Kembalinya Cinta

Kembalinya Cinta
kepalsuan


__ADS_3

Chan dan Cinta yang sedang dalam perjalanan pulang , tiba - tiba mendapat kabar bahwa perampok rumahnya telah ditemukan .


Ternyata perampoknya berjumlah delapan orang , namun dua orang tewas tertembak , karena berusaha melarikan diri , yang empat orang juga luka - luka karena berusaha melawan aparat , dua orang lagi sehat , dan mengakui kejahatannya .


Cinta menutup mulutnya , tidak percaya bahwa perampokan yang terjadi dirumahnya berjumlah delapan orang , Cinta ngeri membayangkan ayah dan ibunya yang berusaha melawannya .


Juga bi Minah yang berusaha melindungi majikannya , sangat mengharukan dan membuatnya bergidik .


Chan mendekap Cinta , dan memarkirkan mobilnya ke samping jalan , membujuk Cinta agar tidak ikut ke penjara melihat orang - orang yang membuat kedua orang tuanya meninggal .


Cinta berusaha membujuk Chan untuk putar balik kembali ke tempat Azam , Cinta ingin mengajak Azam pergi bersamanya menemui perampok yang membunuh keluarganya .


Chan menenangkan Cinta dan segera memutar balik mobilnya menuju tempat Azam berada.


Sesampainya ditempat Azam , para santri sedikit heran melihat Chan yang datang terburu -buru dan melihat keadaan Cinta yang sedikit murung dengan mata yang memerah seperti menahan amarah .


Azam segera menghampiri mereka setengah berlari , Chan mengajaknya segera masuk untuk ikut ke kantor polisi melihat pelaku perampokan .


Azam pun terkejut dan mengepalkan tangannya serta langsung masuk ke dalam mobil Chan .


Chan menyuruh Cinta pindah duduknya dibelakang , sementara Azam duduk disampingnya , namun Azam menolak , Azam ingin menyetir saja , jadi Chan dan Cinta duduk dibelakang .


Azam menyarankan agar Chan menenangkan Cinta dan fokus untuk menjaga Cinta .


Chan sangat terharu dengan Azam yang begitu pengertian .


***********


Sesampainya di tempat tujuan , Cinta dan Chan juga Azam langsung menghubungi pihak yang tadi memberinya kabar .


Sesaat setelah Chan berkomunikasi dengan komandan yang menangkap pelaku , barulah Azam dan Cinta diperbolehkan melihat si pelaku .


Azam terlebih dahulu menanyai salah satu pelaku yang sudah terbaring dan hancur mukanya terkena pukulan warga setempat .


Pelaku meminta maaf , dan memohon ampun pada Azam dan Cinta mereka sadar bahwa mereka hilaf menusukkan pisau berkali - kali kepada korban karena takut korban melawan .


kemudian Azam menemui kedua orang yang sehat , mereka hanya sebagai supir yang menunggu enam orang lainnya .


Awalnya mereka tidak tahu , kalau mereka akan bekerja menjadi supir seorang perampok .


Kedua orang tersebut menangis dan nampak polos seperti anak ingusan dari kampung yang baru datang ke kota tanpa pengalaman kerja dan pengetahuan yang cukup .


Azam , Chan , dan Cinta kini menemui komandan dan berterima kasih karena telah menyelesaikan misinya dalam mengatasi perampokan yang terjadi di keluarga Cinta .


Mereka pun pamit pulang karena mereka tidak mau mengotori tangan juga akhlaknya karena memukuli mereka semua demi orang tuanya yang sudah meninggal .

__ADS_1


Biarlah mereka , menebus kesalahannya dengan menjalani hukumannya dan mendekam dipenjara karena hawa nafsu yang sesaat ingin mendapatkan harta secara tidak halal .


*********


Diperjalanan Cinta terus menangis dan bersedih jika mengingat rasa sakit yang diderita ayah , ibu , juga bi minah yang tanpa belas kasihannya terus menerus ditusuk ditempat yang berbeda sampai akhirnya menyerah dan meregang nyawa .


Chan terus menerus menenangkan Cinta begitu juga dengan Azam yang ikut menenangkan Cinta , Azam mengingatkan Cinta bahwa sekarang yang dibutuhkan kedua orang tuanya adalah doa dari anak - anaknya yang shaleh .


Cinta mengangguk dan sedikit tenang , dan merasa terhibur dengan bujukan Chan juga perkataan Azam .


Sesampainya dipondok , Chan mengundang semua santri , pengurus , juga anak yatim piatu , untuk menghadiri pengajian syukuran Candra yang akan menikah .


Azam mengerti dan segera mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara yang akan dihadirinya nanti malam .


Azam sudah berpesan kepada Chan dan juga Cinta bahwa Azam tidak bisa ikut mengantar pernikahan Candra karena banyak urusan yang tidak bisa diwakilkan .


Chan dan Cinta mengerti , dan memahami keadaan Azam yang mengemban amanah yang tidak ringan .


Chan dan Cinta segera pulang untuk mempersiapkan acara pengajian sebelum hari pernikahan Candra .


************


Candra yang tidak diizinkan oleh Cinta keluar rumah sangat patuh , jadi Candra hanya menghubungi teman - temannya melalui ponselnya .


Candra juga mempersiapkan dan menghubungi teman yang bisa mendekor rumahnya agar Cinta tidak curiga dengan pernikahannya yang penuh dengan kepalsuan .



Sementara diruang tengah sengaja Candra dekor untuk acara pengajian .



Setelah semua selesai Candra merasa puas dengan karya sahabat dan teman dekatnya dalam mendekor ruangan.


Candra tersenyum manis karena kepalsuan yang dibuatnya tertutup rapat dengan kesempurnaan dekorasi yang begitu meyakinkan .


Demi Cinta sang pujaan hati lebih dekat dengannya , Candra pun rela tersiksa dalam memerankan pernikahannya yang penuh dengan kepalsuan .


**********


Sementara dikediaman Zura telah ramai berlalu lalang para kerabat Zura yang tengah mempersiapkan acara siraman dikeluarga Zura .



Sedangkan Zura sedang bersiap dan keluarga besarnya sudah menghadiri acara pengajiannya sekalian .

__ADS_1



Semua takjub dengan dekorasi pengajian yang disajikan dirumah Zura , terpancar wajah Zura yang bercahaya menambah kecantikannya yang begitu menawan .


Zura sangat tulus mencintai Candra , ketulusan Zura mencintai Candra , bahkan tidak bisa membuka pintu hati Candra untuk Zura .


Namun Zura tidak mengetahui maksud Candra , pernikahannya yang dilandasi kepalsuan , menyilaukan mata Zura dan membuatnya buta , serta memberikan ketulusan cintanya kepada Candra .


*************


Chan dan Cinta telah sampai dirumah Candra , dan melihat hasil dekor rumahnya yang luar biasa .


Cinta menyuruh bibi membereskan snack yang dibawanya .



Cinta menggenggam tangan Chan saat menemui Candra , agar Candra tahu kalau Cinta sudah mempersiapkan snack untuk pengajiannya nanti malam .


Candra tersenyum dan berusaha tidak gugup saat kembali melihat Cinta menggenggam mesra tangan Chan .


Chan juga sengaja mencium Cinta dan mengumbar kemesraan didepan Candra , sehingga membuatnya semakin cemburu dan tidak bisa menahannya namun berusaha tenang dihadapan mereka .


Chan dan Cinta pun akhirnya pergi ke kamar untuk segera bersiap sebelum tamu undangan datang .


*********


Candra segera pergi ke kamarnya dan mengunci pintu kamar , Candra melampiaskan kemarahannya yang sedari tadi ditahannya .


Candra tidak mau kalah dan terlihat lemah oleh Chan , Candra harus memikirkan cara , seperti apa yang pantas untuk memisahkan antara Cinta dengan Chan .


Setelah menikah Candra akan pindah ke kota A , mengikuti jejak Cinta yang tinggal di kota A bersama Chan .


Candra juga sudah mendapatkan surat keputusan pindah tugas ke rumah sakit yang terbesar dikota A.


Namun tanpa sepengetahuan Cinta dan juga Chan . Karena Candra ingin memberi kejutan kepada Chan dan Cinta bahwa dirinya berada sangat dekat dengan mereka .


Candra membuka bajunya dan masuk ke kamar mandi untuk menghilangkan rasa panas yang melanda dirinya .


Setelah merasa dingin dan tenang , Candra keluar dengan pakaian yang khas kemeja putih , membuatnya terlihat tampan .


Chan dan Cinta juga para tamu yang hadir , sudah menunggu calon pengantin yang baru saja keluar , membuat tamu yang hadir terpesona , oleh Candra yang terlihat tampan .


Chan berbisik kepada Cinta , tampan mana antara Chan dan Candra , Cinta terkekeh dan menjawab masih tampan suamiku Chan .


Chan tersenyum dan mencium tangan Cinta , membuat Candra semakin tidak nyaman dan ingin segera mengakhiri acaranya agar cepat selesai .

__ADS_1


****** jangan lupa jadikan favorit ya ********


* mohon dukungan like , komen , vote , hadiah ya*


__ADS_2