Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
Rindu


__ADS_3

Kembalinya Cinta ke kota B telah diketahui oleh dr.Candra , yang baru sampai dari tugas dinasnya selama setahun di Shanghai.


Dokter Candra berkunjung ke rumah teman orang tuanya berniat menemui Cinta untuk menghilangkan rasa rindunya yang selama ini candra tahan karena harus pergi tugas ke luar negeri.


Dokter Candra membayangkan betapa cantiknya Cinta sekarang , dan dr.Candra sangat ingin mengutarakan perasaannya kepada Cinta sang pujaan hati.


Dokter Candra tidak tahu kalau Cinta sudah menikah karena saat Cinta menikah orang tua candra kecelakaan dan meninggal seketika di tempat .


Sedangkan dr.Candra harus ke luar negeri menyelesaikan tugas dinasnya , jadi Candra tidak tahu kalau Cinta sudah menikah.


**************************


Dengan membawa setumpuk hadiah untuk Cinta dan membawa semua harapan untuk mengungkapkan perasaannya kepada Cinta , dr.Candra sangat bersemangat.


Setelah sampai di depan rumah Cinta , dr.Candra mengetuk pintu rumah Cinta namun terlihat sepi dan tidak ada orang .


Dokter Candra berfikir mungkin sedang keluar , dan dr.Candra pun akhirnya kembali pulang ke rumahnya untuk kembali lagi nanti mengunjungi Cinta.


Dokter Candra sangat bahagia karena mendengar dari tetangga , benar adanya kalau Cinta dan keluarganya sedang pergi ke mall dan tidak lama juga kembali.


Tersenyum dan berjingkrak mendengar penuturan para tetangga yang mengatakan Cinta memang ada disini.


Walaupun dr.Candra harus kembali namun dr.Candra sangat senang karena harapannya bertemu Cinta akan segera terwujud.


Dokter Candra segera mengemudikan mobilnya menuju Rumah sakit , mengecek dulu keadaan disana sebelum nanti dr.Candra harus kembali ke Rumah Cinta.


************************


Chan dan keluarga Cinta telah sampai di rumah , bi Minah segera pamit dan langsung menuju kamarnya hendak mengganti pakaiannya dan langsung mengerjakan tugasnya yang sempat tertunda.


Sementara Ayah dan Chan berbincang diteras depan , Cinta dan ibu beristirahat di ruang keluarga.


Cinta bercerita tentang keseruannya saat bersama mahasiswanya di kota A, Cinta sangat merindukan suasana mengajar di kota A yang sikapnya begitu ramah baik para rekan dosen maupun mahasiswa.


Cinta : " Bu , Cinta Rindu suasana di kota A dan bertemu Via saat mengajar bersama di kampus."


Ibu : " Bagi ibu , kebahagiaan kamu yang terpenting , apapun yang kamu inginkan selama itu baik , jangan ragu untuk melangkah , Cinta."

__ADS_1


Cinta : " Tapi Cinta bingung bu , Cinta khawatir meninggalkan ibu juga Ayah disini , bagaimana kalau Ayah sama ibu , ikut Cinta ke kota A."


Ibu : " Cinta , dengarkan ibu , kita disini baik - baik saja , kota B bagi kami adalah kota kenangan yang sulit untuk ditinggalkan , ibu sudah nyaman berada di sini , di rumah ini , bersama Ayahmu dan bi Minah."


Cinta : " Baiklah bu , kalau itu sudah jadi keputusan ibu , Cinta sangat mengerti , Cinta juga sedih kalau harus kembali tapi Cinta tidak bisa jauh dengan Chan , kemana pun Chan pergi , Cinta hanya ingin mengikutinya."


Ibu :" Memang seharusnya seperti itu Cinta , ibu senang mendengarnya dan bangga kamu sudah benar - benar dewasa Cinta."


Cinta : " Selama Cinta tidak ada , Cinta akan terus memberi kabar Cinta pada ibu , Karena setiap hari Cinta selalu Rindu masakan ibu dan juga suasana rumah ini."


Ibu :" Ibu pun sama Cinta , tapi kita tidak boleh egois kasian Chan meninggalkan pekerjaannya terlalu lama , begitu pun dengan kamu , pekerjaan dosen yang kamu inginkan bahkan banggakan akan terbengkalai."


Cinta : " Terima kasih bu , sudah menasehati dan membimbing Cinta ."


Kemudian Cinta memeluk erat sang ibu dan mencium tangan ibunya , Karsih pun merasa terharu dan meneteskan air matanya namun segera dihapus takut ketahuan Cinta.


Karsih tidak mau Cinta jadi ragu untuk melangkah karena rasa khawatir pada dirinya dan suaminya.


Chan dan Ayah menghampiri mereka , Chan merangkul Cinta dan mengajaknya untuk mengganti pakaian dan membersihkan diri kemudian shalat berjamaah.


Sedangkan Ayah sama ibu telah pergi duluan untuk membersihkan diri mereka masing - masing.


Saat Cinta membuka pintu kamar mandi , ternyata tidak dikunci , Cinta pun masuk ternyata Chan sedang berendam , namun belum sempat Cinta keluar kamar mandi , Chan sudah menarik tangan Cinta sehingga Cinta kehilangan keseimbangan dan langsung jatuh tepat didepan dadanya Chan.


Semua bajunya jadi basah dan membuat Chan semakin bersemangat karena Cinta terlihat seksi saat bajunya basah , semua lekuk tubuhnya terlihat jelas membuat si junior Chan langsung tegak .


Cinta yang cemberut karena ulah Chan semakin membuat Chan gemezzzz dan menyentuh bibir Cinta yang cemberut , Cinta yang sedikit terkejut , membuat Chan semakin bergairah dan langsung membisikkan kata manis dan menggoda pada Cinta sehingga Cinta pun mulai terangsang oleh sikap Chan.


Mereka saling menyatukan perasaan cinta yang tidak terbendung dan rasa rindu Chan yang tinggi pada Cinta , membuat Cinta kewalahan dibuatnya , sesekali Cinta mendesah dan tidak bisa mengontrol dirinya sampai akhirnya mandi pun harus membutuhkan waktu yang lama akibat kegagahan Chan.


***********************


Cinta dan Chan kini berada di ruang keluarga setelah mereka bertempur lama dikamar mandi membuat Cinta kelelahan dan merasa lapar.


Sambil menunggu bi Minah memasak makanan favorit , Cinta bermanja - manja didepan TV kepada Chan.


Cinta sudah tidak canggung dan malu lagi bermesraan didepan ayah dan ibunya kepada Chan.

__ADS_1


Tiba - tiba terdengar suara bel berbunyi , Ayah segera bangkit dan membuka pintu ruang tamu.


Ayah Cinta menyambut kedatangan dr. Candra dengan penuh kehangatan dan ramah .


Kemudian memberitahukannya kepada Karsih kedatangan dr.Candra.


Cinta merasa kaget dengan kedatangan dr .Candra , padahal Cinta mengundangnya saat pernikahannya dengan Chan namun dr.Candra tidak menghadiri bahkan menghubunginya pun tidak.


Chan yang curiga dengan sikap Cinta yang tiba - tiba merasa canggung saat mendengar nama dr.Candra.


Tapi Chan dapat menahan rasa penasarannya terhadap Cinta dan ingin melihat sebenarnya siapa dr.Candra.


Dengan rasa canggung yang menyelimuti perasaan Cinta , Chan menggenggam tangan Cinta dan mengajaknya menemui dr Candra bersama ayah dan ibunya.


dr.Candra yang melihat Chan menggenggam tangan Cinta merasa dunia ini telah runtuh , betapa sakitnya hati dr.Candra melihat orang yang selama ini dirindukannya telah bersama orang lain.


Ayah yang mengerti suasana canggung diantara dr.Candra dan Chan , mencairkan suasana dengan menyuruh Chan , Cinta ,dan istrinya duduk.


Ayah membuka percakapan dan menanyakan kabar dr.Candra.


Dengan menahan rasa marah dan kecewa dr.Candra menjawab pertanyaan ayah dengan ramah bahwa dirinya baik - baik saja.


Chan pun mengenalkan diri kepada dr.Candra bahwa dirinya adalah suami Cinta.


Mendengar penuturan Chan , seakan langit menjadi gelap dr.Candra sudah tidak bisa lagi menyembunyikan kesedihannya tapi masih bisa menahan dan mengulurkan tangan kepada Chan dengan ramah dan mengucapkan selamat atas peenikahannya.


dr .Candra menjelaskan dan meminta maaf kepada Cinta tentang ketidak hadirannya pada saat pernikahan Cinta dan Chan.


Cinta pun tersenyum dan mengerti kondisi dr.Candra pada saat itu yang sedang tidak kondusif keadaannya.


dr.Candra pun pamit pulang dengan alasan harus kembali ke Rumah sakit karena banyak pekerjaan. Padahal dr.Candra sudah tidak bisa lagi membendung rasa sakit dan kecewa yang amat sangat besar dan membuatnya menderita.


Ayah dan keluarga Cinta pun mengantar dr.Candra sampai teras depan dan dr.Candra pun segera naik mobil dan melajukannya sambil tersenyum kepada mereka.


Chan dan orang tua Cinta pun segera masuk dan makan setelah kepergian dr.Candra.


**jangan lupa like, komen dan vote nya ya**

__ADS_1


****terima kasih reader yang budiman ****


__ADS_2