadwal pemotretannya. Toh acaranya juga masih 1 minggu lagi" jelas Cinta. Mereka pun berbincang tentang jadwal dan konsep selanjutnya. Dirasa cukup, pembicaraan selesai dan Selin pun pamit.


Sebenarnya projek yg sedang mereka buat itu untuk acara pameran Foto kalangan atas. Dengan bekal dan pengalamannya yg cukup baik dan mampu memenangkan setiap event tersebut, maka dia mengasah kembali kemampuannya.


Setelah pertemuannya dengan Selin, Cinta pun langsung menuju restorannya sebentar. Dia ingin melihat perkembangan usahanya tersebut.


Saat turun dari mobil dan sudah tiba diparkiran restoran, Cinta tidak sengaja menabrak seorang laki laki tinggi, putih, tampan namun terlihat angkuh. Laki laki itu menatap Cinta.

__ADS_1


"Kamu Cinta?"


"Iya, kamu siapa? Oh dan maaf barusan saya buru buru" ucap Cinta


"Ceroboh" Hanya itu yg keluar dari mulut sang pria dan meninggalkan Cinta dengan penuh pertanyaan. Ntah darimana laki laki itu tau namanya. Cinta hanya terpaku melihat laki laki tersebut menaiki mobil lamborghininya.


Sesaat Cinta tersadar dari lamunannya, dan langsung masuk ke restoran


"Mba Cinta, ini ada titipan dari cowo. Ada kartu namanya juga mba. Cowonya ganteng loh mba" Siska pegawai restoran yg dipercaya oleh Cinta langsung bersua tanpa jeda dan memberikan kotak berwarna merah muda tersebut.


"Siapa? Oke aku bawa yah. Oh iya Siska, nanti sore aku minta disiapin ruang VIP yah"


"Siap bos" balas Siska dan langsung mengintruksikan kepegawai yg lain.


Cinta pun membuka kotaknya dan betapa terkejutnya saat melihat isinya. Terdapat dua buah cincin berlian dan ada kartu namanya


CEO Jaya Group Kusuma


Siapa dia, kenapa ngasih barang yg kaya gini, batin Cinta


Kriinggg...Kriiinggg


Seketika Cinta terperanjat, dan melihat layar handphonenya namun yg tertera nomor yg tidak dikenal


"Iya hallo"

__ADS_1


"Barangnya sudah kamu terima? Aku titip dipegawai kamu. Tadi aku buru buru karena ada meeting penting" ucap orang yg disebrang. Jadi dia orangnya, lamun Cinta


"Hey apa kamu mendengar atau tidak?" tanya laki laki itu yg diduga dialah yg bernama Alvin


"Eh iya denger sorry aku lagi baca laporan barusan" Elak Cinta "Ada apa? Kamu siapa? Tiba tiba ngasih cincin dan tau nomorku dari mana?" Cinta yg kaget langsung melontarkan beberapa pertanyaannya


"Santai cantik, satu satu kalo nanya. Aku Alvin disitu kan udah jelas dan aku selipkan kartu namanya. Apa kamu ga baca? Aku orang yg nanti ketemu kamu akibat perjodohan papaku dan papamu, om David. Kamu Cinta Arindra Adijaya kan? Anaknya om David Adijaya dan Tante Mira Atmaja?" tanya Alvin


"Iya bener, ko kamu tau? Atau jangan jangan kamu anaknya om Wijaya Kusuma dan tante Aliesh Lesmana?" tanya Cinta


"Aku udah bilang nanyanya satu satu. Iya semua yg kamu tanyain bener Cinta"


Tanpa mengetuk pintu, Siska masuk dengan buru buruu


"Cinta, sorry ada laki laki yg nyariin kamu" ucap Siska dengan terengah


Siapa lagi sih, yg ini aja belum kelar. batin Cinta


"Oke aku bentar lagi keluar. Suruh nunggu dulu aja yah di taman belakang" jawab Cinta dan dijawab dengan anggukan Siska.


"Siapa?" tanya Alvin


"Aku juga ga tau, nanti kita sambung lagi aja yah" tutup Cinta tanpa mendengar jawaban Alvin


Cinta pun keluar menuju taman ingin segera melihat siapa yg datang sebenarnya. Begitu terkejutnya saat dia melihat seorang laki laki sedang berdiri menghadap belakang.

__ADS_1


"Kamu.." kata pertama yg Cinta ucapkan dengan derai air mata yg sudah tidak bisa dibendung. Laki laki itu pun berbalik dan langsung berlari memeluk Cinta yg terkejut dengan kehadiran orang tersebut dan begitu banyak pertanyaan dibenaknya.


__ADS_2