
Sesampainya di kota C , Vira dan Roy segera menuju Rumah Sakit , diikuti Chan secara diam - diam .
Chan sudah mengenal kota C , sejak dirinya masih SMA , makanya Chan tidak merasa canggung lagi saat Chan tiba di kota C .
Sesampainya di Rumah Sakit , Vira dan Roy segera menuju ruangan dimana Cinta dirawat .
Perasaan Chan sudah tidak menentu takut terjadi sesuatu dengan Cinta ataupun orang tuanya .
Chan terus menangis dan berusaha menenangkan dirinya agar tidak terlihat panik .
Deg,,,,,,,,
Chan melihat Vira dan Roy menuju ruang bersalin "mungkinkah Cinta akan melahirkan ." gumam Chan .
Chan terus berdoa agar Cinta dan bayi kembarnya selamat , Chan terus mengamati keadaan , ternyata orang tuanya juga bi Jum , Tono dan Dewi juga ada disana .
Mereka semua menunggu Cinta yang merasa cemas menunggu kelahiran bayi kembarnya .
Vira dan yang lainnya telah masuk ke dalam ruangan bersalin sebelum Cinta memasukinya .
Cinta masih di cek di bagian sample darah karena keadaan kondisinya sedikit bermasalah , dan harus menjalani beberaa pemeriksaan karena Cinta akan melahirkan bayi kembar .
Chan sudah tidak bisa menunggunya lagi dan menahan dirinya untuk menemui Cinta , namun Chan mengurungkan niatnya menemui Cinta .
Chan hanya bisa melihat Cinta dari kejauhan , Chan takut dengan kemunculan dirinya akan menimbulkan kekacauan dan memperburuk keadaan .
Cinta pun masuk ke ruang bersalin didampingi dokter Indra dan kedua susternya .
Chan segera pergi dari tempatnya berada .
Sakit sekali melihat saat istrinya akan melahirkan , Chan malah tidak bisa , berada disamping Cinta untuk menenangkannya .
Chan menelepon Dokter Indra dan dokter Indra menyuruh Chan pergi menemui sahabatnya , dan buatlah permohonan , agar mereka menyusun strategi , untuk Chan bisa masuk ke ruangan .
Chan segera melaksanakan perintah dokter Indra , kemudian menemui sahabat dokter Indra , dan meminta agar bisa membantunya masuk tanpa diketahui Cinta juga keluarganya .
*********
Vira dan Roy langsung menemui kedua orang tuanya dan Vira langsung memeluk Ibunya , Vira khawatir dengan keadaan Cinta .
Vira kesal dengan keadaan ini , seharusnya Cinta didampingi Chan , Vira sedih dan ingat saat Vira melahirkan Gava tanpa didampingi suaminya terasa sangat sedih .
__ADS_1
Vira kesal sama Chan , seandainya saja Chan tidak membuat masalah dan selingkuh , pasti Chan berbahagia menanti kehadiran bayi kembarnya .
Pak Bramastara juga merasa kesal dengan anak laki - lakinya yang tidak bertanggung jawab , harusnya dengan kemampuannya harusnya sudah bisa menemukan Cinta , dasar anak bodoh .
Chan menangis mendengar perkataan yang dilontarkan keluarganya untuk Chan , untung saja saat Chan melewati mereka menggunakan baju dokter dan masker , mereka pun tidak mengenali Chan .
Chan bersyukur bisa masuk ruangan dengan lancar tanpa dicurigai .
Sesampainya didalam ruangan Chan merasa terharu , melihat istrinya yang sudah diberi obat bius dan siap untuk dicesar .
Chan menggenggam tangan Cinta , kemudian Cinta tersenyum dan merasa tenang , Chan mendekatkan wajahnya ke kuping Cinta dan memberinya semangat juga doa , Chan juga mengatakan kata - kata Cinta yang membuatnya nyaman .
Cinta terus tersenyum dan memegang wajah Chan , Cinta mengatakan kepada Chan bahwa Cinta sangat mencintai suaminya .
Chan mencium kening Cinta dan terus menangis serta meminta maaf .
Semua orang yang ada di ruangan bersalin , merasa terharu oleh keadaan Chan dan Cinta mereka adalah teman dekat ayahnya Chan , makanya mereka tahu skandal mengenai Chan dan Silva .
Chan terus memeluk Cinta , ingin rasanya membuka masker dan membuktikan keberadaannya bahwa Chan selalu ada dekatnya dan memberinya semangat .
Tidak lama , terdengar suara tangis bayi yang nyaring , Chan langsung bersujud syukur , tanda bersyukur kepada Allah YME .
Chan langsung menghampiri dokter dan mendekat untuk mengadzankan kedua putranya yang kembar .
Sungguh mengharukan semua orang yang berada diruangan tersebut .
Chan langsung Sujud syukur , dibuatnya terus menerus mengucap syukur , masih diberi kesempatan menyaksikan istrinya melahirkan , mendampinginya , serta adzan langsung ke telinga bayi kembarnya .
Dokter Indra menepuk pundak Chan , ikut bahagia sekaligus terharu .
Chan meminta tambahan waktu 10 menit sebelum Chan meninggalkan ruangan ingin memeluk bayi kembarnya juga mendekati Cinta .
Dokter Indra mengangguk dan segera memberi kesempatan kepada Chan .
Setelah keinginan Chan terpenuhi dengan berat hati Chan meninggalkan ruangan itu , dan meninggalkan sesak juga sakit yang begitu dalam harus berpisah dengan orang - orang terkasihnya .
Chan harus menggunakan maskernya kembali dan berusaha tegar juga tenang , agar keluarganya tidak mencurigai mereka .
Benar saja dugaan Chan , saat Chan melewati mereka, tidak ada satu orang pun yang sadar bahwa itu Chan .
Chan terus menangis , menyesali perbuatannya yang mengakibatkan dirinya harus berada jauh dari Cinta dan bayi kembarnya .
walaupun masalahnya telah selesai namun tetap saja , sulit untuk mendekati Cinta kembali .
__ADS_1
Chan terus mengawasi ruangan dimana Cinta dan bayi kembarnya di rawat , Chan tidak mau pergi meninggalkan Rumah sakit sampai Cinta keluar dari Rumah sakit tersebut .
********
Orang tua Chan dan Vira segera masuk bergantian , ketika dokter telah memperbolehkan mereka masuk ruangan dan melihat kedua bayi kembar Cinta .
Ayah dan ibu Bramastara sangat sedih ketika melihat wajah bayi kembarnya sangat mirip dengan wajah Chan .
mereka langsung menggendongnya , bayi Cinta terlihat anteng dan lucu .
Dewi , Roy , dan Tono menunggu giliran masuk , mereka ingin melihat , bayi kembar yang dengar dari cerita suster bergosip , sangat tampan mirip sekali dengan ayahnya .
Cinta kini telah sadar dan ibu mertua menghampirinya , mengusap rambutnya dan tersenyum melihat Cinta yang baru saja sadar .
Ibunya merasa bingung saat Cinta menangis , kemudian menanyakan kepada Cinta apa yang Cinta rasakan saat ini .
Cinta menjelaskan perasaannya saat Cinta sedang proses persalinan melihat Chan mendampingi , memberi semangat , bedoa akan keselamatan Cinta juga bayi kembarnya .
Cinta juga mengatakan kasihan melihat Chan yang terus menangis , dan terus bersyukur karena bisa adzan langsung ditelinga si kembar .
Ibu mertuanya ikut sedih , seharusnya Chan ikut mendampingi Cinta saat melahirkan .
Tiba - tiba Mereka dikagetkan dengan kedatangan Roy yang mengatakan bahwa telah terjadi kerugian pada perusahaan dengan modus penipuan .
Terpaksa semua orang harus kembali ke perusahaan , hanya tersisa Tono dan Dewi yang menemani Cinta di Rumah Sakit .
Chan tersenyum disaat semua keluarganya pulang , Chan akan berusaha menemui Cinta yang sedang berbaring didalam ruangan karena lukanya masih basah .
Dewi menyuruh Tono membeli makanan untuk mereka , dan Tono pun segera beranjak dan menuju kantin di Rumah Sakit tersebut .
Suster pun masuk ke ruangan Cinta kemudian mengecek kondisi Cinta .
Setelah selesai mengecek Suster tersebut meminta , Dewi untuk ikut bersamanya melihat bayi kembar Cinta , dan membawanya kesamping Cinta .
Dewi pun segera bergegas , mengikuti suster . Dewi lupa untuk menutup pintu , sehingga itu merupakan keuntungan bagi Chan .
Chan masuk ruangan Cinta , Chan sangat tidak tega saat melihat Cinta yang berbaring dan terlihat lemah , tidak ada yang mendampingi .
Chan menghampirinya , kemudian Chan mendekatinya sangat hati - hati , takutnya membuat Cinta yang sedang tidur , jadi terbangun .
*************
hallo , sahabat reader yang Budiman ,,,,
jangan lupa like , komen, vote juga favorit,,
__ADS_1
terima kasih🙏