
Syarat Cinta yang diajukan kepada Chan tiada lain yaitu :
Chan harus jujur dan mengakui semua kesalahannya yang selama ini telah disembunyikannya dari Cinta baik rekan bisnis wanita ataupun kerjasama dengan klien wanita.
Cinta hanya ingin Chan memikirkan sesuatu saat mengambil sikap .
Chan harus mementingkan kepentingan si kembar apapun yang terjadi .
Chan harus setia dan bisa menahan nafsu saat melihat wanita yang sedang menggoda Chan dimana pun Chan berada dan sebisa mungkin menghindarinya .
Tidak boleh menerima pemberian apapun dari siapa pun termasuk hal kecil seperti minuman ataupun ajakan .
Hanya itu saja syarat yang Cinta ajukan kepada Chan . Namun apabila Chan tidak dapat melaksanakan syarat tersebut Cinta akan meninggalkan Chan dan menjadi hak asuh bagi si kembar .
Tanpa ragu - ragu Chan langsung menerima syarat tersebut tanpa fikir panjang , Chan tidak sedikit pun tersirat meragukan syarat Cinta dan dengan tegas menyetujuinya dan menanda tangani syarat yang Cinta ajukan .
Chan tidak terlintas sedikit pun mengenai perpisahannya dengan Cinta maupun si kembar hanya gara - gara kesalahan fatal dirinya bersama Silva .
Chan pun memeluk dan mencium Cinta dengan tulus , tak terasa Chan meneteskan air mata , Chan berjanji pada dirinya sendiri , bahwa Cinta dan si kembar sangat penting serta lebih penting dari apapun .
Cinta akhirnya memberi kesempatan kedua bagi Chan , bagaimana pun juga Cinta tidak boleh egois , karena si kembar harus memiliki keluarga yang utuh .
Betapa bahagianya Chan atas kesempatan kedua yang diberikan Cinta kepadanya , Chan mengucap syukur , kemudian menggenggam tangan Cinta .
*******
__ADS_1
Sesaat setelah selesai perbincangan mereka Dewi mengetuk pintu , kemudian masuk beserta dokter juga suster yang hendak memeriksa Cinta .
Dokter Indra yang menangani Cinta tersenyum terhadap Chan , yang ikut bahagia atas kembalinya Cinta bersama dengan Chan .
Chan pun menyapa dokter , sekaligus menanyakan keadaan Cinta setelah diperiksa , Dokter Indra menjelaskan bahwa Cinta besok sudah boleh pulang .
Dewi yang berada didalam ruangan dan mendengar pernyataan dari dokter membuatnya merasa senang karena majikannya akan segera pulang ke rumah .
Chan sangat senang dan langsung menghubungi keluarganya yang berada di kota A , agar segera menjemput menantu serta cucunya besok di Rumah sakit untuk pulang .
Cinta hanya geleng - geleng sambil tersenyum melihat tingkah Chan yang begitu semangat dan sedikit kekanak - kanakan .
Suster memindahkan box bayi kembar ke ruangan Cinta , mereka sengaja didekatkan karena Cinta sudah mulai pulih begitu pun dengan si kembar .
Chan menggendong lee , sementara Cinta menggendong Qil , Dewi terharu melihat keharmonisan mereka saat menggendong bayi kembarnya .
Dewi jadi ingat mas Azam , pujaan hatinya yang kini tidak pernah bertemu .
Saat bertemu Azam , Dewi selalu saja malu dan tidak berkesempatan untuk sekedar menyapa , paling hanya tersenyum bila berpapasan .
**************
Ditempat lain dikota A , Candra yang masih saja belum berdamai dengan Zura , selalu cuek seolah mereka seperti bukan suami istri .
Candra pernah menyuruh Zura untuk segera mengajukan perceraian dengannya , namun Zura tetap tidak mau , dan selalu memberikan kesempatan pada Candra , untuk menjadikannya suami yang terbaik bagi Zura .
Candra tidak mau ada yang tahu bahwa Zura adalah istrinya di Rumah Sakit tempat mereka bekerja .
Hingga suatu saat Zura ditaksir oleh sahabat Candra sendiri , awalnya Candra biasa saja lama kelamaan Candra mulai kesal , membuat Zura semakin tertarik untuk menguji gunung es hati Candra yang mulai mencair.
Sahabat Candra itu seorang dokter bedah seperti Candra bernama dokter Ari .
Dokter Ari tidak mengetahui bahwa dokter Zura merupakan istrinya Dokter Candra .
Dokter Ari mengajak Zura makan bareng di kantin , Candra yang kebetulan lewat dan mendengar percakapan mereka mulai merasa cemburu , dan Candra sedikit menyesal saat Zura terlihat sangat Cantik .
Saat dr. Ari hendak menggenggam tangan Zura , Candra datang kemudian menepis tangan Ari , dan menggenggam tangan Zura serta membawanya pergi meninggalkan dr. Ari .
Candra mengambil ponselnya dan meminta izin pada pihak Rumah Sakit bersama Zura pulang sebelum waktunya , dengan alasan mendapat kabar yang mengharuskan mereka keluar kota mendadak .
Zura digenggam oleh Candra , lebih tepatnya diseret sampai ke dalam mobil , sampai Candra mengemudikan mobilnya , tangan satunya tetap menggenggam tangan Zura .
Sesaat Zura merasa bingung , dengan tingkah Candra yang baru pertama kalinya , setelah menikah menyentuh tangannya , selama tiga bulan menikah dengannya .
Walau terasa sakit dan sedikit panas , tangannya digenggam Candra , namun Zura tetap merasa senang , karena bagaimanapun Zura sangat rindu disentuh oleh suaminya .
Sesampainya di Apartemen , Zura diseret ke kamar dan dibantingnya ke kasur oleh Candra , Zura terkejut , Candra sangat kasar memperlakukannya .
Candra langsung menelentangkan tubuh Zura , kemudian melepaskan pakaiannya secara paksa .
__ADS_1
Candra menyentuh Zura , dari ujung rambutnya , sampai ujung kaki , membuat Zura terangsang dan mendesah , bagaimana pun Zura wanita normal , begitu pun dengan Candra .
Mereka pun melakukannya secara kasar di awal , namun lembut diakhir , membuat Zura merasa bahagia , begitupun Candra yang menyesal , karena telah menyia - nyiakan Zura , selama tiga bulan pernikahannya , tidak pernah menyentuh Zura .
Malam pertama mereka yang baru terlaksana , tidak membuatnya menyerah , terus dilakukan secara berulang dan bergadang , entah mereka sadar atau tidak , sampai akhirnya mereka merasa lelah saat menjelang sepertiga malam , akhirnya mereka tertidur .
Candra memeluk Zura , dan meminta maaf kepada Zura atas prilakunya selama ini , Candra juga berterima kasih , kepada Zura yang telah memberinya kesempatan , untuk memperbaiki diri dan bertahan , sampai akhirnya Candra luluh dan kembali mencintai Zura dengan tulus .
Mereka berdua memutuskan , untuk mempublikasikan pernikahannya , di Rumah Sakit tempat mereka bekerja .
Zura merasa sangat bahagia dan bersyukur , karena Candra telah kembali menjadi orang , yang mencintai dirinya seperti dulu .
*********
Vira sangat bahagia mendengar adiknya , bisa bersatu kembali bersama Cinta , dan Vira juga mendapat kabar dari Zura , bahwa dirinya telah bersatu kembali dengan Candra .
Vira bersyukur , semua masalahnya telah terselesaikan satu per satu , kecuali dirinya yang sampai kini masih sendiri , dan belum mendapat pasangan yang cocok .
*********
Keesokan harinya ,,,,,,
Vira dan kedua orang tuanya langsung menuju kota C , untuk menjemput Cinta dan bayi kembarnya di Rumah sakit , sesampainya disana , Chan sudah menunggu , begitu pun Dewi yang telah mengemas barang - barang Cinta maupun bayi kembarnya .
Saat Vira dan orang tuanya datang , Chan langsung menitipkan Cinta pada Vira , kemudian bayi lee dan bayi Qil digendong kakek juga neneknya , karena Chan harus menyelesaikan administrasi bersama pihak Rumah Sakit .
Sebelum mereka pulang , mereka pamit kepada dokter Indra , serta suster yang telah merawat Cinta maupun bayi kembar .
Kembalinya Cinta ke rumah , dengan didampingi Chan membuat bi Jum , Dewi dan Tono merasa bahagia , akhirnya keluarga majikannya utuh kembali .
Lucunya baby lee & baby Qil saat difoto Vira membuat semua orang gemezzzz.
Chan tersenyum dan bersyukur akhirnya , keluarga mereka utuh kembali , Cinta memberinya kesempatan dan Chan harus memanfaatkannya dengan baik .
Chan pun berjanji tidak akan mengecewakan Cinta juga keluarganya terutama si bayi kembar harus memberinya kebanggaan terhadap dirinya .
********
Hello , sahabat reader yang budiman,,,
maaf UP nya lama,,,,🙏
Semoga reader tetap setia dan semangat,,,
Membaca kembalinya Cinta
jangan lupa like , kimen , vote , juga favorit,,
__ADS_1
biar author semangat UP👍
Terima kasih🙏🙏🙏🥰